Selasa, 11 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Mencegah Virus Nipah Menjadi Pandemi Berikutnya Setelah Covid-19

by Warteknet
19/09/2023
in Kesehatan
Reading Time: 5 mins read
A A
image-1695125899

Photo by Fusion Medical Animation on Unsplash

Virus Nipah (NiV) adalah virus yang berasal dari hewan, hasil penelitian menunjukkan sumber utamanya dari kelelawar dan babi, termasuk virus zoonosis atau dapat menyebar ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di Malaysia pada tahun 1998 dan sejak itu telah menyebabkan beberapa wabah di Asia Tenggara.

Virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi, sekitar 40-75%, membuatnya menjadi ancaman serius bagi kesehatan global.

Melihat dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, penting bagi kita untuk belajar dari pengalaman ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah virus Nipah menjadi pandemi berikutnya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kita lakukan:

1. Memperkuat Sistem Deteksi Dini

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat sistem pendeteksi dini keberadaan virus Nipah. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan deteksi di laboratorium dan memperluas jaringan pemantauan di daerah-daerah yang berisiko tinggi.

Wabah ini telah tercatat hampir setiap tahun di beberapa wilayah Asia sejak saat itu—terutama di Bangladesh dan India.

NiV adalah anggota keluarga Paramyxoviridae, genus Henipavirus. Ini adalah virus zoonosis, artinya virus ini awalnya menyebar antara hewan dan manusia.

Hewan inang reservoir NiV adalah kelelawar buah (genus Pteropus), yang juga dikenal dengan nama Flying Fox.

Mengingat bahwa NiV secara genetik terkait dengan virus Hendra, henipavirus lain yang diketahui dibawa oleh kelelawar, spesies kelelawar dengan cepat dipilih untuk diselidiki dan rubah terbang kemudian diidentifikasi sebagai reservoirnya.

Kelelawar buah yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit ini ke manusia atau hewan lain, seperti babi.

Orang dapat terinfeksi jika mereka melakukan kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi atau cairan tubuhnya (seperti air liur atau urin)—penyebaran awal dari hewan ke manusia ini dikenal sebagai peristiwa limpahan.

2. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang virus Nipah dan cara penularannya. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye penyuluhan yang melibatkan pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat.

Masyarakat perlu diberikan informasi yang akurat dan terpercaya tentang virus ini, termasuk gejala-gejala yang perlu diwaspadai dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan.

Infeksi Virus Nipah dapat menimbulkan gejala ringan yang mirip dengan gejala flu, tetapi bisa juga menimbulkan gejala berat yang berisiko menyebabkan kematian. Saat terinfeksi Virus Nipah, seseorang dapat mengalami beberapa gejala berikut ini :

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sesak napas
  • Muntah

Sementara itu, pada kasus yang parah, infeksi Virus Nipah bisa menyebabkan peradangan pada otak (ensefalitis).

Orang yang menderita ensefalitis akibat infeksi Virus Nipah bisa mengalami gejala berupa mudah mengantuk, sulit fokus dan konsentrasi, serta disorientasi atau tidak bisa mengenal waktu, tempat, dan orang lain, termasuk orang terdekatnya.

3. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan

Menjaga kebersihan dan kesehatan merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran virus Nipah. Masyarakat perlu diingatkan untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker saat berada di tempat umum, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Penularan Virus Nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine. Selain itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa seseorang bisa mengalami gejala infeksi virus ini ketika ia mengonsumsi daging hewan yang terinfeksi Virus Nipah, khususnya yang dimasak kurang matang.

Tidak hanya dari hewan ke manusia, Virus Nipah pun diketahui dapat menular antarmanusia. Seseorang bisa terinfeksi Virus Nipah apabila pernah kontak dengan pasien yang terinfeksi virus tersebut.

