Kamis, 5 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016

by Redaktur
12/10/2016
in Arsip 2015-2018, Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Arsip

Foto : Ist.

Wartakita, DENPASAR – Lebih dari 1.000 orang berkumpul di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, atau biasa dikenal dengan Lapangan Puputan, Bali. Mereka berkumpul untuk memeriahkan Cultural Carnival atau Karnaval Budaya sebagai rangkaian dari World Culture Forum 2016. Berbagai pertunjukan seni dari Indonesia maupun negara lain tampil di Karnaval Budaya dengan meriah, memperlihatkan ekspresi budaya dan keragaman budaya yang dimiliki dunia.

Karnaval Budaya World Culture Forum 2016 diawali dengan penampilan gadis-gadis Bali yang membawakan tarian tradisional, Tari Sekar Jempiring. Tari Sekar Jempiring adalah tarian maskot Kota Denpasar. Tarian ini mengisahkan tentang keharuman bunga jempiring yang banyak tumbuh di Kota Denpasar, Bali. Warnanya yang putih dan bersih melambangkan pemerintahan Kota Denpasar yang juga bersih dan bekerja dengan baik.
Acara Karnaval Budaya kemudian beranjak ke pembacaan Deklarasi Festival Tari Tradisional dari para peserta International Folk Dance Festival (IFDF), sebuah forum pendukung World Culture Forum 2016. Sekitar seratus peserta IFDF tampil dengan berpakaian khas negara masing-masing saat deklarasi dibacakan oleh Suzie Moya Benitez, perwakilan dari Filipina.

Deklarasi Festival Tari Tradisional merupakan kesepakatan dari 13 negara peserta IFDF, antara lain Kazakhstan, Polandia, Rusia, Italia, Indonesia, dan Thailand. Salah satu poin deklarasinya menyepakati bahwa budaya harus berkelanjutan dan dilestarikan agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid, secara resmi membuka Karnaval Budaya World Culture Forum 2016. Pembukaan Karnaval Budaya ditandai dengan ditembakkannya anak panah Cakra Bhuwana Mandala Budaya oleh Dirjen Kebudayaan. Dalam cerita pewayangan, cakra adalah senjata unggulan dalam berperang untuk membasmi angkara murka. Cakra Bhuwana Mandala Budaya ditembakkan dalam pembukaan Karnaval Budaya sebagai simbol untuk menjaga kedamaian dunia kebudayaan.

Dalam sambutannya Hilmar mengatakan, Karnaval Budaya digelar sebagai rangkaian kegiatan World Culture Forum 2016 untuk mengekspresikan budaya tiap negara yang berbeda-beda. Ia mengaku sempat berbincang-bincang dengan beberapa peserta, dan sama-sama menyepakati bahwa dunia memerlukan lebih banyak lagi wadah untuk mengekspresikan budaya dan ide budaya.

“Pesan kuncinya adalah, bahwa keberagaman adalah bagian dari kehidupan manusia, dan kebudayaan harus bisa menjadi kekuatan kita bersama dalam menjalin persahabatan di dunia,” katanya di Lapangan Puputan, Bali, (11/10/2016).

Setelah dibuka secara resmi, selanjutnya berbagai pertunjukan seni dari Indonesia maupun negara lain tampil secara bergantian di Lapangan Puputan Bali. Dari Indonesia tampil Reog Ponorogo, kesenian khas Jawa Timur. Delegasi Thailand menampilkan Tari Kala, tarian dari wilayah timur laut Thailand. Tari Kala menceritakan kegembiraan muda-muda setelah masa panen selesai. Mereka akan duduk bersama-sama untuk menggosok batok kelapa, lalu menari berpasangan antara laki-laki dan perempuan.

Delegasi dari Kazakhstan menampilkan tari tradisional Kara Zhorga. Tari Kara Zhorga menunjukkan betapa fleksibelnya gerakan penari perempuan Kazakhstan dan kemampuan mereka dalam harmonisasi antara langkah kaki, tangan, dengan iringan musik. Tidak kalah menarik, delegasi Uzbekistan juga tampil menari dengan meriah. Tari yang ditampilkan diambil dari empat wilayah di Uzbekistan, yaitu Bukhara, Horesm, Andijan, dan Fergana, dengan ciri khas masing-masing.

Sedikit berbeda dengan tarian negara lain, delegasi dari Taiwan menampilkan tarian seni bela diri yang terinspirasi dari tokoh Bruce Lee, master kungfu dari Taiwan. Tarian bernafaskan seni bela diri itu ditampilkan untuk memperlihatkan gabungan seni bela diri dan kekuatan kungfu dari sang master kungfu.

Delegasi Italia menawarkan sejarah sebagai bagian dari budaya. Tarian Manfrina yang dibawakan oleh Grup Urbanitas dari Italia, mengisahkan tentang tradisi di pengadilan Renaissance di Italia pada tahun 1700-an. Sejak saat itu, tarian tradisional yang populer di abad ke-17 itu menjadi warisan budaya Italia.

William dan Maia, sepasang penari dari Italia, sempat mengungkapkan kekagumannya akan budaya Indonesia. William mengatakan, Indonesia merupakan negara yang indah. Ia juga menyatakan sangat menyukai musik Indonesia. Sementara Maia, mengaku lebih tertarik dengan agama dan kepercayaan masyarakat Indonesia, serta ritual kepercayaan masyarakat adatnya.

“Dengan masyarakat dan budaya yang dimiliki, kita dapat bersama-sama melakukan pertukaran budaya dan hidup berdampingan di dunia dengan damai,” ujar William mengemukakan harapannya dari forum budaya dunia ini.

BACA JUGA:

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Kapal Phinisi Sharandy of De Seas Tenggelam Dihantam Cuaca Buruk di Perairan Serangan, Bali

BMKG Pantau Bibit Siklon 93S di Selatan Indonesia, Potensi Menguat Menjadi Badai Kategori 1

Ubud International Art Festival 2025: Ketika Gamelan Bertemu Virtual Reality di Jantung Bali

Tags: AgendaBaliKemendikbud
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

05/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Kemkomdigi Luncurkan DARA: Layanan Konseling Digital Gratis Atasi Kecanduan Gim Online

04/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Jim Carrey Ke César Awards: Pernyataan Resmi Bantah Teori ‘Klon’

04/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Iran Menjawab Ancaman Eropa: Klaim Tindakan ‘Murni Bela Diri’ Pasca Serangan Timur Tengah

04/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Menlu Iran: AS Perangi Kami Demi Israel, ‘Israel Firster’ Biang Kerok Korban

04/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

03/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

THR 2026 Wajib Penuh H-7 Lebaran, Ojol Juga Dapat Bonus Spesial

03/03/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

KPK Kembali Beraksi: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT Ketujuh 2026

03/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

    Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    517 shares
    Share 207 Tweet 129
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ironi AI Militer AS: Claude Anthropic Digunakan dalam Serangan Iran, Bertentangan dengan Larangan Trump

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Serangan AS-Israel ke Iran Picu Penutupan Wilayah Udara, Penerbangan Haji dan Umroh Indonesia Tertunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.