Kamis, 12 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

by Pewarta Warga
12/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Menjelang akhir Ramadhan 1447 H, pertanyaan mengenai kapan tepatnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 2026 tiba kembali mengemuka. Potensi perbedaan penetapan tanggal menjadi perhatian utama, mengingat perbedaan metode yang kerap digunakan oleh ormas Islam dan pemerintah.

Potensi Perbedaan 1 Syawal 1447 H: Analisis Kritis

Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menghadapi fenomena unik menjelang Idul Fitri: kemungkinan adanya perbedaan tanggal perayaan. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada penentuan awal Ramadhan, tetapi juga pada penetapan 1 Syawal. Perbedaan ini lazimnya bersumber dari perbedaan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal atau bulan sabit).

1 Syawal Menurut Muhammadiyah: Penetapan Berbasis Hisab

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1447 H lebih awal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Ijtimak jelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 01:23:28 UTC. Dalam kriteria Muhammadiyah, jika pada saat matahari terbenam di hari ijtimak terdapat wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1 sebelum pukul 24:00 UTC, maka hari berikutnya sudah masuk 1 Syawal.

1 Syawal Menurut Pemerintah: Sidang Isbat Sebagai Penentu

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai tanggal 1 Syawal 1447 H. Kepastian tersebut baru akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Sebagai gambaran awal, Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag memprediksi Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat prediksi dan belum mengikat.

Proses penetapan 1 Syawal dalam sidang isbat melibatkan dua metode utama: perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung terhadap hilal (rukyatul hilal). Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka 1 Syawal ditetapkan pada hari berikutnya. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen, termasuk ahli astronomi dari BMKG dan BRIN, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya, sehingga keputusannya memiliki legitimasi keagamaan yang kuat.

1 Syawal Menurut Nahdlatul Ulama (NU): Mengutamakan Rukyatul Hilal

Sama seperti pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H. Dalam tradisi NU, penentuan awal bulan Hijriah sangat mengutamakan metode rukyatul hilal.

Pengamatan hilal biasanya dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. Jika hilal berhasil terlihat oleh para pengamat yang memenuhi syarat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun, jika hilal tidak tampak, maka bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.

Meskipun mengedepankan rukyatul hilal, NU tetap menggunakan perhitungan ilmu falak sebagai data pendukung dalam proses pengambilan keputusan akhir.

Prediksi BRIN: 1 Syawal 1447 H Berpotensi 21 Maret 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, Thomas Djamaluddin, memberikan pandangannya mengenai prediksi awal Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan perhitungan astronomi, BRIN memprediksi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 berpotensi jatuh pada Jumat, 21 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada analisis posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara. Menurut Thomas Djamaluddin, ketinggian bulan pada waktu tersebut diperkirakan masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan dalam kriteria MABIMS.

“Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat,” terang Thomas Djamaluddin.

Hasil perhitungan BRIN menunjukkan bahwa posisi hilal di Indonesia pada maghrib 19 Maret 2026 kemungkinan belum memenuhi syarat tersebut. Dengan kondisi ini, hilal diperkirakan belum dapat diamati, sehingga bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Skenario inilah yang mengarah pada prediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan metode dan pandangan dalam penentuan awal bulan Hijriah adalah hal yang lazim dalam khazanah Islam di Indonesia. Keberagaman ini mencerminkan kekayaan tradisi dan ijtihad keilmuan yang terus berkembang, sembari tetap berpegang pada prinsip utama persatuan dan ukhuwah.


1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - image 1

BACA JUGA:

Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol Lebaran 2026: Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

THR 2026 Wajib Penuh H-7 Lebaran, Ojol Juga Dapat Bonus Spesial

Makassar Unggul dalam Daya Saing Nasional Versi BRIN dengan Skor 4,17

Polemik Sidang Isbat di Hotel: Menag Jelaskan Alasan Teknis

Hilal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Sulsel, Sidang Isbat Malam Ini Tentukan 1 Ramadan = 19 Februari 2026

Tags: 1 syawal 1447 hBRINhisabidul fitri 2026Kalender HijriahLebaran 2026MuhammadiyahNUpemerintahperbedaan lebaranRukyatul HilalSidang Isbat
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

AS Veto Resolusi Gencatan Senjata Timur Tengah Rusia, DK PBB Tuntut Akhir Serangan Iran

12/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Rusia Desak Penjelasan Usai Serangan Israel ke Pusat Kebudayaan di Lebanon

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Mantan Menag Yaqut Kasus Korupsi Haji Sah

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Macron Dukung Indonesia Batasi Usia Anak di Media Sosial: Aturan Lengkap dan Implementasinya

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Prabowo Peringatkan Bahaya Longsor Sampah Bantargebang, Targetkan 34 PLTSa Atasi Timbunan 55 Juta Ton

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

China Tegas Tolak Intervensi: Kedaulatan Iran Ditegaskan Pasca Pergantian Pemimpin

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Konflik Iran Memanas: AS Klaim Kemenangan, Pasar Energi Bergejolak, dan Pergolakan Kepemimpinan Tertinggi

11/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Fee Proyek Infrastruktur

11/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • eksekusi makam kuno di toraja wartakita.id

    Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    534 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Mulai 2026, Komdigi Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gejolak Timur Tengah: Hizbullah Tegaskan ‘Tidak Netral’, Komandan Kataeb Hizbullah Tewas dalam Serangan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.