Sabtu, 21 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup Kemaritiman

Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia?

Hendra Wiguna selaku Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI). Menurutnya, saat ini memang rata-rata nelayan menggunakan kapal yang sudah berusia 10 tahunan terlebih bagi nelayan muda yang meneruskan profesi orang tuanya. 

by Pewarta Warga
20/03/2025
in Kemaritiman
Reading Time: 3 mins read
A A
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Nelayan termasuk pengguna BBM solar (foto ilustrasi : Ab)

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), saat ini tercatat 65% kapal perikanan di Indonesia rata-rata telah berusia lebih dari 10 tahun yang didominasi oleh kapal berbahan dasar kayu. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Hendra Wiguna selaku Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI). Menurutnya, saat ini memang rata-rata nelayan menggunakan kapal yang sudah berusia 10 tahunan terlebih bagi nelayan muda yang meneruskan profesi orang tuanya.

“Masih digunakannya kapal-kapal berusia 10 tahun bahkan di atas itu, dikarenakan kemampuan nelayan untuk memperbarui kapal atau alat produksi nelayan lainnya sangat minim. Terutama bagi pemuda yang baru menjadi nelayan, dengan sumber daya laut saat ini, mereka kesulitan untuk memperbarui kapalnya. ” Jelas Hendra

Menurut Hendra, minimnya kemampuan nelayan dalam memperbarui kapal tersebut karena banyak faktor penyebabnya. Pertama, meningkatnya dampak perubahan iklim yang menyebabkan intensitas melaut menurun. Sehingga menyebabkan pendapatan nelayan menurun, yang selanjutnya berdampak terhadap angka kemiskinan ekstrim di wilayah pesisir.

Merujuk data BPS, terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin ekstrem di wilayah pesisir dari 2,1 Juta menjadi 3,9 Juta pada periode 2011-2022 dan jumlah penduduk miskin juga naik dari 7,8 Juta menjadi 17,7 Juta pada periode yang sama. Maka perlu upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, terlebih menghadirkan kebijakan berupa undang-undang tentang perubahan iklim yang nantinya mampu melindungi nelayan.

“Kedua, masifnya perusakan ekosistem baik di laut dan pesisir maupun di hutan, hal ini menyebabkan nelayan harus melaut lebih jauh untuk mendapatkan ikan dan sekaligus menambah ongkos melaut. Alih fungsi lahan hutan mangrove dan reklamasi contoh perusakan ekosistem nya, atau perusakan hutan yang akhirnya menyebabkan sedimentasi di sungai dan muara mengganggu alur kapal nelayan melintas dan pemijahan ikan. Oleh karena itu, pentingnya pengawasan dari pemerintah dan masyarakat.” Ungkap Hendra

Selanjutnya, Ketiga, belum terbangunnya sistem logistik perikanan yang memadai. Kata Hendra, menyoal logistik atau distribusi ini perlu kerjasama antara KKP dengan BUMN yang bergerak dalam jasa pelayaran atau angkutan logistik dan kepelabuhan. Harapannya akan menekan biaya logistik yang selama ini menjadi persoalan para pengusaha perikanan, yang akhirnya juga berdampak terhadap harga dan penyerapan hasil tangkapan nelayan.

Adapun mengenai penggunaan kapal kayu dan dorongan peralihan kepada kapal berbahan dasar besi atau baja yang disampaikan oleh KKP, Hendra menyampaikan beberapa catatan.

“Penggunaan kapal kayu menjadi pilihan utama, mengingat kemampuan penggunaan kapal yang secara turun temurun diwariskan kepada generasi muda nelayan. Selain itu, keberadaan tukang atau ahli bengkel kapal kayu lebih dekat, karena berada di kampung nelayan.” Terang Hendra

Sehingga menurut Hendra, peralihan dari kapal kayu ke kapal berbahan dasar fiber, besi atau baja membutuhkan upaya besar untuk meyakinkan para nelayan. Selain karena pembiayaan, hal lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah transfer pengetahuan dan ketersediaan bengkel perbaikan yang harus dekat dengan sadar kapal nelayan.

Mengenai pembiayaan, jika sebelumnya kapal kayu hanya menjadi agunan tambahan dalam nelayan mengakses permodalan, maka untuk kedepannya seharusnya kapal nelayan dapat menjadi agunan utama.  Meski demikian, Hendra menggaris bawahi bahwa andai saja laut kita terjaga atau kembali pulih dan sehat, maka nelayan sebenarnya tidak lagi memerlukan bantuan permodalan. Nelayan akan sejahtera dari laut yang sehat, sekaligus membantu pemerintah mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

“Adapun terkait dengan transfer pengetahuan dan ketersediaan bengkel perbaikan, hal ini bisa dihadirkan dengan memberikan dukungan kepada pemuda di desa pesisir untuk memiliki kemampuan perbengkelan kapal besi atau baja serta dukungan permodalan. Kelembagaan bisa dalam bentuk koperasi, seperti yang disampaikan presiden terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih.” Pungkas Hendra

Maka kesimpulannya, menurut Hendra dalam upaya KKP untuk memodernisasi kapal perikanan indonesia, perlu rencana yang matang dan melibatkan nelayan dalam proses perencanaannya. Mengapa demikian, KPPMPI tidak ingin agenda ini hanya sekedar menjadi peralihan bisnis pembuatan kapal dari pengrajin kapal-kapal tradisional ke pengusaha kapal besi dan baja.

BACA JUGA:

PT Indonesia Air Transport Pastikan Hak Asuransi 10 Korban Pesawat ATR

Jenazah Deden Maulana, Korban Kecelakaan Pesawat ATR, Teridentifikasi dan Siap Dipulangkan ke Jakarta

Tragedi Gunung Bulusaraung: 6 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Hari Keenam Pencarian

Tragedi ATR 42-500: Fakta Mesin, Black Box, dan Kisah Pilu SAR Terungkap

Wamen KKP Jamin Pendampingan Penuh Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR

Tags: kapal nelayanKKPKPPMPImodernisasi kapal nelayan
Share7Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Izin Pemanfaatan Ruang Laut akan Dievaluasi Pemerintah

13/03/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Sektor Kelautan dan Perikanan, KKP Berpegang pada Prinsip Ekologi

21/02/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

KKP Terus Mengembangkan Sistem Jaminan Mutu Perikanan Berkelas Internasional

31/01/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

KKP Perkenalkan Badan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

23/01/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Penerimaan Negara Bukan Pajak KKP Sebesar Rp707 M Tahun Lalu

21/01/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

KPPMI: Potensi Ekonomis Perikanan Belum dimaksimalkan Pemuda Pesisir

14/01/2024
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Kolaborasi Inovatif Telkomsel dan ZTE di Sektor Maritim Tingkatkan Tangkapan Ikan di Gorontalo

18/11/2023
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Arsip

PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju

06/01/2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.