Minggu, 1 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju

by Pewarta Warga
06/01/2020
in Arsip 2020, Kemaritiman
Reading Time: 3 mins read
A A
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Arsip

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung sikap tegas pemerintah terkait dengan pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh China di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di laut Natuna.

Menurut PBNU, keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI, di darat dan di laut, dan juga di udara adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan kepentingan apa pun. Dalam jangka panjang, Nahdlatul Ulama meminta Pemerintah RI untuk mengarusutamakan fungsi laut dan maritim sebagai kekuatan ekonomi dan geopolitik.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj dalam rilisnya mengatakan bahwa kedudukan laut juga amat strategis sebagai basis pertahanan. Karena itu pulau-pulau perbatasan, termasuk yang rawan gejolak di Laut Selatan China, tidak boleh lagi disebut sebagai pulau terluar, tetapi terdepan.

“Ketidaksungguhan Pemerintah dalam melaksanakan konsep pembangunan berparadigma maritim, termasuk dalam geopolitik, ekonomi, dan pertahanan, akan membuat Indonesia kehilangan 75 persen potensinya untuk maju dan sejahtera dan memimpin dunia sebagai bangsa bahari seperti amanat founding fathers,” katanya, Senin (6/1/2020).

Dia menyebut Nahdlatul Ulama sebagaimana dinyatakan oleh pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari bahwa hukum membela keutuhan Tanah Air adalah fardhu ‘ain atau wajib bagi setiap orang Islam. “Dan barang siapa mati demi tanah airnya, maka ia mati syahid.”

PBNU juga mendesak agar pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (China) berhenti melakukan tindakan provokatif atas kedaulatan wilayah perairan RI. Pasalnya wilayah itu telah diakui dan ditetapkan oleh Konvensi Hukum Laut PBB atau United Nation Convention for the Law of the Sea (UNCLOS) 1982.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj mengatakan kepulauan Natuna masuk dalam 200 mil laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang telah diratifikasi sejak 1994.

“Karena itu tindakan Coast Guard RRT mengawal kapal nelayan berbendera China di perairan Natuna sebagai bentuk provokasi politik yang tidak bisa diterima,” katanya.

Ia menybeut bahwa Pemerintah RRT sebelumnya secara sepihak mengklaim berhak atas Kepulauan Nansha atau Spratly yang masuk dalam nine dash line pertama kali pada peta 1947.

Klaim ini menjangkau area perairan seluas dua juta kilometer persegi di Laut Selatan China yang berjarak dua ribu kilometer dari daratan Tiongkok. Klaim sepihak ini diyakini menjadi pangkal sengketa puluhan tahun yang melibatkan sejumlah negara seperti Malaysia, Filipina, Vietnam, Taiwan, dan Brunei Darussalam.

Sebagaimana diketahui, Filipina sebelumnya telah memperkarakan China atas tindakannya yang agresif di perairan Laut Selatan China pada 2013.

Pengadilan Arbitrase PBB yang berpusat di Den Haag pada 2016 memutuskan seluruh klaim teritorial China atas Laut Selatan China sebagai tidak memiliki dasar hukum, termasuk konsep nine dash line dinyatakan bertentangan dengan UNCLOS. Akan tetapi Beijing menolak keputusan tersebut.

Tindakan Beijing menolak keputusan tersebut dinilai merupakan bentuk nyata pelanggaran terhadap norma dan konvensi internasional yang diakui secara sah oleh masyarakat dunia.

BACA JUGA:

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

RUU Perampasan Aset 2025: Masuk Prolegnas (Lagi), Taktik “Buying Time” atau Harapan Palsu?

Natuna Memanas Lagi di 2025: Ujian Nyali Diplomasi “Bebas Aktif” Indonesia

Kaleidoskop Politik 2025: Ujian Pertama Transisi dan Seni “Menari” di Antara Dua Karang

Tags: laut NatunaPBNUwartakitaZEE
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Apakah Perlu Adanya Modernisasi Kapal Perikanan Indonesia?

20/03/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Izin Pemanfaatan Ruang Laut akan Dievaluasi Pemerintah

13/03/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Sektor Kelautan dan Perikanan, KKP Berpegang pada Prinsip Ekologi

21/02/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

KKP Terus Mengembangkan Sistem Jaminan Mutu Perikanan Berkelas Internasional

31/01/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

KKP Perkenalkan Badan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

23/01/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Penerimaan Negara Bukan Pajak KKP Sebesar Rp707 M Tahun Lalu

21/01/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

KPPMI: Potensi Ekonomis Perikanan Belum dimaksimalkan Pemuda Pesisir

14/01/2024
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Kolaborasi Inovatif Telkomsel dan ZTE di Sektor Maritim Tingkatkan Tangkapan Ikan di Gorontalo

18/11/2023

TERPOPULER-SEPEKAN

  • PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

    Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • 10 Gempa Bumi Terkini di Indonesia: Update BMKG hingga 23 Februari 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #7: Rahasia yang Paling Terjaga

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Serangan AS-Israel ke Iran Picu Penutupan Wilayah Udara, Penerbangan Haji dan Umroh Indonesia Tertunda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kesalahan Fatal Kode AI: Hapus Seluruh Drive Akibat Perintah Sederhana, Pelajaran Berharga untuk Developer

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • #CekFakta Memakan Pisang pada Malam Hari Menyebabkan Batuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Urgensi Revisi Perpres 112/2007 & Kebijakan Ekonomi 2015: Kemenkop & Pedagang Kecil Bersuara

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
PBNU: Indonesia Bisa Kehilangan 75 Persen Potensinya untuk Maju - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.