Minggu, 8 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Hiburan

Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas

by Pewarta Warga
04/02/2026
in Hiburan
Reading Time: 5 mins read
A A
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Grammy Awards 2026 telah memecah keheningan, membuktikan bahwa panggung megah ini bukan lagi sekadar perayaan nada dan ritme, melainkan sebuah podium kuat untuk menyuarakan narasi sosial dan politik yang mendesak di era kontemporer.

Album of the Year: Bad Bunny dan Gema Identitas di Panggung Global

Penghargaan bergengsi Album of the Year di Grammy Awards 2026 jatuh ke tangan Bad Bunny untuk albumnya yang berbahasa Spanyol, DeBÍ TiRAR MáS FOToS. Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian artistik, melainkan sebuah manifestasi kuat dari realitas global yang sarat isu, terutama terkait imigrasi dan pencarian identitas di tengah lanskap sosial yang terus berubah.

Secara historis, Album of the Year Grammy selalu menjadi cerminan esensi budaya dan selera kolektif pada masanya. Di tengah maraknya perburuan imigran dan diskriminasi yang dihadapi komunitas Latin serta kelompok minoritas lainnya, kemenangan Bad Bunny diinterpretasikan sebagai sebuah simbol perlawanan dan pengakuan atas suara yang terpinggirkan.

Puerto Riko, Gentrifikasi, dan Politik yang Melekat pada Seni

Album DeBÍ TiRAR MáS FOToS secara vokal mengupas persoalan gentrifikasi yang melanda tanah kelahirannya, Puerto Riko, serta kekhawatiran mendalam mengenai nasib pulau tersebut di bawah status kenegaraan yang kompleks. Pesan ini sejalan dengan resonansi yang digaungkan oleh banyak seniman lain di panggung Grammy, menegaskan bahwa seni, pada hakikatnya, tidak pernah terlepas dari dimensi politik.

Argumen yang kerap muncul, bahwa figur publik sebaiknya menghindari ranah politik, nampak semakin usang. Realitas membuktikan bahwa setiap aspek kehidupan, mulai dari harga pangan hingga etika kerja industri mode, merupakan produk dari keputusan-keputusan politik. Seni, musik, komedi, bahkan fesyen, pun tidak terkecuali dari pengaruh ini.

Sinyal Solidaritas di Karpet Merah Grammy

Jauh sebelum acara puncak, para bintang seperti Justin dan Hailey Bieber, Joni Mitchell, serta Kehlani telah memberikan sinyal dukungan mereka melalui pin ikonik “ICE OUT” yang menghiasi busana mereka di karpet merah. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas yang tegas menolak praktik imigrasi yang dianggap kejam oleh banyak pihak.

Pembawa acara, Trevor Noah, tidak ketinggalan dalam memanfaatkan monolog pembukaannya untuk menyentil isu-isu politik yang relevan, termasuk kritik tajam terhadap mantan Presiden Donald Trump. Nada pembuka ini menjadi penanda awal bahwa Grammy 2026 akan menjadi panggung yang berani.

Suara Seniman di Panggung: Lebih dari Sekadar Hiburan

Di tengah sorotan global, Olivia Dean, Billie Eilish, dan Bad Bunny sendiri menggunakan momen berharga mereka di panggung untuk memberikan penghormatan kepada kontribusi para imigran. Mereka secara eksplisit menyuarakan ancaman yang ditimbulkan oleh badan imigrasi seperti ICE (Immigration and Customs Enforcement) di Amerika Serikat.

Saat menerima penghargaan untuk kategori Best Música Urbana Album, Bad Bunny menyampaikan pesan yang mengharukan dan tegas: “Kami bukan buas, kami bukan hewan, kami bukan alien. Kami adalah manusia, dan kami adalah orang Amerika.” Pernyataan ini menggema kuat, mengingatkan audiens global akan kemanusiaan yang seringkali terlupakan dalam narasi politik.

Seni sebagai Cerminan Ekosistem Politik yang Tak Terpisahkan

Bahkan karya-karya seni yang tidak secara eksplisit berorientasi pada isu-isu politik, tetap memiliki implikasi politik yang mendalam. Para seniman yang tampil di Grammy menyadari bahwa kehadiran mereka di ranah budaya secara inheren merupakan bagian dari ekosistem politik. Dengan jutaan pasang mata menyaksikan, mereka berhasil menggarisbawahi bahwa imigran adalah elemen krusial dalam tatanan negara dan turut berperan dalam menciptakan karya seni yang dinikmati oleh banyak orang.

