Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca rinci untuk wilayah Jabodetabek, termasuk Jakarta, pada periode 29 hingga 30 Januari 2026. Warga diimbau untuk bersiap menghadapi potensi hujan.
Rangkuman Prakiraan Cuaca Jabodetabek
- Kamis, 29 Januari 2026: Sebagian besar wilayah Jabodetabek, termasuk seluruh kawasan Jakarta, diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
- Jumat, 30 Januari 2026: Intensitas hujan cenderung menurun menjadi ringan di sebagian besar area Jakarta dan sekitarnya. Hujan sedang hanya berpotensi di Kepulauan Seribu dan sebagian Kabupaten Tangerang.
- Peringatan: Tidak ada potensi hujan lebat, sangat lebat, atau ekstrem yang terdeteksi. Namun, kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak tetap dianjurkan.
Detail Prakiraan Cuaca per Hari
Kamis, 29 Januari 2026: Potensi Hujan Sedang Merata
Pada hari Kamis, BMKG memproyeksikan bahwa sebagian besar wilayah Jabodetabek, tanpa kecuali untuk seluruh lima kota administratif di Jakarta (Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara), serta Kepulauan Seribu, akan mengalami hujan dengan intensitas sedang. Wilayah penyangga seperti Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang juga termasuk dalam prediksi ini.
Jumat, 30 Januari 2026: Intensitas Hujan Menurun
Memasuki hari Jumat, cuaca di Jabodetabek diperkirakan akan berangsur membaik. Mayoritas kawasan Jakarta diprediksi hanya akan diguyur hujan ringan. Hal serupa juga berlaku untuk Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bogor. Sementara itu, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan juga diperkirakan mengalami penurunan intensitas hujan.
Namun, BMKG mencatat bahwa hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi, khususnya di wilayah pesisir seperti Kepulauan Seribu dan sebagian wilayah daratan di Kabupaten Tangerang.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG menekankan bahwa berdasarkan pemodelan cuaca terkini, tidak ada indikasi terjadinya hujan lebat, sangat lebat, maupun ekstrem pada kedua hari tersebut. Meskipun demikian, masyarakat di Jabodetabek tetap diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang bersifat mendadak.
Terutama bagi warga yang berdomisili di daerah yang rawan tergenang air atau banjir, disarankan untuk menyesuaikan jadwal aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca yang aktual. Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika cuaca.























