Senin, 2 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan

Penyebab banjir kayu gelondongan Sumatera

by Redaktur
01/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 5 mins read
A A
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Wartakita.id, SUMATERA – Video viral yang memperlihatkan ribuan batang kayu gelondongan menghantam jembatan dan rumah warga di Tapanuli dan Padang pada akhir November 2025 bukanlah adegan film bencana. Itu adalah realitas pahit dari kondisi ekologis Sumatera saat ini.

Banjir bandang ini membawa pesan yang jelas: hutan kita sedang sakit parah. Artikel ini akan menelusuri data di balik bencana tersebut dan menjawab pertanyaan besar: dari mana datangnya kayu-kayu itu?

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Wartakita.ID (@wartakita.id)

1. Jejak Deforestasi dalam Angka

Data tidak berbohong. Berdasarkan laporan Global Forest Watch, Provinsi Sumatera Utara telah kehilangan sekitar 1.6 juta hektare tutupan pohon sejak tahun 2000 hingga 2024. Itu setara dengan hilangnya 28% pelindung alami kita. Tahun 2024 bahkan mencatat lonjakan deforestasi yang signifikan.

Ketika hutan di hulu digunduli untuk perkebunan sawit atau tambang, tanah kehilangan kemampuannya untuk menyerap air. Hutan yang dulu bertindak sebagai spons raksasa kini berubah menjadi hamparan tanah padat yang meluncurkan air hujan langsung ke sungai.

2. Misteri Kayu Gelondongan

Investigasi Kementerian Kehutanan menyebut kayu tersebut berasal dari sisa penebangan di Areal Penggunaan Lain (APL). Namun, volume yang begitu masif mengindikasikan adanya akumulasi sisa tebangan yang tidak terkelola bertahun-tahun, atau bahkan praktik pembalakan liar yang “mencuci” kayu dari hutan lindung.

Kayu-kayu ini menjadi proyektil mematikan. Saat hujan badai turun, mereka terbawa arus, menyumbat aliran sungai, membentuk bendungan alami, dan ketika jebol, melepaskan air bah dengan kekuatan penghancur yang mengerikan.

3. Hutan vs Sawit: Perbandingan Hidrologis

Mengapa sawit tidak bisa menggantikan fungsi hutan? Secara hidrologis, perkebunan sawit memiliki kemampuan menyerap air (infiltrasi) yang jauh lebih rendah dibanding hutan alam.

Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - image 1

Tanah di perkebunan sawit seringkali padat akibat aktivitas panen, sehingga air hujan lebih banyak menjadi aliran permukaan (runoff). Studi menunjukkan koefisien aliran di kebun sawit bisa 10 kali lebih tinggi dari hutan. Inilah sebabnya mengapa sungai-sungai di Sumatera kini begitu cepat meluap.

Hujan adalah Buatan Alam dan Banjir adalah Buatan Manusia 

Banjir November 2025 adalah “banjir buatan manusia”. Solusinya bukan hanya membangun tanggul beton, tetapi mengembalikan pohon ke hulu. Moratorium penebangan hutan alam dan restorasi daerah aliran sungai adalah harga mati jika kita ingin mencegah Sumatera tenggelam di masa depan.

Baca lengkap laporan penelitian literatur online dibantu AI yang menyimpulkan bahwa Siklon Senyar bukanlah anomali tunggal, melainkan peringatan dini dari perubahan rezim iklim tropis. Di sisi lain, banjir kayu gelondongan adalah bukti forensik dari salah urus bentang alam Sumatera.

Tanpa intervensi segera—melalui moratorium konversi hutan, penegakan hukum lingkungan yang keras, dan revitalisasi kearifan lokal—Sumatera menghadapi risiko menjadi wilayah yang semakin tidak layak huni akibat bencana hidrometeorologi yang berulang dan semakin intens.

Rekomendasi dalam laporan ini diharapkan menjadi peta jalan bagi pemulihan keseimbangan ekologis dan keselamatan masyarakat di masa depan.

BACA JUGA:

Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial

Banjir Susulan Hantam Sumatera: Pidie Jaya Terendam Lumpur, Agam Kembali Mengungsi

Respons Banjir Sumbar: KLH Segel 5 Tambang di Hulu Batang Kuranji, Izin Lingkungan Dipertanyakan

UPDATE Banjir Bandang dan Longsor Sumatra: 995 Tewas, 226 Hilang Saat Evakuasi Berlanjut

Aceh Tamiang Berlahan Pulih: Alat Berat Bersihkan Lumpur Pasca-Banjir

Tags: banjir bandang Tapanulidampak sawit vs hutandata Global Forest WatchDeforestasi Sumatera Utara 2025Penyebab banjir kayu gelondongan SumateraSenyarSiklon SenyarSiklon Tropis Senyar
Share14Tweet9Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Banjir Subang: Ribuan Rumah Terendam, Pemkab Dirikan Dapur Umum dan Pantau Tanggul

31/01/2026
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

30/01/2026
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Update Longsor Bandung Barat: 34 Korban Teridentifikasi, Identitas 4 Jenazah Baru Dirilis

29/01/2026
paccerakkang banjir cr

Banjir Langganan Depan RSUD Bekasi: Akses Vital Terancam, Warga Resah Menanti Solusi Tuntas

29/01/2026
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta: Hujan Sedang Mengintai 29-30 Januari 2026

29/01/2026
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Longsor Bandung Barat Renggut Nyawa: Kombinasi Alam dan Manusia Picu Bencana Maut, Puluhan Hilang

28/01/2026
Wartakita Seismograf Gempa 4

Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Pacitan Hingga Bali, 4,5 di Bantul

27/01/2026
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Badai Musim Dingin Landa AS: Jutaan Tanpa Listrik, Ribuan Penerbangan Dibatalkan, Enam Tewas

27/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Demo Pemekaran Luwu Berujung Kelangkaan BBM dan Lonjakan Harga di Luwu Raya

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Banjir Langganan Depan RSUD Bekasi: Akses Vital Terancam, Warga Resah Menanti Solusi Tuntas

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • MSCI Bekukan Rebalancing Indeks: Sinyal Darurat Transparansi Kepemilikan Saham Indonesia

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Asap Kuning di Cilegon: Kebocoran Asam Nitrat di PT Vopak Merak Picu Kepanikan Warga, Walikota Turun Tangan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pengunduran Diri Dirut BEI: Contoh Tanggung Jawab Moral (yang Langka) di Tengah Gejolak Pasar Saham Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Strategi Jitu Tiket Mudik Lebaran 2026: Raih Diskon Hingga 90% dan Hindari Lonjakan Harga

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Investigasi Lingkungan Banjir Kayu Gelondongan Sumatera 2025: Bukti Nyata Kegagalan Mengelola Hutan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.