Masyarakat Indonesia diimbau meningkatkan kewaspadaan pada Sabtu, 24 Januari 2026, seiring prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah.
- Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: BMKG mewaspadai hujan lebat di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, dan Papua pada 24 Januari 2026.
- Penyebab Utama: Keberadaan dua bibit siklon tropis dan dinamika atmosfer aktif memicu peningkatan curah hujan signifikan.
- Dampak Potensial: Hujan intensitas tinggi dapat menyebabkan banjir, genangan, dan tanah longsor.
- Imbauan: Tetap pantau informasi BMKG terbaru dan sesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.
Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Signifikan
Kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, merupakan dampak dari aktivitas atmosfer yang masih dinamis. BMKG mengidentifikasi dua bibit siklon tropis sebagai faktor utama:
Bibit Siklon Tropis 91S
Terdeteksi berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski diprediksi melemah saat bergerak menuju Australia, sistem ini berkontribusi pada peningkatan kecepatan angin dan pembentukan daerah konvergensi. Konvergensi ini memanjang di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Laut Sawu, yang berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah tersebut.
Bibit Siklon Tropis 92P
Sistem kedua terpantau di Teluk Carpentaria, selatan Papua Selatan. BMKG memberikan perhatian khusus pada sistem ini karena memiliki potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan dengan kategori sedang. Dampaknya terhadap Indonesia bagian timur perlu diwaspadai.
Sirkulasi Siklonik Tambahan
Selain dua bibit siklon, terdapat pula sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik timur utara Papua Barat Daya. Fenomena ini turut berperan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di area sekitarnya.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Imbauan
BMKG secara spesifik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah-wilayah berikut yang berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat:
- Pulau Jawa
- Nusa Tenggara
- Papua
Seluruh lapisan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi, diminta untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini terbaru melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web dan akun media sosial @infobmkg. Penyesuaian aktivitas luar ruang dengan kondisi cuaca yang ada sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko.
Prakiraan Cuaca Spesifik per Wilayah
Wilayah Barat Indonesia
Beberapa kota seperti Jakarta dan Serang diprakirakan mengalami hujan intensitas sedang. Hujan ringan berpotensi turun di Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Tanjung Pinang, dan Tanjung Selor. Sementara itu, kota-kota seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Surabaya, Pangkalpinang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Samarinda berpotensi berawan hingga berawan tebal. Padang berpotensi mengalami udara kabur.
Wilayah Timur Indonesia
Denpasar, Jayapura, dan Merauke diprediksi mengalami hujan intensitas sedang. Hujan ringan berpeluang turun di Mataram, Kupang, Mamuju, Makassar, Kendari, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya. Wilayah Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, dan Sorong berpotensi berawan dan berawan tebal.























