FH (22), pemuda asal Tamalanrea, Makassar, ditangkap polisi pada Sabtu pagi, 22 November 2025. Ia mencuri solar dari truk pemadam kebakaran. Aksi nekat ini diduga untuk modal judi daring.
Kasus ini viral di media sosial X, mengundang ribuan retweets. FH mencuri sekitar 20 liter solar dari halaman Markas Pemadam Kebakaran Kota Makassar. Lokasi kejadian berada di pusat kota yang ramai.
Pelaku beraksi pada Jumat malam, sekitar pukul 22:00 WITA. Ia tertangkap saat mencoba kabur membawa jeriken berisi solar curian. Polisi Satreskrim Polrestabes Makassar memimpin penangkapan ini. Saksi mata adalah petugas pemadam kebakaran yang memergoki pelaku.
Menurut pengakuan FH, ia kecanduan judi daring sejak pandemi COVID-19. Minggu sebelumnya, ia mengaku rugi hingga Rp 5 juta. Kebutuhan dana untuk terus berjudi mendorong aksi nekatnya. Ironisnya, solar dicuri dari alat yang seharusnya menyelamatkan jiwa.
FH diduga membobol kunci truk menggunakan obeng. Aksinya terekam kamera CCTV dan dilaporkan oleh warga sekitar. Polisi berhasil menyita barang bukti dari tangan pelaku. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), FH mengakui perbuatannya.
Berita pencurian solar ini menjadi topik hangat. Di platform seperti Tribunnews dan Detik, artikel terkait meraih lebih dari 50.000 tayangan. Tagar #JudiOnlineMakassar juga mengalami peningkatan popularitas signifikan di media sosial.
Akibat perbuatannya, FH ditahan selama tiga hari. Pihak keluarga korban juga dilaporkan mendapat bantuan konseling dari Dinas Sosial. Insiden ini menjadi contoh nyata kampanye anti-judi yang digalakkan Pemerintah Kota Makassar.
Reaksi warga beragam. Sebagian mengungkapkan kekesalan terhadap tindakan pelaku. Namun, banyak pula yang menunjukkan simpati terhadap korban kecanduan. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan, sekitar 10 juta pemuda Indonesia terdampak judi daring.
Polisi meningkatkan patroli di wilayah rawan kejahatan, terutama saat akhir pekan. Pemda Makassar berjanji akan memblokir sedikitnya 100 situs judi daring. Langkah ini diambil untuk menekan angka kecanduan di kalangan masyarakat.
Peristiwa ini menyoroti bahaya kecanduan digital di kalangan anak muda. Akhir pekan, yang seharusnya menjadi waktu istirahat, justru menjadi \”musim taruhan\” bagi sebagian mereka. FH, yang dulunya seorang sopir ojek, kini menjalani rehabilitasi.
Kisah FH menjadi pelajaran berharga. Perjalanan dari kecanduan menuju jeruji besi seringkali hanya selangkah. Masyarakat Makassar melalui media sosial menyerukan pentingnya edukasi dini. Tujuannya agar tidak ada lagi warga yang melakukan tindakan kriminal demi memenuhi hasrat judi daring.























