Wartakita.id, Medan — PT PLN Icon Plus secara resmi memperkuat implementasi New AP2T (Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat) Wave 5 pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Medan. Langkah strategis ini menandai evolusi penting dalam upaya transformasi digital PT PLN (Persero), yang bertujuan untuk memodernisasi dan mengintegrasikan seluruh sistem pelayanan pelanggan demi efisiensi operasional dan peningkatan kualitas layanan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Transformasi Digital Pelayanan Pelanggan PLN
Peluncuran New AP2T Wave 5 merupakan puncak dari serangkaian upaya PLN Icon Plus dalam memodernisasi infrastruktur digitalnya. Sistem AP2T yang terpusat ini dirancang untuk menyatukan berbagai aspek pelayanan pelanggan, mulai dari interaksi awal pelanggan, proses penagihan (billing), hingga operasional Contact Center PLN 123. Dengan mengintegrasikan teknologi mutakhir dan memperkuat aspek keamanan sistem, PLN Icon Plus berupaya menciptakan ekosistem pelayanan yang tidak hanya efisien tetapi juga andal dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
Inisiatif ini sejalan dengan agenda transformasi digital PT PLN (Persero) yang lebih luas. Tujuannya adalah menciptakan proses bisnis yang lebih terintegrasi, menyederhanakan alur kerja, serta memastikan pengelolaan data pelanggan yang lebih terstruktur dan akurat. Dengan demikian, percepatan proses pelayanan dapat dicapai, konsistensi dalam pengelolaan informasi terjaga, dan optimalisasi berbagai proses bisnis pelayanan pelanggan dapat terealisasi secara maksimal.
Ekspansi New AP2T: Jangkauan dan Dampak
Implementasi New AP2T Wave 5 kali ini menyasar tiga Unit Induk Distribusi (UID) utama: PLN UID Sumatera Utara, PLN UID Jakarta Raya, dan PLN UID Banten. Ketiga wilayah ini mencakup basis pelanggan yang sangat besar, diperkirakan mencapai sekitar 15 juta pelanggan. Dengan penambahan ini, total pelanggan yang kini terintegrasi dalam ekosistem New AP2T telah melampaui 45 juta. Angka ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan fondasi teknologi pelayanan pelanggan berskala nasional yang kokoh dan terpadu.
Keberhasilan ekspansi ini tidak lepas dari kolaborasi erat antar unit di PLN Group. Acara peluncuran di Medan dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi, termasuk Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy, Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana, EVP Customer Experience & Excellence Services PLN Wahyu Ahadi Rouzi, EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN Joni, EVP Sistem dan Teknologi Informasi PLN Irvan Kristianto, serta pimpinan dari unit-unit terkait seperti General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad dan GM PLN UIP Sumatera Utara Rizki Aftarianto. Kehadiran mereka menegaskan komitmen PLN Group terhadap inovasi pelayanan pelanggan.
Penguatan Kapabilitas dan Keamanan Sistem
Penerapan New AP2T Wave 5 tidak hanya sekadar perluasan cakupan, tetapi juga merupakan penguatan kapabilitas sistem yang ada. Fokusnya adalah pada peningkatan efektivitas operasional melalui proses bisnis yang lebih terintegrasi. Ini berarti setiap tahapan dalam pelayanan pelanggan, mulai dari pengaduan hingga penyelesaian, akan berjalan lebih mulus dan terkoordinasi. Alur kerja yang lebih efisien akan mengurangi potensi kesalahan dan mempercepat waktu respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Selain efisiensi, aspek keamanan sistem menjadi prioritas utama. Dalam era digital yang rentan terhadap berbagai ancaman siber, PLN Icon Plus memastikan bahwa New AP2T dibangun dengan lapisan keamanan yang kuat. Penguatan keamanan ini krusial untuk melindungi data pelanggan yang sensitif dan menjaga integritas seluruh sistem operasional. Dengan demikian, pelanggan dapat merasa lebih aman dan percaya dalam berinteraksi dengan layanan PLN.
Intinya
- PLN Icon Plus meluncurkan New AP2T Wave 5 di Medan pada 21 Oktober 2026, memperkuat sistem pelayanan pelanggan PLN yang modern dan terintegrasi.
- Implementasi ini mencakup tiga UID (Sumatera Utara, Jakarta Raya, Banten) dengan total 15 juta pelanggan, menambah jumlah total pelanggan dalam ekosistem New AP2T menjadi lebih dari 45 juta.
- Tujuan utamanya adalah meningkatkan efektivitas operasional, efisiensi alur kerja, pengelolaan data pelanggan yang terstruktur, percepatan pelayanan, dan penguatan keamanan sistem.
Kerap Ditanyakan
T: Apa saja manfaat utama dari implementasi New AP2T Wave 5 bagi pelanggan PLN?
J: Implementasi New AP2T Wave 5 bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Pelanggan akan merasakan percepatan dalam proses pelayanan, pengelolaan informasi yang lebih baik, serta sistem yang lebih andal dan aman dalam setiap interaksi dengan PLN.
T: Bagaimana New AP2T mendukung transformasi digital PT PLN (Persero)?
J: New AP2T merupakan salah satu pilar utama transformasi digital PLN dengan memusatkan dan memodernisasi sistem pelayanan pelanggan. Ini memungkinkan PLN untuk mengelola data pelanggan secara terstruktur, mengoptimalkan proses bisnis, dan meningkatkan efektivitas operasional secara keseluruhan melalui pemanfaatan teknologi mutakhir.
Kontributor: H. Gunadi
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























