Minggu, 29 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi

by Redaktur
19/09/2023
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 2 mins read
A A
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Teknik Daisugi adalah teknik hortikultura yang dikembangkan di Jepang pada abad ke-15 pada pohon Cedar atau disebut pohon Aras di Indonesia.

Teknik ini memangkas pohon cedar induk, agar tunas-tunas muda tumbuh tinggi lurus ke atas. Hasilnya adalah pohon cedar yang ramping dan fleksibel, serta padat, menjadikannya pilihan sempurna untuk atap dan balok kayu tradisional.

Sejarah dan Penggunaan

Teknik Daisugi dikembangkan di Kyoto, Jepang, pada abad ke-15. Pohon cedar Kitayama dikenal karena sangat lurus dan tidak memiliki simpul, dan telah diminati sejak abad ke-15. Dengan permintaan yang tinggi dan ruang yang terbatas, para petani hutan menciptakan cara cerdas untuk menumbuhkan lebih banyak kayu dengan menggunakan lahan yang lebih sedikit¹.

Pohon cedar Daisugi dapat dipanen setiap 20 tahun dan dengan pohon dasar yang bisa bertahan ratusan tahun, ada banyak kayu yang bisa dipanen dari satu pohon saja.

Meskipun 20 tahun mungkin terdengar lama, ini sebenarnya lebih cepat dibandingkan dengan penebangan pohon cedar tradisional yang membutuhkan waktu 30 sampai 40 tahun.

Teknik Daisugi

Teknik ini melibatkan pemangkasan berat pada pohon cedar induk, yang mendorong tunas-tunas muda untuk tumbuh ke atas.

Tunas-tunas ini dapat ditanam (untuk membantu mempercepat populasi hutan) atau dipanen. Teknik serupa dapat ditemukan kembali hingga zaman Romawi kuno, yang disebut pollarding, dan di seluruh Eropa — terutama di Inggris — di mana disebut coppicing.

Untuk menjaga pohon tetap bebas simpul, pekerja memanjat batang panjang setiap tiga hingga empat tahun dan dengan hati-hati memangkas cabang-cabang yang berkembang.

Setelah sekitar 20 sampai 30 tahun, satu dari banyak pohon yang tadinya merupakan tunas, akhirnya ditebang seluruhnya.

Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - image 1

Manfaat Lingkungan

Teknik Daisugi, menumbuhkan dan memanen pohon-pohon tinggi, lurus sebagai tunas, bukan pohon lain yang menjadi induk. Tunas-tunas ini memberikan kayu ideal sambil menyelamatkan pohon induk dari tebangan. Ini adalah teknik utama yang dikembangkan di hutan cedar di sekitar Kyoto dan ditanam di dataran pegunungan.

Teknik Daisugi tidak hanya memberikan solusi untuk permintaan kayu yang tinggi, juga membantu pelestarian hutan. Teknik pertanian kuno mengatasi tantangan lingkungan modern.

BACA JUGA:

Selain Minta Maaf, Kepada DLH Makassar PLN Berjanji Pemulihan RTH

Tags: daisugihutanPenebangan Pohon
Share40Tweet25Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang

15/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Banjir Tangerang: Luapan Kali Sabi Lumpuhkan Tol dan Jalan Utama

09/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, BPBD DKI Ingatkan Potensi Dampak di Sejumlah Wilayah Jakarta

08/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Pos Pantau Angke Hulu Naik Siaga 1, BPBD DKI Waspadai Banjir Cengkareng Drain

08/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Banjir Bandang Terjang Lereng Argopuro Jember: Lumpur dan Kayu Luluh Lantakkan Permukiman Warga

04/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

02/03/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian

25/02/2026
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Jabodetabek 23-24 Februari 2026

23/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

    Selamat Jalan, Pak Umar

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Macet Parah GT Parungkuda Tol Bocimi H+3 Idulfitri 2026: Kendaraan Nyaris Tak Bergerak

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ikatek Business Forum 2026: Ratusan Pengusaha Alumni Teknik Unhas Berkumpul di Makassar untuk Sinergi Bisnis

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Tunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Terbang, Soekarno-Hatta Paling Sibuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mengapa Laptop Lawas, Macbook Pro 2014 13 inch Masih Banyak Dicari

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Veda Ega Pratama Ukir Sejarah: Pembalap Indonesia Pertama Podium Moto3 Brasil 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Makassar dan Yokohama Berkolaborasi Menuju Kota Nol Karbon: Fokus pada Transportasi dan Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Menyelamatkan Hutan dengan Teknik Daisugi - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.