Sabtu, 21 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman

Perjuangan panjang kelas pekerja untuk mendapatkan hak, keadilan, dan kesejahteraan

by Redaktur
01/05/2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

ilustrasi: Grok AI

Setiap 1 Mei, Hari Buruh mengingatkan kita pada perjuangan panjang pekerja untuk mendapatkan hak dan kesejahteraan. Namun, di tengah lautan spanduk dan orasi, ada pertanyaan yang menggelitik: bagaimana nasib buruh Indonesia di era digital yang bergerak cepat? Digitalisasi, dengan segala kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, dan ekonomi gig, telah mengubah wajah dunia kerja.

Bagi sebagian, ini adalah peluang emas; bagi yang lain, ancaman nyata. Sebagai saksi perubahan ini, saya merenungkan pengalaman melihat seorang driver ojek online yang bekerja hingga larut malam demi memenuhi target harian, sebuah pemandangan yang kini menjadi cermin perjuangan buruh modern di Indonesia.

Digitalisasi membuka peluang besar bagi buruh Indonesia, terutama generasi muda. Platform seperti Gojek, Grab, dan Shopee telah menciptakan lapangan kerja baru, memberikan fleksibilitas yang sebelumnya sulit diakses pekerja informal. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sektor ekonomi digital menyumbang lebih dari 10% PDB Indonesia, dengan jutaan pekerja bergabung sebagai mitra pengemudi, penjual online, atau freelancer.

Bagi seorang ibu rumah tangga di pinggiran Jakarta yang kini berjualan di marketplace atau seorang mahasiswa yang menjadi content creator, teknologi menawarkan kebebasan finansial dan kesempatan untuk bermimpi lebih besar. Saya pernah berbincang dengan seorang teman yang beralih dari pekerja kantoran menjadi freelancer desain grafis, dan ia mengaku lebih bahagia dengan fleksibilitas yang diberikan platform seperti Upwork.

Namun, di balik peluang itu, ancaman digitalisasi tak kalah nyata. Ekonomi gig sering kali menjebak buruh dalam lingkaran ketidakpastian. Upah yang bergantung pada algoritma, minimnya jaminan sosial, dan persaingan ketat membuat pekerja seperti driver ojek online atau kurir logistik bekerja hingga batas fisik mereka.

Sebuah laporan dari International Labour Organization (ILO) pada 2023 menyebutkan bahwa 70% pekerja gig di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak memiliki akses ke asuransi kesehatan atau dana pensiun.

Saya teringat seorang driver yang mengeluh tentang potongan komisi besar dari platform, membuatnya sulit menabung meski bekerja lebih dari 12 jam sehari. Ditambah lagi, otomatisasi mengancam pekerjaan tradisional; mesin dan robot kini mulai menggantikan buruh pabrik dan pekerja ritel, meninggalkan mereka yang tak punya keterampilan digital dalam ketidakpastian.

Refleksi atas fenomena ini membawa saya pada pertanyaan: apakah digitalisasi benar-benar membebaskan buruh, atau justru menciptakan bentuk eksploitasi baru? Hari Buruh 2025 seharusnya menjadi momentum untuk tidak hanya merayakan, tetapi juga mengkaji ulang bagaimana teknologi dapat diarahkan untuk kesejahteraan pekerja.

Pemerintah dan perusahaan teknologi perlu bekerja sama menciptakan regulasi yang melindungi hak buruh digital, seperti upah minimum, jaminan sosial, dan pelatihan keterampilan. Solidaritas antarburuh juga harus diperkuat, misalnya melalui serikat pekerja digital yang memperjuangkan kepentingan bersama.

Saat melihat driver ojek online itu kembali melaju di tengah malam, saya merasa teknologi telah memberikan harapan sekaligus beban. Digitalisasi adalah pisau bermata dua: ia bisa menjadi tangga menuju kesejahteraan atau jurang ketimpangan baru.

Hari Buruh bukan sekadar seruan untuk upah layak, tetapi juga panggilan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak meninggalkan buruh Indonesia di belakang. Kita semua, sebagai bagian dari masyarakat digital, punya tanggung jawab untuk menjawab tantangan ini—demi masa depan kerja yang lebih manusiawi.

BACA JUGA:

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

Tags: IndonesianaRedaksianawartakita
Share9Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu

21/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Esai Ramadan #3: Lapar dan Matinya Sang Pusat Semesta

20/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Esai Ramadan #2: Menunggu Berbuka, Menunggu Tuhan

20/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Esai Ramadan #1: Menata Niat Puasa dan Niat Merindu

19/02/2026
sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

03/02/2026
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

01/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Repiw Com Tips Dan Trik Menghadapi Masalah Digital Umum Cr 780x470.jpg

    Troubleshooting Teknologi 101: Tips dan Trik Menghadapi Masalah Digital Umum

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3883 shares
    Share 1553 Tweet 971
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Esai Ramadan #3: Lapar dan Matinya Sang Pusat Semesta

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Gowa Sabet Dua Penghargaan Sekaligus di Bidang Perdagangan dan Perindustrian

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • PP 50/2025: Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Perlindungan Pekerja Informal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Resep Ayam Geprek Bumbu Balado Ijo: Bikin Anak Kost Auto Sultan di Akhir Pekan!

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Operasi Miras Polisi Tumpahkan Puluhan Liter Ballo

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.