Minggu, 22 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan

Refleksi Tahun Baru: Ketika Berkabung Lebih Penting dari Perayaan

by Redaktur
01/01/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 3 mins read
A A
Lotte Tower New Year 2025

Menyambut pergantian tahun biasanya menjadi momen penuh keriuhan di berbagai belahan dunia. Namun, Tahun Baru 2025 terasa berbeda di Korea Selatan. Tidak ada sorak-sorai hitung mundur, tidak ada pesta kembang api, dan layar besar di tengah kota Seoul yang biasanya menampilkan pertunjukan spektakuler kini hanya memancarkan cahaya putih yang tenang.

Keputusan untuk membatalkan seluruh perayaan besar datang menyusul tragedi jatuhnya pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, yang menewaskan 177 orang. Pemerintah Korea Selatan segera menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari, menggeser sorotan dari euforia ke empati. Ini bukan sekadar keputusan administratif, melainkan wujud solidaritas terhadap para korban dan keluarga mereka.

Dari Myeong-dong Hingga Lotte World Tower: Perayaan yang Urung Terjadi

Distrik Jung di Seoul, yang awalnya bersiap menggelar acara hitung mundur di depan Shinsegae Department Store, membatalkan rencana tersebut. Begitu pula dengan Lotte World Tower, pencakar langit tertinggi di Korea Selatan, yang mengganti pesta kembang api dengan pancaran cahaya putih sebagai simbol belasungkawa.

Bahkan program hiburan populer seperti “Wannabe K-pop Countdown” di MBC juga dihentikan. Sebelumnya, para idol seperti NewJeans, Aespa, dan Ateez telah melakukan pra-rekaman untuk acara ini. Namun, penghentian mendadak menjadi sinyal kuat bahwa perayaan tidak lagi relevan dalam masa duka mendalam.

Di sisi lain, keputusan berbeda ditunjukkan oleh Hyundai Cruise. Perusahaan ini tetap menjalankan pelayaran Sungai Han dengan kembang api, meski telah menerima permintaan pembatalan dari pemerintah kota Seoul. Keputusan ini menuai kritik luas, hingga CEO Hyundai Cruise, Kim Jin-man, menyampaikan permintaan maaf secara publik.

Tradisi dan Simbolisme: Ketika Cahaya Menggantikan Sorak-Sorai

Di Korea Selatan, malam pergantian tahun sering diramaikan dengan berbagai acara seperti pembunyian lonceng, pertunjukan seni, hingga festival matahari terbit. Namun tahun ini, simbol-simbol perayaan berubah menjadi refleksi.

Distrik-distrik di Seoul, seperti Mapo dan Seodaemun, membatalkan acara-acara besar seperti “Sky Park Sunrise Festival” dan “Sinchon Countdown Concert.” Bahkan acara tradisional di Achasan dan Mongchontoseong pun dihentikan. Sebagai gantinya, beberapa daerah menyediakan tempat peristirahatan dan layanan darurat bagi warga yang tetap datang untuk melihat matahari terbit.

Di wilayah lain, seperti Pantai Timur dan Provinsi Chungcheong Selatan, pemerintah daerah juga membatalkan semua acara matahari terbit dan memasang altar peringatan sebagai bentuk penghormatan. Gedung-gedung utama di seluruh negeri diterangi cahaya putih, memberikan suasana hening yang kontras dengan keriuhan biasanya.

Sebuah Pilihan Bernilai: Berkabung sebagai Pengingat

Berkabung bukan hanya soal menghentikan perayaan, tetapi juga memberi ruang untuk refleksi dan empati. Keputusan Korea Selatan membatalkan berbagai acara besar bukanlah bentuk kepasrahan, melainkan pernyataan bahwa kemanusiaan lebih penting dari euforia sesaat. Dalam konteks ini, perayaan bukanlah kebutuhan mutlak.

Sebaliknya, momentum ini menjadi kesempatan untuk merenungkan arti perayaan itu sendiri. Apakah itu sekadar hiburan, ataukah juga menjadi momen untuk bersyukur dan memperhatikan apa yang benar-benar penting?

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Tragedi Jeju Air menunjukkan bahwa dunia sering kali menghadirkan tantangan yang tidak terduga. Bagaimana kita merespons situasi seperti ini mencerminkan nilai-nilai yang kita pegang. Korea Selatan memberikan pelajaran penting bahwa solidaritas dapat menjadi bentuk perayaan yang jauh lebih berarti.

Sebagai warga dunia, kita juga diajak untuk merenungkan cara kita menyikapi tradisi. Mungkin ada saatnya, seperti yang ditunjukkan Korea Selatan, di mana kita lebih baik memilih untuk berkumpul dalam hening dan berbagi rasa simpati daripada merayakan secara meriah.

Di tengah kesunyian Tahun Baru 2025 di Korea Selatan, dunia diingatkan kembali bahwa terkadang, tidak merayakan adalah cara terbaik untuk menunjukkan empati dan penghormatan yang mendalam.

BACA JUGA:

Respons Global: Sekutu AS Tanggapi Permintaan Amankan Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Kim Jong Un Gandeng Putri Hadiri Uji Coba Roket, Sebut Latihan Militer AS-Korsel Sebagai ‘Provokasi’

Rambut Menipis & Kebotakan di Korea Utara: Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Korea Selatan Jawab Ambisi Tarik 30 Juta Wisatawan Lewat Bebas Visa dan Strategi Pariwisata Komprehensif

Korea Utara Ancam ‘Respons Mengerikan’ Jika Drone Korsel Kembali Melintasi Perbatasan

Tags: korea selatanmasa berkabung nasionalperayaan tahun barutahun baru 2025tragedi Jeju Air
Share14Tweet9Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

WFH Satu Hari Sepekan: Kebijakan Terbatas, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

22/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Yaqut Cholil Qoumas Pindah Status Menjadi Tahanan Rumah: Kronologi dan Penjelasan Resmi KPK

22/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Iran Buka Selektif Jalur Selat Hormuz untuk Kapal Komersial Jepang Pasca-Serangan

22/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Arus Mudik 2026 Pecah Rekor di Jawa: Strategi Rekayasa Lalu Lintas Kendalikan Jutaan Kendaraan

21/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Arus Mudik Tol Trans Jawa Kembali Normal: Sistem One Way Dihentikan Hari Ini

21/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Prabowo Ungkap Alasan Indonesia Pertimbangkan Bergabung ke Board of Peace: Demi Palestina, Tapi Tanpa Aliansi Militer

21/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Update Arus Mudik Lebaran 2026 Pulau Jawa: Puncak Terlampaui, Waspada Cuaca Ekstrem

20/03/2026
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026: Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Berbasis Rukyatul Hilal

20/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • IHSG Anjlok: Ancaman Defisit APBN dan Lonjakan Harga Minyak Picu Kekhawatiran Investor

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Tahun Baru Tanpa Perayaan di Negeri Ginseng Korea Selatan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.