Wartakita.id, Seruyan — Sebuah helikopter water bombing jenis MI-17 milik Penerbad TNI AD dilaporkan jatuh di Perairan Pematang Limau, Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026). Kecelakaan terjadi saat helikopter menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui metode water bombing di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh.
Informasi awal menyebutkan bahwa dari delapan awak di dalam helikopter, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu Mayor CPN Dudi. Sementara itu, Kapten CPN Febri dan Letda CON Frjiz dilaporkan dalam kondisi aman. Letu CPN Hafiz dilaporkan masih berada di dalam helikopter dan tersangkut sabuk pengaman, sementara Serda Heri juga dilaporkan tersangkut di badan helikopter. Pratu Gilang telah berhasil dievakuasi di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Dua awak lainnya, Serka Kadia, mengalami gangguan paru-paru bawaan dan dirawat di RSUD Kuala Pembuang (KLP), sementara Kapten Suganda mengalami luka-luka dan juga dirawat di RSUD KLP.
Intinya
- Helikopter Water Bombing MI-17 Penerbad TNI AD jatuh di Perairan Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
- Kecelakaan terjadi saat menjalankan misi pemadaman karhutla.
- Mayor CPN Dudi meninggal dunia, sementara kondisi awak lainnya bervariasi antara aman, masih di dalam helikopter, dievakuasi, dan dirawat di rumah sakit.
Peristiwa ini menambah duka dalam upaya penanggulangan karhutla yang kerap melanda wilayah Kalimantan Tengah, terutama saat musim kemarau. Helikopter water bombing merupakan salah satu armada vital dalam memadamkan api dari udara, terutama di area yang sulit dijangkau oleh tim darat. Lokasi jatuhnya helikopter di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, yang merupakan habitat orangutan dan kawasan konservasi penting, menambah kompleksitas dalam proses evakuasi dan penanganan pasca-kecelakaan.
Kerap Ditanyakan
T: Jenis helikopter apa yang jatuh?
J: Helikopter jenis MI-17 milik Penerbad TNI AD.
T: Di mana lokasi jatuhnya helikopter?
J: Di Perairan Pematang Limau, Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Kontributor: Redaksi Wartakita
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























