Perjalanan mudik Jakarta-Surabaya via Jalan Tol Trans Jawa membutuhkan persiapan matang, terutama terkait kecukupan saldo e-Toll. Mengantisipasi lonjakan kendaraan pada periode Lebaran 2026, PT Jasa Marga memprediksi puluhan juta orang akan melakukan perjalanan.
- Jasa Marga memprediksi 3,6 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026.
- Tol Trans Jawa tetap menjadi rute favorit, diproyeksikan dilalui 50% kendaraan dari Jabodetabek.
- Minimal saldo e-Toll yang disarankan untuk rute Jakarta-Surabaya adalah Rp 975.000.
- Penting untuk tidak mengganti kartu e-Toll selama perjalanan di ruas tol sistem tertutup.
Lonjakan Kendaraan dan Rute Favorit Mudik Lebaran 2026
Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan pada volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Prediksi ini didasarkan pada angka mudik Lebaran yang diperkirakan mencapai 143,9 juta orang di seluruh Indonesia, meski sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari total perkiraan 3,6 juta kendaraan yang akan keluar dari Jabodetabek, Jalan Tol Trans Jawa diprediksi akan kembali menjadi pilihan utama para pemudik. Sekitar 50 persen dari kendaraan tersebut diperkirakan akan mengambil jalur menuju arah timur, termasuk ruas Tol Trans Jawa dan Bandung.
Pembagian Arah Perjalanan Tol Trans Jawa
Lebih rinci, dari 50 persen kendaraan yang menuju arah timur:
- Sekitar 57 persen di antaranya diproyeksikan akan melanjutkan perjalanan melintasi Jawa Tengah hingga mencapai tujuan akhir di Jawa Timur, termasuk Surabaya.
- Sementara itu, 43 persen sisanya diperkirakan akan memilih rute menuju Bandung melalui Tol Cipularang.
Kesiapan Saldo E-Toll: Kunci Kelancaran Perjalanan Jakarta-Surabaya
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya, memastikan kecukupan saldo pada kartu e-Toll adalah prioritas utama. Kekurangan saldo di gerbang tol dapat menimbulkan antrean panjang dan menghambat kelancaran perjalanan Anda, terutama di tengah kepadatan lalu lintas mudik.
Rekomendasi Saldo Minimum dan Perhitungan Tarif
Berdasarkan kalkulasi tarif tol saat ini, untuk menempuh perjalanan dari Jakarta hingga Gerbang Tol (GT) Warugunung (yang merupakan titik akhir tol Trans Jawa menuju Surabaya), tarifnya tercatat sekitar Rp 935.500. Namun, untuk mengantisipasi adanya kendala tak terduga, fluktuasi tarif minor, atau kebutuhan transaksi lain di jalan tol, sangat disarankan untuk menyiapkan saldo e-Toll minimal sebesar Rp 975.000.
Jumlah lebih ini akan memberikan ketenangan dan memastikan transaksi Anda berjalan lancar tanpa hambatan di setiap gerbang tol yang dilalui.
Patuhi Aturan Penggunaan Kartu E-Toll Sistem Tertutup
Selain mempersiapkan saldo yang memadai, penting juga bagi para pemudik untuk memahami dan mematuhi aturan penggunaan kartu e-Toll, khususnya pada ruas tol yang menerapkan sistem tertutup. Sistem ini mengharuskan pengguna untuk menggunakan satu kartu e-Toll yang sama dari gerbang masuk hingga gerbang keluar.
- Tap Masuk Bukan Transaksi Penuh: Perlu diingat bahwa tap kartu saat memasuki gerbang tol hanya berfungsi untuk membuka palang dan mencatat titik masuk Anda. Transaksi pembayaran penuh akan terjadi saat Anda keluar dari sistem tol.
- Satu Kartu untuk Satu Perjalanan: Wajib bagi pengendara untuk mengingat dan menggunakan kartu uang elektronik yang sama saat tap masuk dan tap keluar untuk menghindari masalah saat transaksi akhir.
Kepatuhan terhadap aturan sederhana ini akan sangat membantu dalam menjaga kelancaran transaksi Anda di gerbang tol dan berkontribusi pada pengalaman mudik yang lebih nyaman.























