Setelah penantian panjang, ARMY di seluruh dunia menantikan kembali ketujuh anggota BTS ke panggung bersama. Potensi pendapatan tur dunia mendatang yang melampaui 1 miliar dolar AS menjadikan momen ini semakin krusial.
Poin Penting:
- BTS telah mengukir sejarah melalui serangkaian tur dunia yang ikonik sejak debut mereka.
- Tur ‘Love Yourself’ mencatat pendapatan tertinggi oleh grup non-bahasa Inggris, mengukuhkan dominasi global mereka.
- Meskipun pandemi menghambat ‘Map of the Soul Tour’, BTS beradaptasi dengan konser hibrida ‘Permission to Dance On Stage’.
- ‘Arirang World Tour’ yang dijadwalkan pada April 2026 diprediksi akan memecahkan rekor pendapatan dan kehadiran penonton.
Perjalanan Gemilang BTS Melalui Tur Dunia: Dari Debutan Hingga Dominasi Global
Awal Mula Karir dan Perluasan Basis Penggemar
Perjalanan BTS dimulai dengan The Red Bullet Tour (Oktober 2014 – Agustus 2015), tur konser solo pertama yang membawa mereka dari status pendatang baru menjadi penampil internasional. Tur ini menjangkau Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan, menarik 80.000 penonton dalam 22 pertunjukan, sekaligus memperkenalkan lagu-lagu awal mereka.
Di Jepang, Wake Up: Open Your Eyes Japan Tour (Februari 2015) dalam enam pertunjukan berhasil menarik 25.000 penggemar, memperkuat pijakan mereka di pasar Asia. Momentum ini berlanjut dengan The Most Beautiful Moment in Life On Stage Tour (November 2015 – Agustus 2016) yang bertepatan dengan perilisan album populer. Tur Asia ini memukau 182.500 penggemar dan memantapkan popularitas regional mereka.
Dominasi Panggung Dunia dan Rekor yang Terpecahkan
Titik balik global terjadi pada The Wings Tour (Februari – Desember 2017). Dengan penampilan di 17 kota di 10 negara, termasuk Amerika Selatan, Amerika Utara, Asia, dan Oseania, tur ini menarik 550.000 penonton dan meraup lebih dari 6,6 juta dolar AS. Ini menandai langkah besar BTS ke panggung dunia dan mengukuhkan posisi mereka sebagai grup global.
Puncak dominasi dicapai melalui Love Yourself World Tour (Agustus 2018 – Oktober 2019). Tur ini memecahkan rekor dengan 2.019.800 penonton dan pendapatan kotor 187,5 juta dolar AS dari 38 pertunjukan. BTS menjadi grup non-bahasa Inggris pertama yang meraih pencapaian finansial luar biasa ini, menetapkan standar baru untuk tur K-pop internasional.
Meskipun Map of the Soul Tour (2020) yang direncanakan sebagai kelanjutan dominasi harus dibatalkan akibat pandemi COVID-19, BTS menunjukkan kemampuan adaptasi mereka.
Adaptasi Era Pandemi dan Antisipasi Masa Depan
Permission to Dance On Stage (2021–2022) menjadi bukti adaptasi BTS. Konser hibrida yang dimulai secara daring di Seoul ini berlanjut ke SoFi Stadium, Los Angeles, dan Allegiant Stadium, Las Vegas, menarik lebih dari 4 juta penonton global. SoFi Stadium saja meraup 33,3 juta dolar AS dari 214.000 tiket, menjadikan BTS grup non-Inggris pertama yang melampaui angka pendapatan monumental tersebut dalam satu acara.
Selain tur besar, acara fan meeting seperti 1st Muster (2014) dan 5th Muster – Magic Shop (2019), serta Japan Official Fan Meetings, memperkuat ikatan intim BTS-ARMY, yang menjadi fondasi bagi kesuksesan tur global mereka.
Kini, ARMY di seluruh dunia menanti Arirang World Tour (April 2026 – Maret 2027). Dengan rencana 78 pertunjukan di berbagai benua, tur ini diproyeksikan akan memecahkan rekor kehadiran dan pendapatan, melanjutkan warisan BTS sebagai duta budaya global yang tak tertandingi.























