Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil langkah proaktif dalam memperluas cakrawala pendidikan internasionalnya dengan menjajaki peluang kerja sama strategis bersama Anhui Fuxin Education Consulting dari Tiongkok.
Inisiatif Strategis Penguatan Reputasi Global Unhas
Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya Unhas untuk terus memperkuat reputasi dan jaringannya di kancah global. Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, menyambut baik inisiatif dari Fuxin Education, melihatnya sebagai komitmen kuat dalam mendorong kolaborasi pendidikan antarnegara yang mengedepankan mutu dan keberlanjutan.
Internasionalisasi di Unhas tidak hanya dipandang sebagai peningkatan kuantitas mahasiswa asing semata. Lebih dari itu, fokus utama adalah pada penguatan kualitas akademik secara menyeluruh, pengembangan kolaborasi riset yang inovatif, peningkatan mobilitas dosen dan mahasiswa, serta integrasi yang lebih erat dengan ekosistem industri global.
Prof. Jamaluddin Jompa menyatakan komitmennya untuk memastikan setiap jalinan kerja sama yang terbangun memberikan dampak akademik dan institusional yang terukur dan nyata, jauh dari sekadar bersifat simbolis. Fuxin Education dipandang sebagai mitra strategis yang krusial untuk membuka akses kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai institusi pendidikan terkemuka di Tiongkok.
Model Kemitraan Lintas Negara dari Fuxin Education
Founder & General Manager Fuxin Education, Jeff Sun, menjelaskan bahwa Fuxin Education menawarkan sebuah model kemitraan pendidikan lintas negara yang komprehensif. Model ini berpusat pada tiga pilar utama: mobilitas mahasiswa, kolaborasi institusional, dan keterlibatan aktif dari sektor industri.
Program yang dirancang oleh Fuxin Education ini merupakan sebuah model kolaborasi yang terintegrasi. Tujuannya tidak hanya terbatas pada menarik minat mahasiswa dari Tiongkok, tetapi juga mencakup pengembangan ekosistem pendidikan yang lebih luas, yang melibatkan secara sinergis antara universitas, para mahasiswa, dan dunia usaha.
Potensi Pengembangan Kerja Sama yang Luas
Jeff Sun lebih lanjut menambahkan bahwa potensi pengembangan kerja sama ini sangat beragam dan dapat diarahkan pada pengembangan program akademik yang spesifik dan inovatif. Beberapa opsi kerja sama yang paling potensial meliputi pengembangan program magister yang didukung oleh pengajaran dalam bahasa Mandarin, serta penguatan kerja sama antar fakultas yang spesifik antara kedua institusi.























