Keputusan FIFA untuk menggelar halftime show perdana di final Piala Dunia 2026 menimbulkan perdebatan sengit terkait potensi pelanggaran terhadap aturan jeda pertandingan yang telah ditetapkan.
- FIFA akan menyelenggarakan halftime show perdana dalam sejarah final Piala Dunia 2026.
- Pertunjukan ini berdurasi sekitar 11 menit, namun waktu persiapan dan pembongkaran panggung diduga akan memperpanjang jeda total hingga 20-30 menit.
- Hal ini berpotensi melanggar Laws of the Game dari IFAB yang mengatur jeda babak pertama maksimal 15 menit.
- Acara ini bertujuan mengumpulkan dana sebesar 100 juta dolar AS untuk pendidikan anak dan program Football for Schools FIFA, dengan artis tampil tanpa honor.
- Preseden serupa terjadi di final Piala Dunia Antarklub dan Copa America sebelumnya dengan jeda yang lebih panjang.
FIFA di Bawah Sorotan Jelang Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan di MetLife Stadium, New Jersey, tidak hanya akan menjadi penentu gelar juara dunia, tetapi juga akan mencatat sejarah dengan adanya halftime show yang pertama kali dalam turnamen ini. Inovasi ini, yang diproduseri oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, akan menampilkan deretan artis internasional ternama seperti Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Madonna, dan BTS, serta karakter dari Sesame Street dan The Muppets. Pertunjukan musik itu sendiri diperkirakan berlangsung sekitar 11 menit.
Aturan Jeda Pertandingan dan Potensi Pelanggaran
Sumber kontroversi utama terletak pada Laws of the Game yang diterbitkan oleh International Football Association Board (IFAB). Regulasi ini secara spesifik menetapkan bahwa jeda babak pertama harus berlangsung selama 15 menit. Lebih lanjut, aturan tersebut menyatakan bahwa durasi jeda “dapat diubah hanya dengan izin wasit.” Meskipun durasi pertunjukan musik terhitung singkat, kekhawatiran muncul terkait waktu tambahan yang dibutuhkan untuk pembangunan dan pembongkaran panggung. Laporan dari The Athletic mengindikasikan target durasi jeda adalah sekitar 20 menit, sementara The Times bahkan menyebutkan jeda bisa mencapai 30 menit, melampaui ketentuan standar.
Preseden dan Perbandingan Durasi Jeda
Model penyelenggaraan pertunjukan musik di tengah jeda pertandingan bukanlah hal baru dalam sepak bola. Sebelumnya, final Piala Dunia Antarklub tahun lalu di stadion yang sama menampilkan penampilan dari Doja Cat, Tems, dan J Balvin selama jeda pertandingan yang memakan waktu 24 menit. Hal serupa juga terjadi pada final Copa America 2024, di mana penampilan Shakira menyebabkan jeda pertandingan antara Argentina dan Kolombia menjadi 26 menit.
Pendapatan Artis dan Misi Amal Global Citizen
Menariknya, para artis yang dijadwalkan tampil pada halftime show final Piala Dunia 2026 tidak akan menerima bayaran atas penampilan mereka. Skema ini mengikuti model yang telah diterapkan pada Super Bowl di Amerika Serikat. Menurut laporan The Athletic, Justin Bieber, Shakira, dan artis lainnya tidak mendapatkan honor karena acara ini diproduksi bersama organisasi amal Global Citizen. Melalui FIFA Global Citizen Education Fund, penyelenggara menargetkan penggalangan dana sebesar 100 juta dolar AS. Dana ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan olahraga bagi anak-anak di seluruh dunia, serta mendukung program Football for Schools milik FIFA. Shakira sendiri telah mengumumkan donasi pribadi sebesar 500.000 dolar AS untuk membantu anak-anak di Venezuela yang terdampak gempa bumi.
Inovasi Lain di Piala Dunia 2026
Selain halftime show, Piala Dunia 2026 akan diwarnai oleh berbagai inovasi lainnya. Hal ini mencakup seremoni sebelum pertandingan, penerapan jeda minum bagi para pemain untuk mengatasi cuaca yang mungkin ekstrem, dan penyesuaian regulasi bagi para wasit. Final turnamen ini juga akan ditutup dengan upacara penutupan yang spektakuler, menampilkan artis seperti Robbie Williams, Laura Pausini, Nicole Scherzinger, dan IShowSpeed. Aktor ternama Hollywood, Tom Cruise, dijadwalkan hadir sebagai tamu spesial, sementara Jennifer Hudson akan mempersembahkan lagu kebangsaan Amerika Serikat.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























