Sabtu, 7 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana

by Redaktur
26/10/2018
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Arsip

Puing-puing rumah korban gempa dan tsunami di Loli, Donggala. (Foto: Kontributor Wartakita)

Wartakit.ID, Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan dari Januari hingga 24 September 2018 tercatat ada 1.999 kejadian bencana di Indonesia. Menurut Sutopo jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir 2018 mendatang.

“Dampak yang ditimbulkan bencana sangat besar,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Oktober 2018.

Video animasi tanggap erupsi gunung berapi:

Sutopo mengatakan dari bencana yang terjadi tahun ini, terdapat 3.548 orang meninggal dunia dan hilang; 13.112 orang luka-luka; 3,06 juta jiwa mengungsi dan terdampak bencana; 339.969 rumah rusak berat; 7.810 rumah rusak sedang; 20.608 rumah rusak ringan; dan ribuan fasilitas umum rusak.

Video animasi tanggap gempa bumi:

Sutopo mengatakan Indonesia adalah negara yang rawan bencana. Menurut Dia berbagai bencana selalu menyertai setiap tahun. Sutopo melihat tren bencana juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

“Tingginya bahaya bencana, seperti gempa, tsunami, erupsi gunung api, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, puting beliung, dan cuaca ekstrem, juga masih tingginya kerentanan dan masih rendahnya kapasitas menyebabkan tingginya risiko bencana,” ujar Sutopo.

Tas siaga bencana atau Emergency Preparedness Kit, berisi kumpulan barang-barang kebutuhan yang dipersiapkan sebelum terjadi bencana dan diperlukan dalam keadaan darurat.

Tas siaga bencana diperlukan setelah terjadi keadaan darurat, bersiaplah untuk kondisi terburuk untuk bertahan setidaknya dalam kurun waktu selama 72 jam (3 hari pertama) yang diperlukan dalam keadaan darurat. Untuk mempersiapkan tas siaga bencana, Anda tinggal menyimpan semua barang yang diperlukan ke dalam kantong plastik kedap air dan memasukkannya ke dalam tas ransel.

Kebutuhan dasar minimum yang direkomendasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI untuk dimasukkan ke dalam tas siaga bencana yang pertama adalah dokumen-dokumen penting seperti foto copy kartu keluarga, tanda pengenal (KTP, SIM, paspor), polis asuransi, buku tabungan, dan surat/sertifikat berharga dengan ijazah dimasukkan ke dalam plastik kedap air.

Berikutnya berisi perbekalan antara lain air minum kemasan, makanan siap saji, pakaian ganti (baju lengan panjang, celana panjang, pakaian dalam), senter dan baterai cadangan, dan kotak P3K. Kemudian ada perlengkapan lain seperti uang tunai, kertas dan pensil, foto anggota keluarga, tas ransel, peluit untuk memberi sinyal bantuan, jas hujan plastik, pisau lipat serba guna, tali nilon, peta, serta telepon seluler dengan pengisi daya (charger) plus baterai cadangan/power bank.

Menurut Sutopo, bencana adalah multidisiplin, multisektor, multidimensi dan multikompleks yang satu sama lain saling berkaitan sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Selama tahun 2018, kata Sutopo, terdapat beberapa bencana yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian cukup besar, yaitu banjir bandang di Lampung Tengah pada 26 Februari yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia. Bencana longsor di Brebes, Jawa Tengah, pada 22 Februari yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia dan 7 orang hilang. Banjir bandang di Mandailing Natal pada 12 Oktober 2018 menyebabkan 17 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang.

Video animasi tanggap banjir:

Juga, menurut Sutopo, gempa bumi beruntun di Lombok dan Sumbawa pada 29 Juli, 5 Agustus, dan 19 Agustus menyebabkan 564 orang meninggal dunia dan 445.343 orang mengungsi.
“Bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 menyebabkan 2.081 orang meninggal dunia, 1.309 orang hilang dan 206.219 orang mengungsi,” ujar Sutopo.
Saat ini, menurut Sutopo wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan.

Sutopo memperkirakan banjir, longsor dan puting beliung akan banyak terjadi selama musim penghujan. Dia mengatakan gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti. Sutopo melihat rata-rata dalam setahun terjadi 5-6 ribu kali gempa.

Video animasi tanggap tsunami:

“Gempa bumi dapat terjadi kapan saja terutama di daerah-daerah rawan gempa. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada. Kenali bahayanya dan kurangi risikonya,” ujar Sutopo.

BACA JUGA:

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

Tags: Kemanusiaan
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

05/03/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

27/01/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

22/01/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Bagian Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Pangkep, Tim SAR Hadapi Kendala Cuaca dan Medan Sulit

18/01/2026
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Mengalir Sampai Kiamat: Jejak Wakaf Habib Bugak yang Memberi Jutaan Rupiah untuk Jemaah Aceh.

17/01/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
BNPB : Sejak Januari – September 2018 Tercatat 1.999 Kejadian Alam dan Bencana - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.