Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menjadi tuan rumah strategis bagi Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai dalam sebuah kegiatan studi tiru yang berfokus pada penguatan kelembagaan bahasa. Inisiatif ini menegaskan komitmen institusi pendidikan Muhammadiyah untuk saling belajar dan memperkuat praktik terbaik.
Poin Penting
- Unismuh Makassar menyambut delegasi UIAD Sinjai untuk studi tiru penguatan lembaga bahasa.
- Acara dilaksanakan pada 20 Januari 2025 di Aula Lontara Meeting Room, Unismuh Makassar.
- Fokus utama adalah berbagi praktik terbaik dan memperkuat jejaring kelembagaan antarperguruan tinggi Muhammadiyah.
- Pengelolaan lembaga bahasa dinilai krusial untuk mendukung visi universitas menuju *world ranking university*.
- Kolaborasi ini diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA).
Kolaborasi Strategis Penguatan Lembaga Bahasa
Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (LP2B) secara resmi menyambut kunjungan studi tiru dari Lembaga Bahasa Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Januari 2025, ini bukan sekadar forum pertukaran informasi, melainkan sebuah langkah konkret dalam memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah.
Acara yang digelar di Aula Lontara Meeting Room, Gedung Iqra Unismuh Makassar, diawali dengan pemaparan mendalam mengenai pentingnya komitmen, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam amanah kelembagaan. Dr. Muh. Amin, S.Ag., M.M., QPOA., Ketua Divisi Perkaderan dan Transformasi Unismuh Makassar, menekankan esensi nilai-nilai tersebut, khususnya dalam konteks penguatan pendidikan dan dakwah.
Peran Krusial Lembaga Bahasa dalam Visi Universitas
Prof. Sulfasyah, M.A., Ph.D., Ketua LP2B Unismuh Makassar, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran delegasi UIAD Sinjai. Ia menyoroti peran strategis lembaga bahasa dalam mendukung pencapaian visi universitas untuk masuk dalam jajaran perguruan tinggi bereputasi internasional (*world ranking university*). Adaptasi terhadap dinamika global, penguatan layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan program unggulan menjadi kunci utama dalam agenda internasionalisasi perguruan tinggi.
Senada dengan itu, Dr. Amran AR, M.Pd.I., Ketua Lembaga Bahasa UIAD Sinjai, menggarisbawahi signifikansi kolaborasi antarlembaga bahasa di lingkungan Muhammadiyah. Ia percaya bahwa sinergi ini akan menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, serta menjadi fondasi penguatan peran lembaga bahasa dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
MoA dan IA: Fondasi Kerjasama Berkelanjutan
Sebagai bukti nyata komitmen bersama, kegiatan studi tiru ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara kedua institusi. Dokumen ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi terjalinnya hubungan kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan.
Kedua belah pihak berharap, melalui kesepakatan ini, pengembangan program kebahasaan, peningkatan kompetensi bahasa, serta kontribusi nyata terhadap mutu dan reputasi perguruan tinggi Muhammadiyah di kancah nasional maupun internasional dapat terus ditingkatkan secara optimal.























