Kamis, 2 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

by Pewarta Warga
12/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Menjelang akhir Ramadhan 1447 H, pertanyaan mengenai kapan tepatnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 2026 tiba kembali mengemuka. Potensi perbedaan penetapan tanggal menjadi perhatian utama, mengingat perbedaan metode yang kerap digunakan oleh ormas Islam dan pemerintah.

Potensi Perbedaan 1 Syawal 1447 H: Analisis Kritis

Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menghadapi fenomena unik menjelang Idul Fitri: kemungkinan adanya perbedaan tanggal perayaan. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada penentuan awal Ramadhan, tetapi juga pada penetapan 1 Syawal. Perbedaan ini lazimnya bersumber dari perbedaan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal atau bulan sabit).

1 Syawal Menurut Muhammadiyah: Penetapan Berbasis Hisab

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1447 H lebih awal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Ijtimak jelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 01:23:28 UTC. Dalam kriteria Muhammadiyah, jika pada saat matahari terbenam di hari ijtimak terdapat wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1 sebelum pukul 24:00 UTC, maka hari berikutnya sudah masuk 1 Syawal.

1 Syawal Menurut Pemerintah: Sidang Isbat Sebagai Penentu

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai tanggal 1 Syawal 1447 H. Kepastian tersebut baru akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Sebagai gambaran awal, Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag memprediksi Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat prediksi dan belum mengikat.

Proses penetapan 1 Syawal dalam sidang isbat melibatkan dua metode utama: perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung terhadap hilal (rukyatul hilal). Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka 1 Syawal ditetapkan pada hari berikutnya. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen, termasuk ahli astronomi dari BMKG dan BRIN, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya, sehingga keputusannya memiliki legitimasi keagamaan yang kuat.

1 Syawal Menurut Nahdlatul Ulama (NU): Mengutamakan Rukyatul Hilal

Sama seperti pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H. Dalam tradisi NU, penentuan awal bulan Hijriah sangat mengutamakan metode rukyatul hilal.

Pengamatan hilal biasanya dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. Jika hilal berhasil terlihat oleh para pengamat yang memenuhi syarat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun, jika hilal tidak tampak, maka bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.

Meskipun mengedepankan rukyatul hilal, NU tetap menggunakan perhitungan ilmu falak sebagai data pendukung dalam proses pengambilan keputusan akhir.

Prediksi BRIN: 1 Syawal 1447 H Berpotensi 21 Maret 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, Thomas Djamaluddin, memberikan pandangannya mengenai prediksi awal Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan perhitungan astronomi, BRIN memprediksi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 berpotensi jatuh pada Jumat, 21 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada analisis posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara. Menurut Thomas Djamaluddin, ketinggian bulan pada waktu tersebut diperkirakan masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan dalam kriteria MABIMS.

“Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat,” terang Thomas Djamaluddin.

Hasil perhitungan BRIN menunjukkan bahwa posisi hilal di Indonesia pada maghrib 19 Maret 2026 kemungkinan belum memenuhi syarat tersebut. Dengan kondisi ini, hilal diperkirakan belum dapat diamati, sehingga bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Skenario inilah yang mengarah pada prediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan metode dan pandangan dalam penentuan awal bulan Hijriah adalah hal yang lazim dalam khazanah Islam di Indonesia. Keberagaman ini mencerminkan kekayaan tradisi dan ijtihad keilmuan yang terus berkembang, sembari tetap berpegang pada prinsip utama persatuan dan ukhuwah.


1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - image 1

BACA JUGA:

Prediksi Cuaca Panas Ekstrem ‘Godzilla El Niño’ Landa Indonesia Mulai April 2026

WFH Satu Hari Sepekan Pasca Lebaran 2026: Siapa yang Termasuk dan Pengecualiannya

WFH Satu Hari Sepekan: Kebijakan Terbatas, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Arus Mudik Tol Trans Jawa Kembali Normal: Sistem One Way Dihentikan Hari Ini

Update Arus Mudik Lebaran 2026 Pulau Jawa: Puncak Terlampaui, Waspada Cuaca Ekstrem

Tags: 1 syawal 1447 hBRINhisabidul fitri 2026Kalender HijriahLebaran 2026MuhammadiyahNUpemerintahperbedaan lebaranRukyatul HilalSidang Isbat
Share13Tweet8Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Prabowo dan Lee Jae Myung Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan di Tengah Gejolak Global

02/04/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

AS Kerahkan Operasi Kontra-Sentimen Global Melawan “Permusuhan” Asing, Libatkan Militer dan Platform X

02/04/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Vonis Bebas Amsal Sitepu: Kemenangan Inovator Kreatif dan Sorotan Penanganan Kasus Korupsi

02/04/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Fakta di Balik Isu Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi 1 April 2026: Cek Kejelasannya

01/04/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Iran Tuding AS-Israel Siapkan Serangan Darat di Tengah Diplomasi: Ancaman Terselubung atau Manuver Politik?

31/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

31/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Akibat Serangan Artileri, Indonesia Kutuk Keras dan Minta Investigasi

31/03/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Haji, Total Menjadi Empat Orang

31/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar - Arsip

    Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Sungai Rongkong Meluap, Merendam Dua Kecamatan Di Luwu Utara

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Trump Klaim Perubahan Rezim Iran, Kesepakatan Bisa Segera Tercapai di Tengah Ketegangan Regional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Sulawesi Selatan Berhasil Tembus 2 Juta Orang Vaksinasi Sehari

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Reshuffle Jabatan dan Reformasi Pasar Modal Indonesia: Respons Atas Penilaian MSCI yang Mengguncang IHSG

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Jutaan Rakyat AS Protes Kebijakan Trump: Otoriterisme dan Perang di Iran Picu Gelombang Demonstrasi Ketiga

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo dan PM Anwar Sepakat Jaga Jalur Perdagangan Global di Tengah Konflik Asia Barat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.