Wartakita.id, Makassar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 28 Oktober 2026, akan didominasi oleh kondisi cerah berawan. Prakiraan ini menjadi panduan penting bagi warga Makassar dalam merencanakan aktivitas mereka di hari tersebut.
Prediksi Cuaca Makassar: Cerah Berawan Sepanjang Hari
Menjelang akhir pekan, warga Makassar dapat bersiap menyambut hari yang relatif cerah. BMKG telah merilis prakiraan rinci yang menunjukkan bahwa kondisi langit di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini akan cerah berawan. Prediksi ini mencakup seluruh rentang waktu, mulai dari pagi hari, berlanjut hingga siang, dan bahkan hingga malam hari. Artinya, masyarakat dapat mengantisipasi langit yang tidak tertutup awan tebal secara permanen, memberikan kesempatan bagi aktivitas luar ruangan.
Analisis data meteorologi dan pemodelan cuaca yang dilakukan oleh BMKG menjadi dasar dari prediksi ini. Badan yang memiliki mandat untuk memantau dan memberikan informasi terkait cuaca, iklim, dan gempa bumi di Indonesia ini secara rutin menyajikan prakiraan cuaca untuk berbagai wilayah. Tujuannya jelas, yakni memberikan informasi akurat yang dapat diakses oleh publik demi keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.
Detail Suhu dan Kelembapan Udara
Selain prediksi umum mengenai kondisi awan, BMKG juga memberikan gambaran detail mengenai parameter cuaca lainnya. Suhu udara di Makassar pada Kamis, 28 Oktober 2026, diprediksi akan berada dalam rentang yang cukup nyaman, yaitu antara 24 hingga 32 derajat Celsius. Kisaran suhu ini tergolong moderat, tidak terlalu panas menyengat maupun terlalu dingin, sehingga aktivitas di luar ruangan masih dapat dilakukan dengan relatif nyaman, asalkan tetap memperhatikan paparan sinar matahari.
Sementara itu, tingkat kelembapan udara diperkirakan akan berada di kisaran 75 hingga 85 persen. Tingkat kelembapan yang relatif tinggi ini umum terjadi di wilayah pesisir seperti Makassar, yang dikelilingi oleh perairan. Kelembapan udara yang tinggi dapat memengaruhi rasa gerah, meskipun langit cenderung cerah. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap menjaga hidrasi tubuh dengan minum air yang cukup, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Panduan Cuaca untuk Aktivitas dan Perencanaan
Prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG bukan sekadar informasi rutin, melainkan sebuah alat bantu krusial bagi masyarakat. Bagi warga Makassar, prediksi cuaca cerah berawan ini dapat menjadi dasar untuk merencanakan berbagai kegiatan. Mulai dari aktivitas pagi seperti berolahraga, kegiatan belajar mengajar di sekolah, hingga rencana pertemuan atau acara yang diadakan di luar ruangan pada siang atau sore hari. Informasi ini membantu meminimalkan ketidakpastian akibat perubahan cuaca mendadak.
Lebih jauh lagi, BMKG juga memberikan pandangan untuk dua hari berikutnya, yaitu 29 dan 30 Oktober 2026. Tren cuaca yang diprediksi masih cenderung cerah berawan memberikan gambaran stabilitas kondisi atmosfer di wilayah Makassar dalam beberapa hari ke depan. Informasi ini sangat berharga bagi mereka yang memiliki rencana perjalanan atau kegiatan yang membutuhkan perencanaan jangka menengah, seperti penyelenggara acara besar atau pelaku industri yang bergantung pada kondisi cuaca.
Intinya
- BMKG memprakirakan cuaca di Makassar pada Kamis, 28 Oktober 2026, akan cerah berawan sepanjang hari, mulai dari pagi hingga malam.
- Suhu udara diprediksi berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 75 hingga 85 persen.
- Prakiraan cuaca ini penting sebagai panduan bagi masyarakat Makassar dalam merencanakan aktivitas sehari-hari dan kegiatan luar ruangan.
Kerap Ditanyakan
T: Apakah ada potensi hujan di Makassar pada tanggal 28 Oktober 2026?
J: Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca di Makassar pada tanggal tersebut diprediksi cerah berawan, sehingga potensi hujan ringan hingga sedang sangat kecil, namun kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak tetap dianjurkan.
T: Bagaimana BMKG mendapatkan data prakiraan cuaca ini?
J: BMKG menggunakan analisis data meteorologi dari berbagai sumber, termasuk stasiun pengamatan cuaca, satelit cuaca, dan radar cuaca, yang kemudian diolah menggunakan model-model prediksi numerik untuk menghasilkan prakiraan cuaca yang akurat.
Kontributor: RR. Nur
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























