Jumat, 6 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’

by Redaktur
21/02/2016
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Arsip

dari surabaya ke jakarta membawa poster ‘islam bukan isis’

Seorang pria membawa poster dengan tulisan ‘Islam bukan ISIS’ berjalan di sekitar kawasan Jakarta Timur, dengan membawa ransel besar di punggungnya.

Sepanjang perjalanan, orang-orang melihat dengan heran, beberapa memotret dan merekam aktivitas pria itu dengan kamera ponsel mereka.

Muhamad Wahyu Priadi yang dipanggil Ahmad, mulai dikenal sejak fotonya muncul di Facebook. Seorang wartawan majalah mingguan di Jakarta, Dion Hertasha mengunggah fotonya ketika tak sengaja bertemu di jalan Pramuka Jakarta Timur, pada akhir Januari lalu.

Fotonya telah dibagikan ke lebih dari 12 ribu pengguna Facebook lainnya.

“Saya bertemu dengan pak Ahmad, saat melewati jalan Pramuka, lalu saya berhenti mengobrol sebentar dan memfotonya, saya pikir apa yang dia lakukan itu layak untuk disebarkan di media sosial karena mempromosikan Islam yang damai, yang menolak kekerasan,” jelas Dion.

Usai menyantap sarapannya, soto Surabaya, dia bercerita tentang perjalanannya.

Image copyright BBC INDONESIA
Image copyright BBC INDONESIA

Dia mengaku mengawali perjalanan setelah sembuh dari luka-luka yang dideritanya akibat kecelakaan mobil. Luka itu menyisakan kakinya yang agak pincang jika berjalan, dan sebuah bekas luka di leher.

“Saya memulai perjalanan sekitar 2014 lalu, dari Jakarta ke Surabaya sebagai musafir, awalnya untuk lebih memahami apa itu Islam, “ jelas dia.

Dalam perjalanan itu, Ahmad mengaku sempat singgah di sejumlah kota untuk belajar tentang pengobatan tradisional, mengurut dan bekam. Dengan modal kemampuannya itu, dia pun dapat membiayai perjalanannya.

“Saya menawarkan kepada orang-orang jika ada yang mau dibekam, atau urut, tapi kadang ada juga sih para dermawan yang memberi lebih, tapi saya tidak meminta-minta,” jelas dia.

Selama perjalanan Ahmad mengaku lebih banyak menginap di masjid, kecuali jika di kota itu dia memilki kenalan, di rumah merekalah dia akan tinggal.

Tetapi ketika ditanya tentang keluarganya, dia enggan menjawab.

Ahmad mengaku dia membawa poster bertuliskan “Islam bukan ISIS” sejak tahun lalu, karena dia merasa Islam seringkali dianggap sebagai agama yang mengajarkan kekerasan, apalagi setelah kelompok ISIS menyebarkan tindakan brutal mereka melalui media.

“Bahkan sempat juga ada orang mencurigai saya dalam perjalanan -mungkin mereka menyangka saya bagian dari teroris, karena penampilan saya dan juga membawa ransel besar,” jelas Ahmad sambil tersenyum.

Ahmad mengatakan ISIS justru merusak nama Islam sebagai agama damai.

“ISIS.. ISIS.. kenapa malah merusak, berapa rasul didustakan, berapa agama dinodai, berapa negara dihancurkan, Islam itu damai rahmatan lil alamin, tapi apa yang dibuat, mengatasnamakan Islam buat teroris, Islam itu tidak takut mati, tetapi bukan berarti tidak punya nurani,” ungkap Ahmad.

islam-bukan-isis-02
Image copyright BBC INDONESIA

Ahmad mengatakan seharusnya kampanye Islam secara damai juga dilakukan olah para pemuka agama, tapi dia meyayangkan terkadang justru ada juga yang mengajarkan kekerasan dan saling membenci.

“Itu terjadi kalau di masjid, ada juga dalam khotbah-khotbah di masjid seringkali menyampaikan ajaran radikal,” jelas dia.

BACA JUGA:

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

Hampir satu jam mengobrol, Ahmad pun melanjutkan perjalanan dan ketika ditanya kapan akan menghentikan perjalanannya.

“Saya menyerahkan kepada Allah saya, selama masih bisa berjalan saya akan terus melanjutkan perjalanan, karena banyak pengetahuan yang saya dapat juga selama perjalanan,” jelas dia sambil kembali mengendong ranselnya. (BBC Indonesia)

Tags: Kemanusiaan
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

05/03/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

27/01/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

22/01/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Bagian Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Pangkep, Tim SAR Hadapi Kendala Cuaca dan Medan Sulit

18/01/2026
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Mengalir Sampai Kiamat: Jejak Wakaf Habib Bugak yang Memberi Jutaan Rupiah untuk Jemaah Aceh.

17/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

    Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    518 shares
    Share 207 Tweet 130
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Dari Surabaya ke Jakarta membawa poster ‘Islam bukan ISIS’ - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.