Jumat, 6 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hukum & Keadilan

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

by MA. Untung
16/10/2026
in Hukum & Keadilan
Reading Time: 4 mins read
A A
MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

Wartakita.id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 16 Oktober 2026, mengumumkan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kali ini, lembaga antirasuah itu menjerat Bima Setiawan, yang tak lain adalah adik dari mantan Kepala BNPB, Suharyanto, dalam pusaran kasus penyalahgunaan dana siap pakai (DSP) bencana.

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB

Langkah KPK menetapkan Bima Setiawan sebagai tersangka ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan mendalam yang telah dilakukan. Dugaan korupsi ini berpusat pada pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB, sebuah dana yang krusial dan diperuntukkan bagi penanganan cepat dan efektif saat terjadi bencana alam. Alih-alih digunakan sesuai peruntukannya, dana tersebut diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi.

Dalam prosesnya, KPK menduga Bima Setiawan melakukan penyalahgunaan dana bencana tersebut untuk melakukan investasi. Modus yang terungkap adalah pembelian saham dengan nilai kepemilikan yang fantastis, mencapai Rp30,98 miliar. Angka ini menunjukkan skala dugaan penyelewengan yang cukup besar, mengkhawatirkan potensi kerugian negara dan hilangnya kesempatan untuk membantu korban bencana secara optimal.

Modus Operandi dan Kerugian Negara

Lebih lanjut, selain dugaan pembelian saham, Bima Setiawan juga diduga menerima aliran dana tunai dalam jumlah signifikan, yakni sebesar Rp4,4 miliar. Tidak berhenti di situ, bukti lain yang menguatkan penetapan tersangka adalah penerimaan emas seberat 325 gram. Perpaduan antara investasi saham, uang tunai, dan emas ini mengindikasikan adanya upaya untuk menyamarkan asal-usul dana hasil dugaan korupsi.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat dana yang dikorupsi adalah dana bencana. Dana tersebut seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang terdampak musibah. Korupsi dalam sektor ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga secara langsung berdampak pada upaya penyelamatan dan pemulihan korban bencana, yang seringkali berada dalam kondisi paling rentan.

Klaster Penyelidikan KPK di BNPB

Penetapan Bima Setiawan sebagai tersangka ini merupakan bagian dari klaster pertama penyelidikan KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan BNPB. Hal ini mengindikasikan bahwa KPK tidak akan berhenti pada satu kasus, melainkan akan terus mendalami potensi penyimpangan lain yang mungkin terjadi di lembaga tersebut. Upaya ini sejalan dengan komitmen KPK untuk memberantas korupsi di semua lini pemerintahan, terutama pada instansi yang mengelola anggaran publik yang besar.

Pihak KPK sendiri menegaskan bahwa korupsi dana bencana merupakan kejahatan yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi. Penyelidikan yang berlanjut diharapkan dapat mengungkap seluruh jaringan dan pihak yang terlibat dalam dugaan praktik haram ini. Harapannya, proses hukum yang berjalan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana kebencanaan.

Intinya

  • KPK menetapkan Bima Setiawan, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, sebagai tersangka dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) bencana BNPB pada 16 Oktober 2026.
  • Dugaan korupsi meliputi penggunaan dana bencana untuk membeli saham senilai Rp30,98 miliar, serta penerimaan uang tunai Rp4,4 miliar dan emas 325 gram.
  • Kasus ini merupakan bagian dari klaster penyelidikan KPK di BNPB yang menyoroti seriusnya penyalahgunaan dana kebencanaan.

Kerap Ditanyakan

T: Mengapa kasus korupsi dana bencana dianggap sangat serius?
J: Korupsi dana bencana dianggap sangat serius karena dana tersebut diperuntukkan bagi penanganan korban bencana alam yang berada dalam kondisi paling rentan. Penyelewengan dana ini secara langsung menghambat upaya penyelamatan, bantuan darurat, dan pemulihan pasca-bencana, serta merugikan kepercayaan publik terhadap lembaga penanggulangan bencana.

T: Apa yang dimaksud dengan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB?
J: Dana Siap Pakai (DSP) BNPB adalah dana yang disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk digunakan secara cepat dan tanggap saat terjadi bencana alam. Dana ini berfungsi sebagai modal awal untuk mobilisasi sumber daya, bantuan logistik, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya guna meringankan penderitaan korban bencana.

Kontributor: MA. Untung

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

KPK Panggil Kepala BPKPAD Klaten Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Cukai PT Djarum Sejak 2010

Reformasi Hukum Korupsi: Pragmatisme atau Perlindungan Kekuasaan?

Aktivis Anti Korupsi Demo di Polda Sulsel, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dinkes Parepare

Tags: BNPBDana BencanaEks Kepala BNPBkorupsiKPKPenyidikantersangka
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Foto dokumentasi hukum resmi dengan segel merah di atas meja kayu hakim bersama timbangan keadilan.

Hak dan Kewajiban Karyawan Kontrak Sesuai Regulasi Ketenagakerjaan

06/11/2026
Tumpukan dokumen resmi Indonesia dengan segel merah di atas meja kayu jati yang mengkilap, diselingi mikrofon profesional berbagai stasiun televisi tersusun rapi di latar depan; latar belakang buram m

Pertamina dan Polda Sulsel Perkuat Koordinasi Pengamanan Distribusi Energi

05/11/2026
Palu sidang hakim dan timbangan keadilan di meja kayu pengadilan.

Kapolri Jenderal Suyudi Diskusi dengan Purnawirawan Polri soal Penyadapan Presiden Prabowo

05/11/2026
Palu sidang dan timbangan keadilan diletakkan di meja kayu hakim yang berkilau dengan cahaya sore masuk dari jendela tinggi.

Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan untuk Kesaksian Jokowi di PN Jaktim

05/11/2026
Suasana sidang pengadilan yang riuh dengan meja hakim kayu jati berkilau, palu hakim, dan timbangan keadilan di latar depan; baris mikrofon pers dan bendera merah putih buram di belakangnya.

Jokowi Pamerkan Ijazah SD-S1, Sidang PN Jakarta Timur Riuh

05/11/2026
Foto dokumentasi resmi dengan segel merah di atas meja rapat bersama mikrofon.

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Target Pengesahan Dipercepat

05/11/2026
Palu sidang hakim yang mengkilap diletakkan di atas meja kayu pengadilan resmi bersama timbangan keadilan berwarna kuningan dan dokumen-dokumen bergambar segel merah dengan cahaya matahari sore menyin

Jokowi dijadwalkan akan Hadiri Sidang Roy Suryo sebagai Saksi

05/11/2026
Minister Nusron Wahid walking toward the entrance of the KPK headquarters surrounded by police guards while media personnel take photographs.

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

05/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Pengiriman Smartphone Global Anjlok 20%, Samsung Tetap Dominan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.