Sabtu, 10 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Hari Bumi

by Redaktur
23/04/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
hari bumi

hari bumi

Sun spot (bintik hitam) terbesar di Matahari berbentuk “hati” pertama kali terlihat oleh NASA Solar Dynamics Observatory pada tanggal 1 Januari 2014, dan kemarin (22/4) menghadap ke salah satu sisi Bumi. Matahari menyalami “Hari Bumi” dengan menunjukkan ‘hatinya’. Manusia mestinya malu melihat bagaimana sesama komponen sistem tata surya saling mencintai.

Rasio ukuran bintik hitam Matahari dan Bumi

Bumi tanpa sistem tata surya yang berada dan beredar dalam keteraturan mustahil planet biru layak huni bagi manusia.

Bumi tanpa manusia pasti akan bertahan. Sistem tata surya tidak butuh manusia, manusia yang butuh. Menurut para ilmuwan tidak kurang 5 kali bumi telah mengalami kiamat, toh bumi tetap bertahan. Umat manusia dan mahluk hidupnya yang diganti baru.

Alam bertahan karena tidak serakah. Dari skala mikro-kosmos hingga makro-kosmos. Atom-atom yang saling mengikatkan diri dengan atom lain, tidak pernah mengikat melebihi jumlah kaki-kakinya.

Volume lambung manusia tidak lebih besar dari volume otak tapi sanggup meratakan gunung dan mengeringkan laut. Manusia sanggup menimbun harta untuk dipakainya seorang diri hingga mengalami 10 kali mati, atau 630 tahun (asumsi usia rata-rata manusia 63 tahun).

Alam tidak rasial, tidak ingin menonjolkan diri atau golongannya. Sembilan planet (asumsi Pluto masih termasuk planet) berbagai ukuran, warna, dan zat penyusun bila ada salah satunya saja sedikit sombong dan pamer, misalnya berotasi lebih cepat dari seharusnya, chaos dan kiamat.

Alih-alih rasial, 9 planet kalem mengitari satu bintang besar, Matahari. Tarian planet Bumi dan Venus saat mengelilingi Matahari membentuk pola yang indah:

Kiamat yang dulu dianggap tidak logis, ‘dongeng’ kitab-kitab suci bagian dari sistem keimanan yang ‘absurd’, makin ke sini makin masuk akal. Kutub Utara Bumi saja bisa bergeser, rotasi bumi melambat, dan sebab-sebab lain yang makin membuat kiamat logis. Semua karena ulah kita, manusia.

Bukan kiamat dari sudut pandang agama atau tafsiran-tafsiran manuskrip. Membahas dari sudut tersebut, dengan kondisi sekarang mungkin tidak akan pernah menyentuh inti persoalan bagaimana mencegah saat kesempatan masih ada. Seperti yang sudah-sudah, manusia akan lebih sibuk ‘merasa paling selamat’ atau malah bablas merasa Tuhan dan ‘mampu meyelamatkan’ ketimbang meraih kemungkinan selamat yang masih diciptakan sekarang.

Keselamatan dalam konteks beragama, andai semua umat beragama di dunia memahami ajarannya dengan baik dan benar, perubahan iklim tidak akan separah sekarang.

Jangan terburu-buru menarik kesimpulan bila agama tidak bisa menjadi jalan keluar, malah jadi sumber persoalan, maka keberadaan agama patut dipertanyakan dan atheis adalah jalan keluar.

Mengadu ketidakyakinan pada agama dan Tuhan dengan keyakinan beragama, agak anu secara logika, memposisikan ketidakyakinan pada keyakinan sebagai keyakinan baru, rancu. Padahal atheisme adalah gerbang pertama setelah menggugurkan beragam tafsiran tentang ‘tuhan’ menuju pemahaman yang lebih murni tentang Tuhan. Seperti kisah Ibrahim –bapak para nabi pembawa empat ajaran agama besar di dunia– saat ‘membunuh’ tafsiran dan persepsinya akan Tuhan.

Pada kesempatan yang lain, semoga sempat menulis mengapa penganut agama malah menjadi sumber masalah ketimbang menjadi pembawa manfaat. Masih ada hal yang bisa dikerjakan secara bersama-sama oleh umat manusia, yang tidak terpengaruh dengan perbedaan dan persepsi, menyehatkan bumi kembali.

Kiamat di sini adalah, saat alam mencari keseimbangan baru, manusia belum tentu sanggup bertahan. Saat alam menyeimbangkan diri, manusia ‘hanya’ akan dianggap sebagai materi dan komponen semesta, bukan sebagai mahluk bernyawa, yang juga (akhirnya harus) tunduk patuh pada hukum-hukum keteraturan dan keseimbangan alam semesta.

Kita lebih butuh setiap hari sepanjang tahun adalah hari khusus manusia, ketimbang hari Bumi setahun sekali. Sebelum alam menarik garis batas, tanda akumulasi kerusakan yang dibuat manusia telah melampaui ambang batasnya untuk mencari keseimbangan baru.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Catatan Perubahan Logo Wartakita.id

Pemkot Makassar Ikut Membersihkan Pantai Losari di Hari Bumi

Selamat Hari Pasukan Penjaga Perdamaian PBB

Komunitas Lingkungan di Makassar Meramaikan Hari Bumi

Mengejar minus 2 derajat celcius

Tags: Hari BumiSemesta Alam
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Hari Bumi - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Hari Bumi - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Hari Bumi - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Sikap Istana Jika MK Kabulkan Gugatan Ijazah Gibran: Serahkan pada Yudikatif

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.