Per pagi ini, sejumlah wilayah di DKI Jakarta masih menghadapi genangan banjir. Data terbaru BPBD DKI Jakarta mencatat 90 Rukun Tetangga (RT) dan 9 ruas jalan masih terendam, meski menunjukkan penurunan dari puncak sebelumnya.
Update Banjir Jakarta: 90 RT Tergenang, Ketinggian Air Mencapai 2,5 Meter di Cawang
Situasi banjir di ibu kota masih menjadi perhatian utama. Berdasarkan data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Sabtu pagi, tercatat sebanyak 90 RT masih terdampak genangan air. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan puncak kejadian pada Jumat (23/1) yang mencapai 143 RT tergenang.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengkonfirmasi jumlah tersebut. Penurunan ini menandakan adanya progres dalam penanganan, namun upaya pemantauan dan penanggulangan dilapangan tetap krusial.
Meluapnya Sungai Ciliwung Picu Banjir Ekstrem di Cawang
Salah satu titik terdampak paling parah adalah wilayah Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Di kawasan ini, banjir dilaporkan mencapai ketinggian ekstrem hingga 2,5 meter. Penyebab utama genangan tinggi di Cawang adalah meluapnya Sungai Ciliwung yang tidak mampu menampung volume air.
Ketinggian air yang mencapai lebih dari dua meter ini tentu menimbulkan potensi ancaman serius bagi permukiman warga dan membutuhkan perhatian khusus dalam upaya evakuasi dan penyelamatan.
Upaya Penanganan dan Koordinasi Antarinstansi
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personelnya untuk memantau intensitas genangan di setiap titik terdampak. Selain itu, koordinasi erat dilakukan dengan berbagai unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya, termasuk Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk pengelolaan aliran air, Dinas Bina Marga untuk penanganan ruas jalan yang tergenang, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dalam operasi penyedotan genangan dan evakuasi.
Fokus utama saat ini adalah memastikan sistem drainase dan tali air berfungsi optimal untuk mempercepat surutnya genangan.
Sebaran Wilayah Terdampak Banjir Pagi Ini
- Jakarta Barat: 51 RT terdampak di Kelurahan Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Meruya Selatan. Ketinggian banjir berkisar antara 20 cm hingga 120 cm.
- Jakarta Selatan: 7 RT terdampak di Kelurahan Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru. Ketinggian air mencapai 25 cm hingga 210 cm di Pejaten Timur.
- Jakarta Timur: 25 RT terdampak di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Cipinang Melayu. Ketinggian banjir bervariasi antara 20 cm hingga 250 cm di Cawang.
- Jakarta Utara: 7 RT terdampak di Kelurahan Kapuk Muara, dengan ketinggian banjir antara 40 cm hingga 75 cm.
Selain permukiman, 9 ruas jalan juga masih dilaporkan tergenang dengan berbagai tingkat ketinggian, mengganggu mobilitas warga:
- Jl. Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria/ Pabrik Gelas), Jakarta Barat (20 cm).
- Jl. Gotong Royong RT 06/RW 08, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat (20 cm).
- Jl. Kapuk Bongkaran RT 022/RW 012, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat (20 cm).
- Depan RS Soeharto Heerdjan Jl. Prof. Dr. Latumeten Nomor 1, Jakarta Barat (10 cm).
- Jl. Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat (20 cm).
- Perumahan BTN Jl. Delima VIII, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat (20 cm).
- Jl. Strategi Raya, Kelurahan Joglo, Jakarta Barat (30 cm).
- Jl. Pulo Indah, Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat (20 cm).
- Jl. Prepedan Raya, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat (15 cm).
Situasi ini membutuhkan kewaspadaan dan respons cepat dari semua pihak untuk meminimalkan dampak lanjutan.























