Argentina akhirnya mengamankan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026, menyudahi perlawanan sengit Swiss dengan skor akhir 3-1. Kemenangan dramatis ini baru terwujud di babak perpanjangan waktu berkat gol-gol krusial dari Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.
- Argentina berhasil menundukkan Swiss 3-1 di babak perpanjangan waktu perempat final Piala Dunia 2026.
- Gol Alexis Mac Allister di babak pertama sempat membawa Argentina unggul, namun Swiss menyamakan kedudukan di babak kedua.
- Kartu merah Breel Embolo di menit ke-73 menjadi titik balik krusial dalam pertandingan.
- Dua gol di babak perpanjangan waktu oleh Julian Alvarez dan Lautaro Martinez memastikan kelolosan Argentina ke semifinal.
Argentina Rebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Pertandingan perempat final antara Argentina dan Swiss di Piala Dunia 2026 berlangsung penuh ketegangan, memperlihatkan jual beli serangan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Meskipun Argentina berhasil memimpin, Swiss menunjukkan ketangguhan dengan menyamakan kedudukan di paruh kedua. Keputusan kontroversial yang berujung kartu merah bagi pemain Swiss, Breel Embolo, pada menit ke-73, secara signifikan mengubah dinamika laga.
Babak Pertama: Keunggulan Tipis Albiceleste
Argentina menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Gol tunggal Alexis Mac Allister menjadi satu-satunya momen yang mampu mengancam gawang Swiss di paruh awal pertandingan. Meskipun memimpin, performa Argentina belum sepenuhnya meyakinkan dan mereka masih kesulitan untuk menciptakan peluang-peluang berbahaya lainnya yang bisa memperlebar jarak.
Babak Kedua: Swiss Bangkit dan Menyamakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Swiss menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Ancaman mulai datang dari sisi Swiss melalui pergerakan pemain seperti Dan Ndoye dan Granit Xhaka. Namun, upaya mereka masih dapat dimentahkan oleh kiper Argentina yang tampil sigap, Emiliano Martinez. Pada menit ke-67, kerja sama apik antara Ricardo Rodriguez dan Dan Ndoye membuahkan hasil, di mana Ndoye berhasil menyarangkan bola ke gawang Argentina dan menyamakan kedudukan.
Titik Balik: Kartu Merah Embolo
Keadaan pertandingan berubah drastis pada menit ke-73. Breel Embolo diganjar kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan diving dalam duel udara dengan Leandro Paredes. Keputusan wasit tersebut dikonfirmasi melalui peninjauan VAR, membuat Swiss terpaksa melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain, sebuah pukulan telak bagi ambisi mereka.
Babak Perpanjangan Waktu: Kemenangan Dramatis untuk Argentina
Skor imbang 1-1 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai, memaksa kedua tim melanjutkan perjuangan di babak perpanjangan waktu. Dengan keunggulan jumlah pemain, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang dan berusaha menekan pertahanan Swiss. Kiper Swiss, Gregor Kobel, tampil gemilang dengan melakukan serangkaian penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan akrobatik dari Lisandro Martinez yang berpotensi menjadi gol.
Peluang Argentina akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-112. Berawal dari penetrasi individu Lionel Messi yang diakhiri dengan tembakan keras, bola tepisan kiper kemudian disambar oleh pemain pengganti, Flaco Lopez, yang tanpa ragu memberikan umpan kepada Julian Alvarez. Alvarez dengan tenang berhasil mengkonversi peluang tersebut menjadi gol, membawa Argentina kembali unggul.
Menjelang akhir babak perpanjangan waktu, tepatnya di masa injury time, Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina dengan mencetak gol ketiga. Gol ini lahir dari sebuah serangan balik cepat yang diawali oleh pergerakan cerdik Thiago Almada. Bola liar yang tercipta berhasil dimanfaatkan Martinez dengan sempurna untuk menjebol gawang Swiss yang sudah tidak terkawal, mengunci skor akhir 3-1.
Dengan kemenangan ini, Argentina berhak melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026, sementara Swiss harus mengakhiri kiprahnya di turnamen ini dengan catatan perjuangan yang patut diapresiasi.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























