Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Banjir Susulan Hantam Sumatera: Pidie Jaya Terendam Lumpur, Agam Kembali Mengungsi

by Redaktur
28/12/2025
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
AI Image: Banjir Susulan Hantam Sumatera: Pidie Jaya Terendam Lumpur, Agam Kembali Mengungsi

BANDA ACEH, WARTAKITA.ID – Banjir susulan kembali menerjang sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pekan ini, menyusul satu bulan setelah banjir bandang dahsyat yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar pada akhir November lalu. Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan Agam, Sumatera Barat, menjadi daerah yang paling terdampak, dengan lumpur tebal, akses terputus, dan ribuan warga terpaksa kembali mengungsi.

Di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, air bah merendam pemukiman warga pada Rabu, 24 Desember 2025. Meskipun air telah surut, material lumpur tebal yang terbawa arus menjadi masalah utama yang menghambat pemulihan. Hingga Sabtu, 27 Desember 2025, dua desa di Kecamatan Meureudu, yakni Gampong Dayah Husein dan Gampong Mancang, masih sulit diakses karena tingginya endapan lumpur.

“Lumpurnya masih tinggi,” ujar Khairul Fahmi, seorang relawan di Pidie Jaya, saat dihubungi Wartakita.id pada Sabtu lalu. Banjir ini terjadi akibat meluapnya Sungai Keude Meureude dan Ule Gule setelah hujan deras mengguyur Pidie Jaya hampir sepanjang hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Fahmi menjelaskan bahwa warga sempat mengungsi ke jalan raya di dataran yang lebih tinggi, meninggalkan rumah-rumah mereka yang berlokasi lebih rendah. Tiga hari pascabanjir, sebagian keluarga telah kembali ke kediaman masing-masing. Namun, tidak sedikit pula yang masih bertahan di tenda pengungsian, menghadapi kesulitan menembus medan yang masih terendam lumpur.

Berdasarkan data yang dihimpun relawan, setidaknya 32 desa dari 5 kecamatan di Pidie Jaya terdampak banjir susulan ini. Kondisi rumah warga yang sempat dibersihkan secara manual, kini kembali kotor akibat endapan lumpur baru. Ironisnya, Fahmi juga mencatat adanya masyarakat yang sengaja menunda pembersihan rumah mereka lantaran kekhawatiran banjir akan kembali datang, mengingat curah hujan yang masih tinggi memicu meluapnya air sungai.

Selain Pidie Jaya, banjir susulan pada Rabu, 24 Desember 2025, juga sempat melumpuhkan ruas jalan Takengon–Bireuen Aceh, khususnya di kawasan Tenge Besi dan Umah Besi. Namun, kedua ruas jalan vital tersebut kini telah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda enam setelah air surut.

Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, Ilham Abdi, mengonfirmasi bahwa banjir susulan tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi. “Sudah dilakukan normalisasi sungai, agar kalau hujan lagi tidak menggenangi rumah dan jalan,” kata Ilham saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Kamis, 25 Desember 2025. Menurutnya, banjir pada hari Rabu itu berlangsung singkat, tidak sampai dua jam, dan debit air sungai kembali normal setelah hujan berhenti.

Di wilayah Sumatera Barat, banjir susulan turut melanda Agam. Pada Jumat, 26 Desember 2025, genangan air sungai masih terlihat di badan jalan pascabanjir bandang susulan yang terjadi di Nagari Maninjau. Banjir susulan di Agam terjadi pada Kamis sore, 25 Desember 2025, membawa material lumpur, batu, dan kayu, memaksa warga yang sempat kembali ke rumah untuk kembali mengungsi.

Camat Tanjung Raya, Al Hafid, melaporkan bahwa banjir susulan ini mengakibatkan puluhan rumah di Nagari Maninjau tergenang air bercampur lumpur dan bebatuan. “Air disertai material lumpur berbatuan menerjang puluhan rumah di Jorong Pasar Maninjau termasuk jalan penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi,” kata Al Hafid pada Kamis, seperti dikutip Antara.

Ia menambahkan, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan rumah di sepanjang aliran Sungai Batang Aia Pisang. Pemerintah kecamatan dan nagari masih terus melakukan pendataan dampak bencana ini. “Tidak ada korban jiwa dan rumah rusak sedang dalam pendataan,” tegas Al Hafid, seraya mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Pacitan, Getaran Terasa Hingga Malang dan Sekitarnya

Banjir Bandang dan Longsor Perbatasan Nepal-Tiongkok: 392 Nyawa Melayang, Ribuan Masih Hilang

Karhutla Sulsel: 112 Titik Api Lahap 1.613 Hektare Sepanjang Januari-Agustus 2026

Tags: AGAMBanjir SumateraBanjir Susulan Sumaterabencana alamcurah hujan tinggipengungsianPidie JayaSiklon Tropis Senyar
Share21Tweet13Send

ARTIKEL TERKAIT

MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, berdiri di ruang kerja formal dengan latar belakang kehadiran personel keamanan. Ruangan hanya didekorasi dengan beberapa foto resmi di dinding. Keduanya berdiri dengan posi

Bupati Klaten & Pejabat BPK Ditangkap dalam OTT KPK, Dugaan Suap Proyek & Audit BPK Terungkap

16/10/2026
14 people are being escorted by law enforcement officers in a formal office setting. The background shows a modern office with desks and a conference room door. The scene conveys tension and importanc

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

16/10/2026
14 orang terduga korupsi dana siap pakai untuk bencana di BNPB ditempatkan di ruang konferensi, dihiasi dengan peta negara yang menunjukkan area rawan bencana, sementara petugas KPK melakukan operasi.

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

16/10/2026
Lima orang, termasuk adik kepala BNPB, ditangkap oleh agen KPK di ruang kerja BNPB. Atmosfer tegang dengan perasaan kecepatan. Agen-agen berpakaian formal membawa para tersangka, yang berpakaian santa

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

16/10/2026
Antrean panjang kendaraan di SPBU di Bali dengan warga bermalam di trotoar, lampu malam menyinari antrian yang mengular, menunjukkan kelangkaan BBM meskipun stok klaim aman

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

16/10/2026
A group of ride-sharing drivers discussing new regulations, with various vehicles parked in the background, emphasizing the impact of the Perpres Nomor 27 Tahun 2026 on the transport industry.

Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, diseret oleh petugas KPK saat operasi tindak lanjut. Dia berdiri di ruangan yang minim cahaya dengan latar belakang dokumen resmi dan emblema KPK. Wajahnya menunjukkan rasa

KPK OTT Bupati Klaten dalam Kasus Dugaan Suap dan Manipulasi Audit BPK

16/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Banjir Susulan Hantam Sumatera: Pidie Jaya Terendam Lumpur, Agam Kembali Mengungsi - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Eddy Soeparno: Kepastian Investasi Kunci Transisi Energi Menuju Energi Bersih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.