Perdebatan mengenai apakah selebritas seharusnya membatasi diri dari percakapan politik terus bergulir. Sebagian memilih untuk bersikap netral karena kekhawatiran akan kesulitan mengartikulasikan isu-isu kompleks atau kehilangan sebagian basis penggemar mereka. Namun, terlepas dari kenyamanan personal, setiap individu adalah “aktor politik” karena hidup, mencintai, berkarya, dan berjuang dalam sebuah sistem yang dibentuk oleh keputusan-keputusan pemerintah.

Karya Seni sebagai Lensa Politik

Dampak keputusan politik seringkali tidak dirasakan secara merata. Kelompok berpenghasilan rendah, perempuan, dan komunitas kulit berwarna cenderung menjadi pihak yang paling rentan terhadap kebijakan yang bias. Di sinilah karya-karya seni seperti DeBÍ TiRAR MáS FOToS dari Bad Bunny atau Cowboy Carter dari Beyoncé—yang merayakan ketekunan kaum kulit hitam di Amerika di tengah penindasan politik—menjadi bukti nyata bagaimana seni secara langsung merefleksikan isu-isu politik.

Bahkan karya yang terkesan apolitis pun tetap dibentuk oleh norma gender dan dinamika kekuasaan yang hadir dalam lanskap politik suatu negara. Para artis yang bersuara di Grammy Awards 2026 tidak sedang mengganggu ruang sakral yang apolitis; sebaliknya, mereka menunjukkan kejujuran tentang posisi karya mereka dalam momen budaya saat ini. Dengan merangkul keterkaitan antara musik dan politik, mereka melanjutkan tradisi panjang para bintang yang menggunakan platform mereka untuk kebaikan publik, serta menunjukkan bagaimana seni dapat menjadi sarana ampuh untuk memperdalam kesadaran politik. Grammy Awards 2026 tidak serta-merta “menjadi politis,” melainkan berhenti berpura-pura bahwa mereka tidak pernah memiliki dimensi politik.

Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - image 1

BACA JUGA:

Hujan, Nasi Goreng, dan Proposal: Hari Pertama Konser BLACKPINK di GBK yang Literally Nggak Terlupakan

Nada Sumbang Royalti Musik: Mengurai Kebingungan Pelaku Usaha di Hadapan LMKN

Paramore Bubar? OMG! No!

Resmi, Members Blackpink Kini MBE, “Member of the Order of the British Empire”

Hormati Nadine Amizah dan Perempuan Lain

Tags: Bad BunnyDeBÍ TiRAR MáS FOToSGrammy Awards 2026ICE OUTidentitas budayaisu imigrasiMusikseni dan politikTrevor Noah
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

04/02/2026
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Mengungkap Misteri Kejahatan: Peran Krusial Ilmu Forensik dalam KDrama

30/01/2026
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Rahasia Penataan Rambut Selebriti

26/01/2026
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Zhao Lusi: Dari Puncak Popularitas hingga Kisah Inspiratif Penjual Egg Tart, Kini Kembali ke Dunia Akting

26/01/2026
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat

17/01/2026
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

GBK di Hari Kedua Literally Jadi Lautan Merah Jambu Terheboh Selama Deadline Tour Blackpink

03/11/2025
g4qclplaeaal83i

Hujan, Nasi Goreng, dan Proposal: Hari Pertama Konser BLACKPINK di GBK yang Literally Nggak Terlupakan

02/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

F8 Makassar 2025: Lebih dari Sekadar Festival, Ini Pesta Panca Indra yang Wajib Kamu Hadiri!

26/09/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Anomali Nikel Indonesia: Impor Bijih Filipina Membanjir, Produksi Dalam Negeri Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Asap Kuning di Cilegon: Kebocoran Asam Nitrat di PT Vopak Merak Picu Kepanikan Warga, Walikota Turun Tangan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Investasi Rp110 Triliun untuk 6 Proyek Hilirisasi: Mendorong Ekonomi Nasional dan Menciptakan 3.000 Lapangan Kerja

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Grammy Awards 2026: Ketika Panggung Musik Jadi Arena Suara Politik dan Identitas - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.