Minggu, 5 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi

Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja?

by Warteknet
17/09/2024
in Sains & Teknologi
Reading Time: 4 mins read
A A
repiw-com_cryptocurrency_BTC.jpg

Sekarang setelah kita tahu apa itu Bitcoin, saatnya menyelami bagaimana sistem Bitcoin bekerja. Meskipun terdengar kompleks, Bitcoin menggunakan teknologi yang sederhana namun revolusioner untuk menciptakan jaringan keuangan terdesentralisasi tanpa perantara. Mari kita kupas lebih dalam tentang dua komponen utama yang membuat Bitcoin berjalan: jaringan Bitcoin dan blockchain.

Bagaimana Bitcoin Beroperasi?

Bitcoin adalah mata uang kripto yang dijalankan oleh jaringan peer-to-peer yang terdiri dari ribuan kontributor yang disebut “node”. Node-node ini bertugas memverifikasi dan mencatat transaksi pada buku besar publik yang dikenal sebagai blockchain. Hebatnya, siapa pun di dunia dapat menjadi node dan berpartisipasi dalam jaringan ini, asalkan memiliki akses listrik dan koneksi internet.

Setiap kali seseorang mengirimkan Bitcoin ke pengguna lain, transaksi tersebut disiarkan ke semua node di jaringan, mirip seperti berteriak di ruang terbuka, “Hei semua, saya mengirim 0,5 BTC ke dompet ini!” Proses ini melibatkan penggunaan dompet digital dengan dua kunci kriptografi, yaitu kunci publik dan kunci privat.

Kunci Publik dan Kunci Privat: Bagaimana Bitcoin Terlindungi?

Untuk memahami bagaimana Bitcoin bekerja, Anda perlu tahu dua hal: kunci publik dan kunci privat.

World Cup 2026
  1. Kunci publik adalah alamat yang Anda bagikan ke orang lain agar mereka bisa mengirim Bitcoin ke dompet Anda. Anggap saja seperti alamat rumah yang Anda berikan kepada kurir pengiriman.
  2. Kunci privat adalah kode rahasia yang hanya diketahui oleh Anda. Ini adalah kunci yang digunakan untuk membuka dompet dan mengakses Bitcoin Anda. Jika kunci publik adalah alamat rumah Anda, kunci privat adalah kunci yang membuka pintu depan.

Saat Anda ingin mengirim Bitcoin, transaksi ditandatangani secara digital menggunakan kunci privat Anda, lalu siaran transaksi tersebut diverifikasi oleh node-node di jaringan Bitcoin.

Penambangan Bitcoin: Membuka Blok Baru

Node khusus yang disebut penambang bersaing untuk memecahkan masalah matematika yang rumit dan memenangkan hak untuk menambahkan transaksi baru ke blok di blockchain. Proses ini disebut Proof-of-Work. Penambang menggunakan daya komputasi tinggi untuk membuat hash yang unik menggunakan algoritma SHA-256. Hash ini adalah kode yang benar-benar acak dan sulit ditebak.

Misalnya, jika Anda memberi input kata “Bitcoin” ke SHA-256, hasilnya adalah kode 64 karakter yang unik. Jika Anda mengganti satu huruf saja, seperti “B” menjadi “F”, kode hash yang dihasilkan akan sangat berbeda. Karena itu, penambang mencoba berbagai kombinasi input untuk menemukan hash yang cocok.

Penambang pertama yang berhasil menemukan hash yang benar memenangkan hadiah berupa Bitcoin baru dan menambahkan blok baru ke blockchain. Blok-blok baru ini tercipta kira-kira setiap 10 menit. Sebagai imbalan atas usaha mereka, penambang menerima hadiah blok dan biaya transaksi yang termasuk dalam blok tersebut.

Proses “Halving” dan Batas Pasokan Bitcoin

Jumlah Bitcoin yang bisa ditambang tidak tak terbatas. Saat ini, Bitcoin memiliki persediaan maksimal 21 juta koin. Setiap 210.000 blok yang ditambang, hadiah blok akan berkurang setengahnya melalui proses yang disebut halving. Halving ini terjadi setiap empat tahun sekali, yang berarti pasokan Bitcoin akan semakin menipis seiring waktu.

Batasan ini membuat Bitcoin berbeda dari mata uang fiat yang dapat dicetak oleh pemerintah sesuai kebutuhan. Setelah 21 juta Bitcoin beredar, tidak akan ada lagi Bitcoin baru yang dapat ditambang, menjadikannya aset yang langka dan potensial sebagai penyimpan nilai.

World Cup 2026

Mengapa Blockchain Itu Aman?

Salah satu kekuatan utama dari blockchain Bitcoin adalah keamanannya. Setelah sebuah transaksi ditambahkan ke blockchain, sangat sulit, bahkan hampir mustahil untuk mengubahnya. Karena setiap node di seluruh dunia menyimpan salinan lengkap dari semua transaksi yang pernah terjadi, seorang hacker harus meretas seluruh jaringan Bitcoin secara bersamaan untuk memodifikasi data. Hal ini membuat Bitcoin sangat aman dan transparan.

Kesimpulan Repiw

Cara kerja Bitcoin mungkin terdengar rumit, tapi pada intinya, ia menawarkan sistem keuangan yang terbuka dan terdesentralisasi. Dengan teknologi blockchain dan proses penambangan, Bitcoin menciptakan jaringan yang aman, transparan, dan tanpa perantara. Bagi siapa pun yang tertarik dengan kebebasan finansial dan teknologi masa depan, memahami Bitcoin adalah langkah pertama yang penting. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk terjun ke dunia kripto?

—
Artikel tech repiw.com untuk pembaca wartakita.id

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Hukum Hick-Hyman: Membongkar Rahasia di Balik Keputusan Pengguna (dan Bagaimana Anda Bisa Menguasainya)

23 Juni: Hari Lahirnya Bapak Komputasi, Olimpiade Modern, dan Revolusi Mesin Ketik

Xbox Hadapi Krisis: Ribuan Karyawan Terancam PHK, CEO Akui Keuangan Genting

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

UIN Alauddin Makassar: Pustipedia, Revolusi Digital Pengelolaan Data Kampus yang Terintegrasi

Tags: digitalgadgetrepiwteknologiteknologi informasi
Share8Tweet5Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Intel Core Ultra Gen 3: Perang Arsitektur x86 vs. ARM Makin Panas, Siapa Unggul?

01/07/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

01/07/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Claude 4.5: Sang Arsitek Kode Masa Depan – Mengapa Ia Mengubah Permainan Coding

01/07/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

GitHub Copilot Workspace: Bukan Sekadar AI Pair Programmer, Tapi Revolusi Kolaborasi Kode Otonom

28/06/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Hukum Hick-Hyman: Membongkar Rahasia di Balik Keputusan Pengguna (dan Bagaimana Anda Bisa Menguasainya)

28/06/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Pantau Lingkungan Rumah dari Jauh: Panduan Live Streaming CCTV Tanpa Aplikasi Ribet

26/06/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

25 Juni: Habibie Factor, Jejak Perang Korea, Buku Harian Anne Frank, dan Kepergian Michael Jackson

26/06/2026
Mengupas Teknologi di Balik Bitcoin: Bagaimana Bitcoin Bekerja? - Featured

Oleogelasi: Revolusi Lemak Sehat yang Mengubah Minyak Cair Menjadi Padat Tanpa Kimia Berbahaya

26/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Makeup dan Skincare Gen Z yang Wajib Kamu Tahu

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.