Sabtu, 21 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik

by A. Burhany
22/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Dalam dunia infrastruktur IT, satu detik adalah keabadian. Kita bicara tentang latency, tentang kecepatan transfer data yang harus secepat kedipan mata pada tiap simpul dan cluster wired-wireless, dari backbone hingga distribusi hotspot di kantor kelurahan.

Di kota besar, kita dididik untuk membenci penundaan. Dikejar tenggat, terjebak dalam kalender digital yang penuh sesak, merasa bersalah jika ada satu jam yang terbuang tanpa “menghasilkan” sesuatu. Kita memperlakukan waktu seperti uang yang harus terus dibelanjakan—dan panik jika ada kembalian yang tersisa.

Lalu Ramadan datang dan mengubah hukum fisika yang kita yakini.

Di hari kelima ini, saat tubuh mulai beradaptasi namun rasa haus tetap memberi sinyal yang jujur, kita mulai menyadari satu hal: waktu memiliki berat.

Pernahkah Anda memperhatikan betapa berbedanya bobot lima menit di jam sepuluh pagi dengan lima menit sebelum azan Magrib? Di jam sepuluh, lima menit berlalu tanpa jejak di balik tumpukan surel. Tapi di pukul 17.55, lima menit terasa seperti pendakian yang curam. Setiap detik berdenyut di urat nadi.

Kita tidak lagi menghabiskan waktu. Kita merasakan waktu.

Para petani di pedesaan tidak terlalu sering melirik jam tangan. Waktu mereka melingkar dan organik—mereka membacanya lewat pergeseran bayangan pohon, perubahan warna langit menjelang sore. Bagi mereka, menunggu bukan pemborosan. Menunggu adalah bagian dari ibadah menanam.

Mereka tahu bahwa mempercepat waktu adalah kemustahilan. Maka yang mereka lakukan adalah menghuni setiap detiknya dengan sabar.
Puasa memaksa kita—manusia urban yang gila kecepatan—untuk kembali ke ritme itu. Berhenti membunuh waktu, dan mulai menghargai detik.

Dalam hari-hari biasa, kita jarang benar-benar ada. Kita makan siang sambil memikirkan rapat jam tiga. Kita tidur sambil memikirkan cicilan bulan depan. Kita hidup di masa depan atau masa lalu, dan membiarkan saat ini berlalu begitu saja tanpa sempat disentuh.

Tapi di detik-detik menjelang berbuka, konsentrasi kita mencapai puncaknya. Mata menatap gelas air. Telinga menajam menunggu suara azan. Batin bergetar dalam doa atau sekadar harap. Inilah yang disebut para filsuf sebagai kairos—momen di mana waktu tidak lagi sekadar angka, melainkan kualitas kehadiran.

Kita hadir sepenuhnya. Utuh.

Bagi kawan-kawan yang tidak berpuasa, latihan ini tetap relevan. Berapa kali dalam sehari kita benar-benar sadar bahwa kita sedang bernapas? Berapa kali kita menyesap teh hangat tanpa satu mata melirik gawai?

Menghargai detik berarti menyadari bahwa hidup adalah rangkaian sekarang yang tak pernah berulang.

Jika detik-detik berbuka adalah cicipan dari kebahagiaan bertemu Tuhan, maka momen-momen terakhir sebelum azan adalah saat jarak antara kita dan Sang Pencipta terasa paling tipis. Kita bukan sekadar menghitung waktu karena lapar. Kita sedang menikmati puncak dari sebuah penantian—dan penantian itu sendiri adalah bagian dari keindahannya.

Hari ini, mari berhenti sejenak dari obsesi menjadi produktif. Mari belajar untuk sekadar ada.

Rasakan beratnya detik. Dengarkan langkah waktu yang lambat. Sadari bahwa setiap saat yang kita lalui dengan kesadaran adalah perjumpaan kecil dengan kebenaran.

Sebab bukan jumlah tahun yang menentukan kualitas hidup—melainkan berapa banyak detik yang berhasil kita huni dengan penuh cinta dan kesadaran.

Selamat menghuni waktu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Esai Ramadan #23: Ganjil yang Genap dan Arsitektur Keseimbangan

12/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.