Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini yang patut menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk kita di Makassar. Tiga hari ke depan diprediksi akan diwarnai oleh potensi cuaca ekstrem.
Detail Prakiraan dan Potensi Bencana
Periode peringatan ini mencakup hingga tanggal 14 April 2026. Fokus utama adalah potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Toraja Utara. Sebagai seorang yang bertugas memantau dinamika cuaca, saya menekankan bahwa kondisi hujan lebat ini merupakan embrio bagi terjadinya bencana hidrometeorologi.
Ancaman Banjir dan Longsor Meningkat
Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, fenomena hujan lebat yang diprediksi tersebut sangat berpotensi memicu terjadinya banjir dan tanah longsor. Daerah-daerah yang secara historis maupun geografis rawan terhadap bencana ini harus meningkatkan kewaspadaan ekstra. Pengalaman lapangan menunjukkan bahwa persiapan yang matang adalah kunci utama dalam mitigasi bencana.
Angin Kencang di Wilayah Selatan
Selain potensi hujan lebat, peringatan juga mencakup potensi angin kencang yang diperkirakan akan melanda wilayah selatan Sulsel pada tanggal 13 hingga 14 April 2026. Kecepatan angin yang meningkat dapat menambah risiko kerusakan dan membahayakan aktivitas luar ruangan.
Prakiraan Cuaca Harian yang Perlu Dicermati
12 April 2026
- Pagi Hari: Umumnya akan diawali dengan cuaca cerah berawan.
- Siang hingga Sore Hari: Berpotensi terjadi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan.
- Malam Hari: Diprediksi berawan dengan kemungkinan hujan ringan di wilayah Luwu Timur dan Luwu Utara.
- Dini Hari: Hujan ringan berpeluang muncul di Bone, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Sinjai, dan Wajo.
Kondisi Cuaca Umum di Sulsel
Secara umum, BMKG mencatat suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, mencapai 70 hingga 100 persen. Kecepatan angin cenderung normal, berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam, dengan arah dominan dari utara ke timur.
Imbauan Penting dari BMKG untuk Masyarakat
Sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko, BMKG memberikan imbauan yang sangat krusial:
- Tingkatkan Kewaspadaan: Selalu siaga dan peka terhadap perubahan cuaca di lingkungan sekitar.
- Bersihkan Saluran Air: Pastikan drainase dan saluran air di rumah maupun lingkungan sekitar bersih dari sampah agar aliran air lancar dan meminimalkan risiko banjir.
- Hindari Daerah Rawan Bencana: Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya hindari bepergian ke area yang dikenal rawan banjir atau longsor.
- Amankan Barang Penting: Simpan dokumen penting, barang berharga, dan perlengkapan darurat di tempat yang aman dan mudah dijangkau jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
- Pantau Informasi Resmi: Terus pantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Informasi akurat adalah langkah awal antisipasi yang paling efektif.
Bapak, Ibu, dan Saudara, keselamatan adalah prioritas utama. Dengan kewaspadaan dan langkah antisipatif yang tepat, kita dapat meminimalkan dampak dari potensi cuaca ekstrem ini.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: M. Ridham























