Sabtu, 21 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan

by A. Burhany
08/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
menyewa hutan 3

Wartakita.id, MAKASSAR — Narasi “Patungan Beli Hutan” yang didengungkan Pandawara Group dan didukung figur publik seperti Denny Sumargo adalah marketing campaign yang jenius.

Namun, secara hukum agraria, narasi ini menabrak tembok tebal. Hutan Negara tidak bisa dibeli. Titik.

Namun, ada satu celah strategis yang jarang dibicarakan publik, sebuah taktik “Judo” dalam kebijakan publik: Jangan lawan sistemnya, tapi gunakan senjata musuh untuk tujuan kita.

Bagaimana jika dana miliaran rupiah itu tidak digunakan untuk membeli tanah (yang mustahil), melainkan untuk membeli izin konsesi—persis seperti yang dilakukan perusahaan sawit dan tambang, namun dengan tujuan terbalik?

Mengubah “Izin Eksploitasi” Menjadi “Izin Proteksi”

Selama ini, kita sering mendengar perusahaan besar mendapatkan HPH (Hak Pengusahaan Hutan) atau HGU (Hak Guna Usaha) untuk menebang kayu atau menanam sawit. Mereka membayar pajak ke negara, dan negara memberikan hak kelola selama 30 hingga 60 tahun.

menyewa hutan 1

Masyarakat sipil bisa melakukan hal yang sama melalui skema IUPHHK-RE (Restorasi Ekosistem). Konsepnya sederhana:

Mekanisme Sama: Kita mengajukan izin pengelolaan hutan produksi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kewajiban Sama: Kita membayar iuran (PNBP, PSDH/DR) kepada negara, persis seperti perusahaan kayu.

Tujuan Berbeda: Alih-alih menebang pohon untuk dijual kayunya, “komoditas” yang kita jual adalah jasa lingkungan (karbon, air, wisata alam) dan hasil hutan bukan kayu (madu, rotan, buah).

Dana Publik untuk “Sewa Jangka Panjang”, Bukan Hak Milik

Di sinilah dana patungan masyarakat (Crowdfunding) berperan krusial.

Mengurus izin Restorasi Ekosistem itu mahal. Butuh biaya survei, biaya perizinan, dan biaya jaminan reklamasi yang biasanya hanya mampu dibayar korporasi raksasa.

Jika Pandawara Group mengonversi gerakan “Beli Hutan” menjadi “Konsesi Rakyat”:

Dana 2,5 Miliar (dan terus bertambah) digunakan sebagai modal awal membayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Izin Usaha.

menyewa hutan 2

Donatur “Ceban” bukan menjadi pemilik tanah, melainkan pemegang saham dalam badan usaha sosial (PT atau Koperasi) yang memegang izin konsesi tersebut.

Ini legal. Ini diatur undang-undang. Dan ini memberikan kepastian hukum selama puluhan tahun bahwa area tersebut tidak akan diserobot pihak lain karena izinnya sudah dipegang oleh rakyat.

Tantangan: Bisnis Konservasi Harus Cuan?

Masalah utama dari skema ini adalah biaya operasional tahunan. Hutan harus dijaga dari perambah, kebakaran harus dipadamkan, dan pajak tahunan harus dibayar ke negara. Hutan tidak bisa hanya “didiamkan”.

Di sinilah Business Model diperlukan. Hutan “Konsesi Rakyat” ini harus produktif tanpa merusak.

  • Perdagangan Karbon (Carbon Trading): Menjual kredit karbon ke pasar internasional.
  • Ekowisata Eksklusif: Membuka akses terbatas untuk wisata edukasi.
  • Adopsi Pohon: Donatur rutin bulanan untuk “menggaji” pohon tertentu.

Rekomendasi Aksi Strategis

Call to Action (CTA) Donasi:

BACA JUGA:

X (Twitter) Terapkan Batasan Usia Minimal 16 Tahun di Indonesia Mulai 28 Maret 2026

Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Aktivis KontraS Disiram Air Keras: Ironi Perlindungan HAM?

Indonesia Jajaki Impor Minyak dari Brunei, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis: Fokus Mineral Kritis dan Energi Nuklir

Macron Dukung Indonesia Batasi Usia Anak di Media Sosial: Aturan Lengkap dan Implementasinya

  • Jika Pandawara memiliki link resmi belihutan.it, pasang tombol besar: “Dukung Konsesi Rakyat di Sini”.

Poll Interaktif (Engagement):

  • “Setujukah Anda jika uang donasi dialihkan untuk membayar Izin Konsesi (Sewa) selama 60 tahun, bukan membeli tanah?”
  • [Setuju, yang penting hutan aman] – [Tidak, harus Hak Milik]

Evolusi Gerakan

Aksi Pandawara Group adalah pemantik api. Namun, agar api ini tidak padam disiram air birokrasi, strateginya harus berevolusi.

Jangan mencoba membeli apa yang tidak bisa dijual (Hutan Negara). Tapi, rebutlah hak kelolanya dari tangan perusak dengan cara “membajak” mekanisme perizinan mereka. Biarkan negara tetap memiliki tanahnya, tapi rakyat yang memegang kendali atas nasib pohon di atasnya.

Jika ini berhasil, kita tidak hanya menyelamatkan satu hutan. Kita menciptakan model bisnis baru di mana konservasi didanai oleh kerumunan (crowd-funded conservation), legal, dan diakui negara.

Tags: Beli HutanDeforestasiIndonesiaKehutananKonsesi Hutanlingkungannalar wargaPandawara GroupPerhutanan SosialSewa HutanSiklon Senyarwartakita
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang

15/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Garasi Militer ke Metaverse: Internet, Bukan Sekadar Jari Jempolmu

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.