Wartakita.id, Umpungeng, Bone — Suara tawa riuh meriah menggema di seluruh penjuru Desa Umpungeng. Aroma masakan yang sedap memenuhi udara, bercampur dengan asap tipis dari dapur-dapur darurat yang didirikan warga. Ini adalah pemandangan tak terlupakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, ketika seluruh elemen masyarakat desa berkumpul untuk merayakan tradisi syukuran ‘Matudang Tudangeng’.
Kegiatan ini bukan sekadar pesta makan-makan biasa, melainkan sebuah ritual adat yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah. Namun, di balik rasa terima kasih itu, tersimpan tujuan yang lebih dalam: mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. Dari anak-anak hingga orang tua, semua terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan acara ini.
Dalam tradisi ini, warga membawa hasil panen mereka untuk dinikmati bersama. Setiap rumah tangga berkontribusi dengan membawa makanan khas atau hasil bumi dari kebun mereka. Kegiatan ini mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong yang kuat di masyarakat Desa Umpungeng. Pelaksanaan tradisi ini menjadi bagian penting dari pelestarian budaya lokal di Kabupaten Bone.
Atmosfer lapangan pada hari itu sangat hangat. Warga tidak hanya duduk mengelilingi api unggun, tetapi juga berinteraksi dengan tetangga yang mungkin sudah bertahun-tahun belum bertemu. Tradisi Matudang Tudangeng merupakan ritual adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Umpungeng, dan acara ini menjadi momen penting bagi warga untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan atas hasil panen mereka.
Intinya
- Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, warga Desa Umpungeng melaksanakan tradisi syukuran ‘Matudang Tudangeng’ sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.
- Acara ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa dan menjaga hubungan kekeluargaan.
- Matudang Tudangeng melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, dari anak-anak hingga orang tua, dalam membawa hasil panen untuk dinikmati bersama.
Kerap Ditanyakan
T: Apa tujuan utama pelaksanaan tradisi Matudang Tudangeng?
J: Tujuan utamanya adalah sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah dan untuk menjaga serta mempererat hubungan antarwarga.
T: Bagaimana warga mempersiapkan acara ini?
J: Warga mempersiapkan acara ini dengan berkumpul, membawa hasil panen mereka untuk dinikmati bersama, serta melakukan berbagai kegiatan kebersamaan lainnya.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























