Minggu, 8 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya

by Redaktur
30/12/2025
in Berita Terkini, Sosial & Budaya
Reading Time: 3 mins read
A A
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Di setiap perayaan besar, tatkala langit malam bertabur bintang buatan, kita seringkali terpukau oleh gemerlap warna-warni yang meletup-letup. Ya, itulah kembang api, sebuah simfoni visual dan auditori yang telah menghiasi perayaan manusia selama berabad-abad. Namun, di balik keindahannya yang memukau, tersimpan sejarah panjang, sains yang kompleks, dan makna budaya yang mendalam.

Jejak Sang Penemu Awal: Tiongkok Kuno

Kisah kembang api bermula dari tanah Tiongkok kuno, jauh sebelum bangsa Eropa mengenalinya. Diperkirakan sekitar abad ke-2 SM, para alkemis Tiongkok yang sedang bereksperimen mencari ramuan keabadian secara tidak sengaja menemukan bahan peledak yang kemudian menjadi cikal bakal kembang api. Awalnya, penemuan ini lebih banyak digunakan untuk mengusir roh jahat dan memberikan keberuntungan, bukan semata-mata untuk hiburan.

Perkembangan signifikan terjadi pada masa Dinasti Song (960-1279 M). Penemuan bubuk mesiu, campuran unik dari kalium nitrat, sulfur, dan arang, menjadi titik balik. Bahan peledak berdaya ledak rendah ini kemudian dimasukkan ke dalam tabung bambu atau kertas, menciptakan efek suara dan visual yang lebih terkendali dan menarik. Sejak saat itu, kembang api mulai menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai perayaan, seperti Tahun Baru Imlek dan Festival Bulan.

Menjelajah Eropa dan Menjadi Fenomena Global

Perjalanan kembang api tak berhenti di Tiongkok. Pada abad ke-13, para penjelajah dan pedagang membawa rahasia bubuk mesiu dan seni pembuatan kembang api ke Eropa. Bangsa Italia menjadi salah satu pionir dalam mengembangkan teknologi ini, menambahkan unsur-unsur kimia baru untuk menciptakan spektrum warna yang lebih kaya. Hingga abad ke-15, kembang api telah menjadi elemen penting dalam berbagai perayaan bangsawan, acara kenegaraan, dan festival keagamaan di seluruh benua Eropa.

Kembang api, yang kini identik dengan perayaan modern, berakar pada tradisi kuno yang bertujuan melindungi, menghibur, dan merayakan kehidupan.

Sains di Balik Gemerlap Warna

Apa yang membuat kembang api begitu mempesona? Jawabannya terletak pada sains kimia di baliknya. Kembang api bekerja dengan prinsip pembakaran yang menghasilkan cahaya dan panas. Bahan utamanya adalah bubuk mesiu sebagai propelan untuk meluncurkan proyektil ke udara. Di dalam proyektil tersebut terdapat ‘bintang’ yang terbuat dari berbagai campuran bahan kimia.

Setiap warna yang kita lihat berasal dari unsur-unsumya:

  • Merah: Strontium Karbonat
  • Oranye: Kalsium Klorida
  • Kuning: Natrium Nitrat
  • Hijau: Barium Klorida
  • Biru: Tembaga Klorida
  • Ungu: Campuran Strontium (merah) dan Tembaga (biru)

Selain unsur-uns warna, bahan lain seperti magnesium atau aluminium ditambahkan untuk menghasilkan kilau putih terang, sementara berbagai oksidan bertugas memastikan pembakaran berjalan sempurna. Saat kembang api meledak di angkasa, bintang-bintang inilah yang terbakar, melepaskan energi dalam bentuk cahaya sesuai dengan komposisi kimianya.

Kembang Api Sebagai Bahasa Perayaan Universal

Kini, kembang api telah menjadi bahasa universal untuk merayakan momen-momen penting. Dari kembang api spektakuler di Sydney saat menyambut Tahun Baru, hingga festival kembang api megah di Yodogawa, Osaka, Jepang, semuanya menggambarkan kegembiraan, harapan, dan persatuan. Kembang api tidak hanya sekadar pertunjukan visual, tetapi juga simbol perayaan kebersamaan, harapan untuk masa depan yang lebih baik, dan pengingat akan tradisi yang terus hidup.

Jadi, lain kali Anda menyaksikan keajaiban kembang api menerangi langit malam, ingatlah bahwa Anda sedang menyaksikan sebuah warisan berharga yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui sains, seni, dan kebudayaan.

BACA JUGA:

Jenderal Top China Dipecat: Spekulasi Kudeta Mengemuka Pasca Skandal Militer

Zhao Lusi: Dari Puncak Popularitas hingga Kisah Inspiratif Penjual Egg Tart, Kini Kembali ke Dunia Akting

Rahasia Awet Muda: 7 Ritual Kecantikan Tradisional Tiongkok yang Wajib Dicoba

Honor Magic8 RSR Porsche Design Resmi Meluncur: Ketika Supercar Bertemu Teknologi Canggih

Ancaman Trump: Greenland di Persimpangan Jalan, UE Siapkan Sanksi, Dunia Bereaksi

Tags: bubuk mesiuBudayakembang apilarangan kembang apiperayaanpirotekniksainsSejarahtahun barutahun baru 2026Tiongkok
Share13Tweet8Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Terungkap! Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Sumedang dan Penjelasan Bupati Dony Ahmad Munir

08/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Tragedi Jutaan Penerima BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak: Akar Masalah Pemutakhiran Data

08/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS?

08/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Restitusi Pajak KPP Madya Banjarmasin, Sita Rp 1,5 Miliar

07/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Festival Sakura Fujiyoshida Dibatalkan: Ketika Keindahan Alam Tergerus Overtourism

07/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Perjanjian Nuklir Baru: Seruan Trump Pasca Berakhirnya New START Picu Kekhawatiran Perlombaan Senjata

06/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Skandal Suap Bea Cukai: Jalur Merah Diatur, Barang Ilegal Banjiri Indonesia

06/02/2026
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Perjanjian New START Berakhir: Rusia Bebas Batasan Hulu Ledak Nuklir, Ancaman Perlombaan Senjata Mengemuka

06/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    485 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Anomali Nikel Indonesia: Impor Bijih Filipina Membanjir, Produksi Dalam Negeri Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Asap Kuning di Cilegon: Kebocoran Asam Nitrat di PT Vopak Merak Picu Kepanikan Warga, Walikota Turun Tangan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Investasi Rp110 Triliun untuk 6 Proyek Hilirisasi: Mendorong Ekonomi Nasional dan Menciptakan 3.000 Lapangan Kerja

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bareskrim Polri Ungkap ‘Goreng Saham’ Rp467 Miliar, Tiga Tersangka Ditetapkan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.