Minggu, 14 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi

Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja?

by Warteknet
17/09/2024
in Sains & Teknologi
Reading Time: 4 mins read
A A
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Sekarang setelah kita tahu apa itu Bitcoin, saatnya menyelami bagaimana sistem Bitcoin bekerja. Meskipun terdengar kompleks, Bitcoin menggunakan teknologi yang sederhana namun revolusioner untuk menciptakan jaringan keuangan terdesentralisasi tanpa perantara. Mari kita kupas lebih dalam tentang dua komponen utama yang membuat Bitcoin berjalan: jaringan Bitcoin dan blockchain.

Bagaimana Bitcoin Beroperasi?

Bitcoin adalah mata uang kripto yang dijalankan oleh jaringan peer-to-peer yang terdiri dari ribuan kontributor yang disebut “node”. Node-node ini bertugas memverifikasi dan mencatat transaksi pada buku besar publik yang dikenal sebagai blockchain. Hebatnya, siapa pun di dunia dapat menjadi node dan berpartisipasi dalam jaringan ini, asalkan memiliki akses listrik dan koneksi internet.

Setiap kali seseorang mengirimkan Bitcoin ke pengguna lain, transaksi tersebut disiarkan ke semua node di jaringan, mirip seperti berteriak di ruang terbuka, “Hei semua, saya mengirim 0,5 BTC ke dompet ini!” Proses ini melibatkan penggunaan dompet digital dengan dua kunci kriptografi, yaitu kunci publik dan kunci privat.

Kunci Publik dan Kunci Privat: Bagaimana Bitcoin Terlindungi?

Untuk memahami bagaimana Bitcoin bekerja, Anda perlu tahu dua hal: kunci publik dan kunci privat.

World Cup 2026
  1. Kunci publik adalah alamat yang Anda bagikan ke orang lain agar mereka bisa mengirim Bitcoin ke dompet Anda. Anggap saja seperti alamat rumah yang Anda berikan kepada kurir pengiriman.
  2. Kunci privat adalah kode rahasia yang hanya diketahui oleh Anda. Ini adalah kunci yang digunakan untuk membuka dompet dan mengakses Bitcoin Anda. Jika kunci publik adalah alamat rumah Anda, kunci privat adalah kunci yang membuka pintu depan.

Saat Anda ingin mengirim Bitcoin, transaksi ditandatangani secara digital menggunakan kunci privat Anda, lalu siaran transaksi tersebut diverifikasi oleh node-node di jaringan Bitcoin.

Penambangan Bitcoin: Membuka Blok Baru

Node khusus yang disebut penambang bersaing untuk memecahkan masalah matematika yang rumit dan memenangkan hak untuk menambahkan transaksi baru ke blok di blockchain. Proses ini disebut Proof-of-Work. Penambang menggunakan daya komputasi tinggi untuk membuat hash yang unik menggunakan algoritma SHA-256. Hash ini adalah kode yang benar-benar acak dan sulit ditebak.

Misalnya, jika Anda memberi input kata “Bitcoin” ke SHA-256, hasilnya adalah kode 64 karakter yang unik. Jika Anda mengganti satu huruf saja, seperti “B” menjadi “F”, kode hash yang dihasilkan akan sangat berbeda. Karena itu, penambang mencoba berbagai kombinasi input untuk menemukan hash yang cocok.

Penambang pertama yang berhasil menemukan hash yang benar memenangkan hadiah berupa Bitcoin baru dan menambahkan blok baru ke blockchain. Blok-blok baru ini tercipta kira-kira setiap 10 menit. Sebagai imbalan atas usaha mereka, penambang menerima hadiah blok dan biaya transaksi yang termasuk dalam blok tersebut.

World Cup 2026

Proses “Halving” dan Batas Pasokan Bitcoin

Jumlah Bitcoin yang bisa ditambang tidak tak terbatas. Saat ini, Bitcoin memiliki persediaan maksimal 21 juta koin. Setiap 210.000 blok yang ditambang, hadiah blok akan berkurang setengahnya melalui proses yang disebut halving. Halving ini terjadi setiap empat tahun sekali, yang berarti pasokan Bitcoin akan semakin menipis seiring waktu.

Batasan ini membuat Bitcoin berbeda dari mata uang fiat yang dapat dicetak oleh pemerintah sesuai kebutuhan. Setelah 21 juta Bitcoin beredar, tidak akan ada lagi Bitcoin baru yang dapat ditambang, menjadikannya aset yang langka dan potensial sebagai penyimpan nilai.

Mengapa Blockchain Itu Aman?

Salah satu kekuatan utama dari blockchain Bitcoin adalah keamanannya. Setelah sebuah transaksi ditambahkan ke blockchain, sangat sulit, bahkan hampir mustahil untuk mengubahnya. Karena setiap node di seluruh dunia menyimpan salinan lengkap dari semua transaksi yang pernah terjadi, seorang hacker harus meretas seluruh jaringan Bitcoin secara bersamaan untuk memodifikasi data. Hal ini membuat Bitcoin sangat aman dan transparan.

Kesimpulan Repiw

Cara kerja Bitcoin mungkin terdengar rumit, tapi pada intinya, ia menawarkan sistem keuangan yang terbuka dan terdesentralisasi. Dengan teknologi blockchain dan proses penambangan, Bitcoin menciptakan jaringan yang aman, transparan, dan tanpa perantara. Bagi siapa pun yang tertarik dengan kebebasan finansial dan teknologi masa depan, memahami Bitcoin adalah langkah pertama yang penting. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk terjun ke dunia kripto?

—
Artikel tech repiw.com untuk pembaca wartakita.id

BACA JUGA:

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

UIN Alauddin Makassar: Pustipedia, Revolusi Digital Pengelolaan Data Kampus yang Terintegrasi

Dari ‘Copycat’ Tesla Menjadi Pemasok Teknologi VW: Pelajaran Krusial bagi Industri Otomotif Indonesia

Prabowo dan Lee Jae Myung Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan di Tengah Gejolak Global

Ayaneo Pocket Air Mini x B.Duck: Nostalgia & Inovasi Unik Rayakan Tahun Kuda

Tags: digitalgadgetrepiwteknologiteknologi informasi
Share8Tweet5Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

18/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama dalam 70 Tahun: Investasi EV yang Meleset dan Tantangan Global

16/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Energi Surya dan Baterai Lebih Murah dari Batu Bara: Revolusi Biaya Listrik Indonesia

10/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Misteri Ubur-Ubur di Luar Angkasa: Mengapa NASA Memilihnya untuk Eksperimen Orbit?

10/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Samsung One UI 8.5: Kecanggihan AI dan Fitur Baru yang Mengubah Pengalaman Galaxy

10/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Banjir 80 Cm Lumpuhkan Akses Tol Puri, Jakarta Barat: Kemacetan Parah dan Penanganan Darurat

05/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Anker ‘Thus’: Revolusi AI On-Device, Dari Earbuds Hingga Perangkat Pintar Masa Depan

02/05/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Huawei Nova 15 Max: Baterai 8.500mAh Raksasa Menggebrak Pasar Global 7 Mei 2026

01/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.