Rabu, 22 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Blokade Warga Dibuka Petugas

by Pewarta Warga
26/05/2016
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
Blokade Warga Dibuka Petugas - Arsip

blokade warga dibuka petugas

Wartakita, PALOPO – Situasi sempat menegang kemarin (25/5) saat Polisi dan TNI melakukan penyisiran dilengkapi meriam air menemukan blokade yang dibuat warga menutupi jalan Trans Sulawesi. Warga yang mengira aparat datang untuk mengeksekui lahan, bukan untuk melakukan penyisiran berbondong-bondong datang menghadang. Sempat terjadi ketegangan, namun petugas dan warga masih bisa menahan diri.

Polisi yang ingin membuka blokade jalan dan warga yang bertahan sempat memacetkan jalan Trans Sulawesi hingga beberapa kilometer dari kedua arah. Penyisiran yang dilakukan petugas keamanan tni dan polri menyingkirkan puluhan kubik batu dan kayu yang terpasang disepanjang jalan Trans Sulawesi. Ratusan kendaraan yang akan melintas dari dua arah lumpuh total selama beberapa jam.

Meski eksekusi lahan seluas 25, 5 hektar belum dilakukan namun warga tetap bertahan untuk menolak eksekusi. Menurut warga Sampoddo, Nani mengatakan bahwa mereka akan tetap bertahan meski eksekusi besok akan dilakukan.

“Apapun resikonya, kami akan tetap bertahan, meski nyawa taruhannya, karena lahan ini adalah lahan leluhur kami,” Kata salah seorang warga setelah kondisi mulai kondusif.

Bentrokan atau penolakan keputusan pengadilan pada kasus sengketa lahan dengan turun ke jalan masih jamak terjadi di negeri kita. Bukan tanpa sebab bila pintu banding ke pengadilan tinggi hingga ke Mahkamah Agung tidak menjadi pilihan pihak yang bersengketa. Saluran-saluran resmi yang mestinya bisa dipakai warga atau pihak-pihak yang bersengketa seolah tidak dilirik, pemaksaan masih menjadi pilihan utama ketimbang dialog.

Kasus sengketa lahan di Luwu Timur berbeda dengan di Sumatera Barat, di Makassar, atau di Papua, setiap daerah memiliki keunikannya masing-masing.

Di Palopo dan Luwu Timur, berdasarkan pengalaman salah seorang kontributor wartakita saat terlibat di proyek pembangunan infrastruktur jaringan listrik di Bonebone – Mangkutana, sengketa lahan memang rawan terjadi karena hubungan yang tadinya rukun dan baik antara pemilik lahan dan warga yang tinggal dan menetap di atasnya mengalami pergeseran dan sudah berganti beberapa keturunan.

Secara de-facto dan de-jure tanah-tanah dikuasai oleh beberapa orang bangsawan sejak sebelum jaman Kolonial. Setelah Belanda masuk hingga ke pedalaman Luwu, beberapa di antara mereka memiliki surat resmi bukti kepemilikan dari pemerintahan kolonial Belanda. Warga yang tinggal di atas tanah mereka dahulu adalah petani penggarap, pekerja kebun dan peternak yang berbagi hasil dengan pemilik lahan. Rukun dan saling menguntungkan.

Hingga tahun 1994, masih banyak kantor-kantor pemerintahan yang berdiri di atas tanah mereka dengan ijin pemilik lahan. Tidak sedikit yang mewakafkan tanahnya untuk dijadikan fasilitas umum, seperti jalan, sekolah, rumah ibadah dan kantor. Dan tidak sedikit warga yang tadinya diberi hak guna pakai, lalu pada keturunun ke sekian mulai merasa memiliki. Namun sepelik apapun asal saling membuka pintu dialog, tidak ada silang pendapat yang tidak bisa terselesaikan.

Bila berdasarkan temuan kontributor wartakita di kota Palopo, Amir. Penolakan warga saat ini disebabkan oleh tidak jelasnya obyek dalam amar putusan. (Amir)

BACA JUGA:

Makassar Digitalisasi Data Bansos: Langkah Kunci Menuju Penyaluran Tepat Sasaran

Omzet UMKM Sidrap Meroket: Kisah Sukses Turnamen Domino Bupati Cup II

Sulawesi Selatan Mendesak Regulasi Tegas: Kompensasi Platform Digital untuk Konten Berita Demi Keberlanjutan Jurnalisme Faktual

MTQ XXXIV Sulsel: Memperkuat Kecintaan Al-Qur’an dan Syiar Islam di Bumi Maros

MTQ XXXIV Sulsel 2026 Dibuka Virtual: Harapan Menag untuk Kebangkitan Prestasi Nasional dari Bumi Celebes

Tags: Eksekusi LahanPalopoPewarta WargaSulawesi Selatan
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

21/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Makassar Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah: Transisi ke Sanitary Landfill dan Inovasi Teknologi

21/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Pete-pete Laut Makassar: Konektivitas Baru untuk Pulau, Beroperasi Mei-Juni 2026

20/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

20/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Kemenag Sulsel 100% Siap Luncurkan Haji 2026: 16.750 Jemaah dari 8 Provinsi Menanti di Embarkasi Makassar

20/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Makassar Digitalisasi Data Bansos: Langkah Kunci Menuju Penyaluran Tepat Sasaran

19/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Selamatkan Potensi Wisata Bukit Paralayang Barru

19/04/2026
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Maros Sabet Juara Umum MTQ ke-34 Sulsel: Konsistensi dan Pembinaan Jadi Kunci Keberhasilan

19/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

    Trik Makeup Tipis & Natural untuk Sekolah Anti Razia Guru

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sudah Dapat Video Anu? Jangan Sebarkan!

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Begini Cara Camatan Panakkukang Cegah Banjir

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Foto SBY dan Boediono masih terpasang di ruang kelas siswa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pete-pete Laut Makassar: Konektivitas Baru untuk Pulau, Beroperasi Mei-Juni 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Taro Waterpark CitraLand Tallasa City: Sensasi Petualangan Air Terbaru untuk Keluarga Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Blokade Warga Dibuka Petugas - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.