Rabu, 3 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Blokade Warga Dibuka Petugas

by Pewarta Warga
26/05/2016
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
Blokade Warga Dibuka Petugas - Arsip

blokade warga dibuka petugas

Wartakita, PALOPO – Situasi sempat menegang kemarin (25/5) saat Polisi dan TNI melakukan penyisiran dilengkapi meriam air menemukan blokade yang dibuat warga menutupi jalan Trans Sulawesi. Warga yang mengira aparat datang untuk mengeksekui lahan, bukan untuk melakukan penyisiran berbondong-bondong datang menghadang. Sempat terjadi ketegangan, namun petugas dan warga masih bisa menahan diri.

Polisi yang ingin membuka blokade jalan dan warga yang bertahan sempat memacetkan jalan Trans Sulawesi hingga beberapa kilometer dari kedua arah. Penyisiran yang dilakukan petugas keamanan tni dan polri menyingkirkan puluhan kubik batu dan kayu yang terpasang disepanjang jalan Trans Sulawesi. Ratusan kendaraan yang akan melintas dari dua arah lumpuh total selama beberapa jam.

Meski eksekusi lahan seluas 25, 5 hektar belum dilakukan namun warga tetap bertahan untuk menolak eksekusi. Menurut warga Sampoddo, Nani mengatakan bahwa mereka akan tetap bertahan meski eksekusi besok akan dilakukan.

“Apapun resikonya, kami akan tetap bertahan, meski nyawa taruhannya, karena lahan ini adalah lahan leluhur kami,” Kata salah seorang warga setelah kondisi mulai kondusif.

Bentrokan atau penolakan keputusan pengadilan pada kasus sengketa lahan dengan turun ke jalan masih jamak terjadi di negeri kita. Bukan tanpa sebab bila pintu banding ke pengadilan tinggi hingga ke Mahkamah Agung tidak menjadi pilihan pihak yang bersengketa. Saluran-saluran resmi yang mestinya bisa dipakai warga atau pihak-pihak yang bersengketa seolah tidak dilirik, pemaksaan masih menjadi pilihan utama ketimbang dialog.

Kasus sengketa lahan di Luwu Timur berbeda dengan di Sumatera Barat, di Makassar, atau di Papua, setiap daerah memiliki keunikannya masing-masing.

Di Palopo dan Luwu Timur, berdasarkan pengalaman salah seorang kontributor wartakita saat terlibat di proyek pembangunan infrastruktur jaringan listrik di Bonebone – Mangkutana, sengketa lahan memang rawan terjadi karena hubungan yang tadinya rukun dan baik antara pemilik lahan dan warga yang tinggal dan menetap di atasnya mengalami pergeseran dan sudah berganti beberapa keturunan.

Secara de-facto dan de-jure tanah-tanah dikuasai oleh beberapa orang bangsawan sejak sebelum jaman Kolonial. Setelah Belanda masuk hingga ke pedalaman Luwu, beberapa di antara mereka memiliki surat resmi bukti kepemilikan dari pemerintahan kolonial Belanda. Warga yang tinggal di atas tanah mereka dahulu adalah petani penggarap, pekerja kebun dan peternak yang berbagi hasil dengan pemilik lahan. Rukun dan saling menguntungkan.

Hingga tahun 1994, masih banyak kantor-kantor pemerintahan yang berdiri di atas tanah mereka dengan ijin pemilik lahan. Tidak sedikit yang mewakafkan tanahnya untuk dijadikan fasilitas umum, seperti jalan, sekolah, rumah ibadah dan kantor. Dan tidak sedikit warga yang tadinya diberi hak guna pakai, lalu pada keturunun ke sekian mulai merasa memiliki. Namun sepelik apapun asal saling membuka pintu dialog, tidak ada silang pendapat yang tidak bisa terselesaikan.

Bila berdasarkan temuan kontributor wartakita di kota Palopo, Amir. Penolakan warga saat ini disebabkan oleh tidak jelasnya obyek dalam amar putusan. (Amir)

BACA JUGA:

Tragedi Makassar: Tersangka Pencabulan Gadis 12 Tahun Terancam Hukuman Mati dengan Pasal Berlapis

Pemkab Wajo Cetak Sejarah: Opini WTP ke-15 Berturut-turut Bukti Keuangan Prima

Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

Konsistensi Cemerlang Pemkot Makassar: Opini WTP Kelima Kali Bukti Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

Tags: Eksekusi LahanPalopoPewarta WargaSulawesi Selatan
Share7Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Makassar Half Marathon 2026: Optimisme Menggeliatkan Ekonomi Lokal dan Merajut Gaya Hidup Sehat

29/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Iduladha 1447 H: Muhammadiyah Makassar Berkurban Ratusan Hewan, Daging Tiba di Wilayah Marginal

29/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Pemkab Wajo Cetak Sejarah: Opini WTP ke-15 Berturut-turut Bukti Keuangan Prima

29/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Pelindo Regional 4 Tebar Kebaikan Iduladha 2026: 35 Sapi Kurban untuk Pekerja Pelabuhan dan Masyarakat Makassar

28/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

28/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

28/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Idul Adha di Makassar: Walikota Saksikan Pemotongan Sapi Kurban Presiden Prabowo

27/05/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Konsistensi Cemerlang Pemkot Makassar: Opini WTP Kelima Kali Bukti Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

26/05/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kiai Padepokan Padang Ati Ditangkap: Nasib Ratusan Santriwati Menjadi Sorotan

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aturan Baru Devisa Hasil Ekspor Diterapkan: Rupiah Menguat Sementara, Evaluasi Jangka Panjang Ditunggu

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Half Marathon 2026 Sukses Besar: Gairahkan Ekonomi Lokal Hingga Triliunan Rupiah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gaji ke-13 2026: 2 Kategori ASN, TNI, Polri Dicoret dari Daftar Penerima

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.