Sanae Takaichi, pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, secara resmi telah mengukuhkan posisinya sebagai Perdana Menteri Jepang ke-105. Penobatan ini terjadi dalam sidang Diet luar biasa yang digelar di Tokyo.
Proses Pemilihan dan Hasil Pemungutan Suara
Pemilihan Perdana Menteri Jepang ke-105 berlangsung melalui pemungutan suara di kedua majelis parlemen, yaitu Majelis Rendah (Dewan Perwakilan Rakyat) dan Majelis Tinggi (Dewan Penasihat). Hasil pemungutan suara menunjukkan dominasi Sanae Takaichi dalam mengamankan kursi kepemimpinan tertinggi negara.
Detail Pemungutan Suara Majelis Rendah
Pada putaran pertama pemungutan suara di Majelis Rendah, Sanae Takaichi berhasil meraih dukungan signifikan dengan mengumpulkan 354 suara. Angka ini jauh melampaui perolehan ketua oposisi utama dari Aliansi Reformasi Sentris (CRA), Junya Ogawa, yang hanya mendapatkan 50 suara, serta kandidat lainnya.
Hasil Pemungutan Suara Majelis Tinggi
Perjalanan menuju kursi Perdana Menteri tidak berhenti di Majelis Rendah. Pemungutan suara berlanjut ke Majelis Tinggi karena tidak ada kandidat yang berhasil meraih mayoritas mutlak di putaran pertama. Dalam putaran kedua di Majelis Tinggi, Takaichi kembali memimpin dengan perolehan 125 suara, disusul oleh Junya Ogawa dengan 65 suara.
Struktur Kepemimpinan Parlemen dan Kabinet
Selain pemilihan Perdana Menteri, sidang Diet luar biasa juga menetapkan struktur kepemimpinan parlemen. Eisuke Mori, seorang anggota senior LDP yang pernah menjabat sebagai menteri kehakiman, terpilih sebagai ketua parlemen. Sementara itu, Keiichi Ishii dari CRA dipercaya untuk menjabat sebagai wakil ketua parlemen.
Sebagai bagian dari proses konstitusional, Takaichi dan jajaran kabinetnya yang lama melakukan pengunduran diri massal pada Rabu pagi sebelum peluncuran kabinet barunya pada hari yang sama. Langkah ini merupakan prosedur standar dalam transisi kepemimpinan pemerintahan Jepang.
Potensi Susunan Kabinet Baru
Mengingat kabinet Takaichi baru saja dilantik beberapa bulan lalu setelah ia terpilih sebagai pemimpin LDP, banyak pengamat politik dan media lokal memandang bahwa perubahan besar dalam susunan kabinet sangat tidak mungkin terjadi. Sebagian besar menteri diperkirakan akan mempertahankan posisi mereka.
Menteri-menteri kunci seperti Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, dan Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, diprediksi akan tetap berada di kabinet pertama Sanae Takaichi, demikian dilaporkan oleh Kyodo News. Hal ini menunjukkan adanya kesinambungan dalam kebijakan dan diplomasi Jepang di bawah kepemimpinan yang baru.























