Jumat, 16 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hukum & Keadilan

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

by MA. Untung
16/10/2026
in Hukum & Keadilan
Reading Time: 4 mins read
A A
MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

Wartakita.id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 16 Oktober 2026, mengumumkan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kali ini, lembaga antirasuah itu menjerat Bima Setiawan, yang tak lain adalah adik dari mantan Kepala BNPB, Suharyanto, dalam pusaran kasus penyalahgunaan dana siap pakai (DSP) bencana.

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB

Langkah KPK menetapkan Bima Setiawan sebagai tersangka ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan mendalam yang telah dilakukan. Dugaan korupsi ini berpusat pada pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB, sebuah dana yang krusial dan diperuntukkan bagi penanganan cepat dan efektif saat terjadi bencana alam. Alih-alih digunakan sesuai peruntukannya, dana tersebut diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi.

Dalam prosesnya, KPK menduga Bima Setiawan melakukan penyalahgunaan dana bencana tersebut untuk melakukan investasi. Modus yang terungkap adalah pembelian saham dengan nilai kepemilikan yang fantastis, mencapai Rp30,98 miliar. Angka ini menunjukkan skala dugaan penyelewengan yang cukup besar, mengkhawatirkan potensi kerugian negara dan hilangnya kesempatan untuk membantu korban bencana secara optimal.

Modus Operandi dan Kerugian Negara

Lebih lanjut, selain dugaan pembelian saham, Bima Setiawan juga diduga menerima aliran dana tunai dalam jumlah signifikan, yakni sebesar Rp4,4 miliar. Tidak berhenti di situ, bukti lain yang menguatkan penetapan tersangka adalah penerimaan emas seberat 325 gram. Perpaduan antara investasi saham, uang tunai, dan emas ini mengindikasikan adanya upaya untuk menyamarkan asal-usul dana hasil dugaan korupsi.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat dana yang dikorupsi adalah dana bencana. Dana tersebut seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang terdampak musibah. Korupsi dalam sektor ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga secara langsung berdampak pada upaya penyelamatan dan pemulihan korban bencana, yang seringkali berada dalam kondisi paling rentan.

Klaster Penyelidikan KPK di BNPB

Penetapan Bima Setiawan sebagai tersangka ini merupakan bagian dari klaster pertama penyelidikan KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan BNPB. Hal ini mengindikasikan bahwa KPK tidak akan berhenti pada satu kasus, melainkan akan terus mendalami potensi penyimpangan lain yang mungkin terjadi di lembaga tersebut. Upaya ini sejalan dengan komitmen KPK untuk memberantas korupsi di semua lini pemerintahan, terutama pada instansi yang mengelola anggaran publik yang besar.

Pihak KPK sendiri menegaskan bahwa korupsi dana bencana merupakan kejahatan yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi. Penyelidikan yang berlanjut diharapkan dapat mengungkap seluruh jaringan dan pihak yang terlibat dalam dugaan praktik haram ini. Harapannya, proses hukum yang berjalan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana kebencanaan.

Intinya

  • KPK menetapkan Bima Setiawan, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, sebagai tersangka dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) bencana BNPB pada 16 Oktober 2026.
  • Dugaan korupsi meliputi penggunaan dana bencana untuk membeli saham senilai Rp30,98 miliar, serta penerimaan uang tunai Rp4,4 miliar dan emas 325 gram.
  • Kasus ini merupakan bagian dari klaster penyelidikan KPK di BNPB yang menyoroti seriusnya penyalahgunaan dana kebencanaan.

Kerap Ditanyakan

T: Mengapa kasus korupsi dana bencana dianggap sangat serius?
J: Korupsi dana bencana dianggap sangat serius karena dana tersebut diperuntukkan bagi penanganan korban bencana alam yang berada dalam kondisi paling rentan. Penyelewengan dana ini secara langsung menghambat upaya penyelamatan, bantuan darurat, dan pemulihan pasca-bencana, serta merugikan kepercayaan publik terhadap lembaga penanggulangan bencana.

T: Apa yang dimaksud dengan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB?
J: Dana Siap Pakai (DSP) BNPB adalah dana yang disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk digunakan secara cepat dan tanggap saat terjadi bencana alam. Dana ini berfungsi sebagai modal awal untuk mobilisasi sumber daya, bantuan logistik, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya guna meringankan penderitaan korban bencana.

Kontributor: MA. Untung

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Bupati Klaten & Pejabat BPK Ditangkap dalam OTT KPK, Dugaan Suap Proyek & Audit BPK Terungkap

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

KPK OTT Bupati Klaten dalam Kasus Dugaan Suap dan Manipulasi Audit BPK

Tags: BNPBDana BencanaEks Kepala BNPBkorupsiKPKPenyidikantersangka
Share4Tweet2Send

ARTIKEL TERKAIT

14 people are being escorted by law enforcement officers in a formal office setting. The background shows a modern office with desks and a conference room door. The scene conveys tension and importanc

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

16/10/2026
14 orang terduga korupsi dana siap pakai untuk bencana di BNPB ditempatkan di ruang konferensi, dihiasi dengan peta negara yang menunjukkan area rawan bencana, sementara petugas KPK melakukan operasi.

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

16/10/2026
Lima orang, termasuk adik kepala BNPB, ditangkap oleh agen KPK di ruang kerja BNPB. Atmosfer tegang dengan perasaan kecepatan. Agen-agen berpakaian formal membawa para tersangka, yang berpakaian santa

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, diseret oleh petugas KPK saat operasi tindak lanjut. Dia berdiri di ruangan yang minim cahaya dengan latar belakang dokumen resmi dan emblema KPK. Wajahnya menunjukkan rasa

KPK OTT Bupati Klaten dalam Kasus Dugaan Suap dan Manipulasi Audit BPK

16/10/2026
Komisioner KPU Terjaring OTT KPK, Inisial WS

KPK Gelar OTT di BNPB: 4 Fakta Terkini soal Penangkapan Pejabat Tinggi dan Dugaan Korupsi

14/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.