Wartakita.id, Makassar — Ratusan jemaah umrah asal Sulawesi Selatan terkatung-katung di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Mereka seharusnya terbang menuju Tanah Suci, namun penerbangan mereka dibatalkan mendadak oleh pihak maskapai.
Kondisi ini sontak menimbulkan kekecewaan dan kebingungan di kalangan jemaah yang telah bersiap untuk menjalankan ibadah. Sebagian besar jemaah merupakan warga dari berbagai daerah di Sulsel yang telah menanti lama untuk berangkat.
Pembatalan Mendadak Akibat Eskalasi Konflik
Pihak maskapai penerbangan mengumumkan pembatalan penerbangan tersebut sebagai imbas langsung dari serangan yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Insiden ini memicu kekhawatiran akan keselamatan penerbangan di wilayah udara Saudi.
Serangan tersebut tidak hanya berdampak pada operasional bandara di Riyadh, tetapi juga menimbulkan eskalasi politik yang signifikan di kawasan Timur Tengah. Situasi keamanan yang memburuk ini menjadi pertimbangan utama maskapai dalam mengambil keputusan pembatalan.
Para jemaah yang sudah berada di bandara sejak pagi hari harus menelan pil pahit. Mereka berharap ada solusi cepat dari pihak maskapai dan pemerintah agar jadwal keberangkatan mereka bisa segera dipastikan kembali.
Intinya
- Ratusan jemaah umrah telantar di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar akibat pembatalan penerbangan.
- Pembatalan dilakukan oleh maskapai karena serangan Houthi di Bandara Riyadh, Arab Saudi.
- Eskalasi politik akibat serangan tersebut memicu kekhawatiran keselamatan penerbangan.
Nasib Jemaah yang Terkatung-katung
Suasana di area keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar terlihat ramai namun penuh kecemasan. Sebagian jemaah memilih duduk di kursi tunggu, sementara yang lain mencoba mencari informasi lebih lanjut dari petugas maskapai.
Beberapa jemaah mengungkapkan kekecewaan mereka karena persiapan matang yang telah dilakukan, termasuk urusan administrasi dan biaya, kini menjadi sia-sia akibat pembatalan mendadak ini. Mereka berharap ada kompensasi atau penjadwalan ulang yang jelas.
Pihak maskapai berjanji akan terus memantau perkembangan situasi di Arab Saudi dan akan segera memberikan informasi terbaru mengenai penjadwalan ulang penerbangan. Namun, belum ada kepastian kapan jemaah bisa kembali diberangkatkan.
Kerap Ditanyakan
T: Mengapa penerbangan jemaah umrah dibatalkan?
J: Penerbangan dibatalkan karena adanya serangan Houthi yang menyasar Bandara Riyadh, Arab Saudi, yang menimbulkan kekhawatiran eskalasi politik dan keselamatan penerbangan.
T: Apa yang dilakukan pihak maskapai terhadap jemaah yang telantar?
J: Pihak maskapai berjanji akan terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru mengenai penjadwalan ulang penerbangan, namun belum ada kepastian jadwal.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