BACA JUGA:

RSUP Wahidin Sudirohusodo Perketat Pengamanan Pasca-Insiden Penikaman Pasien di Makassar

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing

Apa Itu Virus Oropouche yang Mewabah di Brasil? Begini Gejalanya

Virus Nipah: Mengenal Karakter, Bahaya, dan Cara Pencegahan

Pandemi Dalam Bingkai Lensa Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar

4. Mengurangi Kontak dengan Hewan yang Berpotensi Menularkan Virus

Karena virus Nipah berasal dari hewan, terutama kelelawar, penting untuk mengurangi kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan virus. Masyarakat perlu diingatkan untuk tidak menyentuh atau memegang hewan liar, terutama hewan yang terinfeksi atau ditemukan mati secara mendadak.

Kita disarankan untuk mengikuti beberapa cara berikut ini untuk mencegah penularan :

  • Hindari kontak dengan kelelawar atau hewan ternak yang berisiko tertular Virus Nipah. Jika perlu, Anda bisa memasang jaring di sekitar rumah untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah.
  • Cuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi serta hindari konsumsi buah atau sayuran yang kotor dan tampak sudah tergigit oleh binatang.
  • Gunakan alat pelindung diri, seperti sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah, saat membersihkan kotoran atau urine hewan.
  • Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan atau orang yang sedang sakit, terutama yang memiliki gejala infeksi Virus Nipah.
  • Hindari konsumsi daging kelelawar atau daging hewan ternak yang dimasak kurang matang.

Meski belum ada laporan kasus infeksi Virus Nipah di Indonesia, Anda tetap perlu waspada karena virus ini mudah menular dari hewan atau orang yang terinfeksi, sehingga dianggap berpotensi menjadi pandemi.

5. Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Respons

Kesiapsiagaan dan respons yang cepat sangat penting dalam menghadapi wabah virus Nipah. Pemerintah dan lembaga kesehatan perlu memiliki rencana tanggap darurat yang jelas dan terkoordinasi, serta meningkatkan kapasitas pengujian dan perawatan pasien.

Mencegah virus Nipah menjadi pandemi berikutnya setelah Covid-19 membutuhkan kerja sama antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, kita dapat mengurangi risiko penyebaran virus ini dan melindungi kesehatan kita semua.

Virus ini terbukti menyebar dari manusia ke manusia, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi NiV menyebabkan pandemi global, dikutip dari laman CDC.gov, Senin (18/9/2023).

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: pandemipencegahanvirus nipah
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Mencegah Virus Nipah Menjadi Pandemi Berikutnya Setelah Covid-19 - Featured

Kolaborasi Perguruan Tinggi Makassar dan Sekitarnya: Unhas, Unsri, Undip Berantas HIV pada Remaja Lewat KITA SEBAYA

09/08/2026
Mencegah Virus Nipah Menjadi Pandemi Berikutnya Setelah Covid-19 - Featured

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pemberantasan TBC di Sulawesi Barat: Pendekatan Pentahelix dan Peran Vital Kepolisian

09/08/2026
img-1779956441-de91edce2192bc9f

Waspada Lonjakan Kolesterol, Asam Urat, dan Darah Pasca Idul Adha: Panduan Nutrisi dan Gaya Hidup

28/05/2026
img-1777645755-f4639f50194ff8b3

Mantan Finalis Puteri Indonesia Terjerat Kasus Dugaan Praktik Dokter Kecantikan Ilegal, Pasien Alami Cacat Permanen

02/05/2026
img-1776554855-61b06b9bfec5bab2

Bahagia Itu Sederhana: 7 Kebiasaan yang Harus Anda Hentikan Demi Kedamaian Batin

19/04/2026
img-1776486673-aaef25c028addae8

Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

18/04/2026
img-1775969506-3fbe3009f9bebce6

Fakta Virus Campak: Penularan Cepat, dan Komplikasi Serius pada Anak

12/04/2026
img-1775788187-fed888550e2605cf

Sembilan Makanan Alami Ampuh Jaga Kesehatan Jantung & Turunkan Kolesterol

10/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Foto-Foto Gerhana Matahari Hibrida dari Merauke Papua Barat

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Makassar Akan Terangi Kota dengan Energi dari Sampah: Proyek PSEL Rp 3 Triliun di TPA Tamangapa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.