Jumat, 17 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Jadikan Siswa Berhasil dengan Pendekatan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)

by Pewarta Warga
14/03/2018
in Arsip 2015-2018, Nasional
Reading Time: 5 mins read
A A
1. Paulus

Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, – Keberhasilan pembelajaran ternyata tidak cuma terkait dengan metode dan strategi mengajar yang tepat, tapi juga terkait pendekatan terhadap pola pikir guru dan siswa itu sendiri. Pendekatan pola pikir siswa yang benar dari awal akan mempengaruhi seluruh hidup siswa tersebut ke depannya.

“Pendekatan pola pikir ini, pada dasarnya berdasarkan pendapat ahli psikologi dari Stanford University Carol Dweck dibagi dua, yaitu fixed mindset atau pola pikir tetap, dan growth mindset, atau pola pikir berkembang,”ujar Wuri, Education Specialist INOVASI saat memberikan pelatihan untuk 10 fasilitator daerah INOVASI yang akan mendampingi 19 sekolah yang ada di Sumba Barat di hotel Ronita, 10 Maret 2018.

Menurut Wuri, sejogjanya guru menghindari fixed mindset atau pola pikir tetap ini. Guru yang berpola pikir tetap ini memandang bahwa kecerdasan, karakter dan kemampuan kreatif siswa adalah kapasitas yang tidak berubah, bawaan lahir dan memberlakukan siswa demikian juga. Siswa yang mengalami pendekatan ini pada akhirnya berpikir demikian juga, yang terpenting baginya adalah kelihatan pintar. Mereka pada akhirnya cenderung menolak belajar sesuatu yang baru, karena kalau gagal takut dianggap bodoh. Biasanya mereka menjadi malu kalau gagal atau tidak mengetahui sesuatu yang ditanyakan kepadanya.

Wuri menyarankan para pendidik mengarusutamakan pendekatan growth mindset atau pola pikir berkembang, yang melihat kecerdasan, kepribadian dan karakter seseorang atau siswa berproses untuk besar tumbuh karena tantangan dan kegagalan.

World Cup 2026

Siswa tidak cuma dilihat berhasil dan tidaknya berdasarkan prestasinya tetapi proses dan kegagalan-kegagalannya dianggap sebagai batu loncatan untuk memperluas dan menajamkan kemampuan yang sudah ada. Kecerdasan dan kemampuannya akan terus berkembang seiring proses-proses yang bisa jadi penuh kegagalan. Para siswa yang memiliki growth mindset ini percaya kecerdasannya dan ketrampilannya bisa terus tumbuh berkembang melalui usaha dan kegigihan, kemauan menerima masukan, kritik dan feedback. “Mereka percaya yang terpenting adalah belajar. Mereka termotivasi untuk selalu berusaha dan bekerja keras,” ujar Wuri lebih lanjut.

“Menurut Carol Dweck, ahli psikologi dari Stanford University, perbedaan penerapan pendekatan pola pikir semenjak usia dini akan memunculkan perilaku yang berbeda, yang akhirnya berhubungan dengan besarnya kesempatan untuk sukses dan gagal seseorang baik dalam konteks profesional maupun pribadi, dan respon seseorang untuk cepat merasa bahagia. ” ujar Wuri lebih lanjut.

Menurut Wuri, penelitian yang diadakan di Amerika berdasarkan buku yang dikarnag oleh Carol Dweck, menunjukkan bahwa siswa yang terbiasa dikondisikan dengan growth mindset meningkat nilai ujiannya hingga dua tahun kemudian, bahkan murid yang paling rendah prestasinyapun dapat meningkat nilainya.

World Cup 2026

Pola pikir tetap juga akan membuat siswa akan terkuras berusaha membuktikan dirinya ia cerdas, terampil atau berkarakter. Berada di setiap situasi, dia merasa dirinya dievaluasi. “Siswa yang terbiasa dengan perlakuan fixed mindset akan cenderung memiliki rasa lapar untuk persetujuan atau konfirmasi,” ujar Wuri lebih lanjut meneruskan hasil penelitian Carol Dweck.

“Siswa akan menyatakan pada dirinya aku tidak mau kelihatan bodoh, aku tidak mau gagal dan sebagainya, yang pada akhirnya akan mengarahkan pada kenyataan bahwa ia bisa gagal, mengurangi percaya dirinya dan bahkan bisa menghancurkan prestasi-prestasi selanjutnya,” ujar Wuri.

Jadikan Siswa Berhasil dengan Pendekatan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) - image 3

Bagaimana Cara Menciptakan Growth Mindset di Kelas Sehari-hari

Melihat masih banyak sekolah yang masih terlalu fokus pada hasil atau prestasi siswa atau pola pikir tetap dan bukan pada proses – prosesnya, berdasarkan berbagai sumber, Wuri memberikan tip-tips sebagai berikut;

Pertama, menurut Wuri, guru musti lebih sering memberikan dukungan pada proses bukan pada hasil. Evaluasi terhadap murid sebaiknya terfokus pada perencanaan, proses, usaha, kemajuan dan strategi siswa dalam menghadapi tantangan. Bukan kemampuan atau hasil yang dicapai. “Kalau kita lebih sering memuji perencanaan dan proses, maka siswa akan terbiasa merencanakan dan ikut dalam kegiatan pembelajaran dengan lebih baik,“ ujarnya.

Kedua, menurutnya, ciptakan lingkungan kelas yang menerima kesalahan. “Apabila kesalahan dianggap biasa, murid tidak akan takut untuk bertanya dan belajar sesuatu yang baru,” ujarnya

Ketiga, ajukan tantangan. “Pastikan bahwa para siswa cukup tertantang di kelas. Buat mereka memahami bahwa tugas yang sulit adalah kesempatan untuk melatih otak dan mempelajari hal baru,“ ujar Wuri.

Keempat, pasang ekspektasi yang tinggi. Katakan secara jelas bahwa anda berharap banyak dari siswa-siswa anda, bahwa kritikan juga akan selalu mereka dapatkan untuk memperbaiki diri
Sesi pelatihan growth mindset ini merupakan langkah awal untuk menjadikan para fasilitator mengetahui salah satu pendekatan yang penting ketika mereka bertugas di lapangan. “Dengan pendekatan ini, kita bisa lebih bijak dalam mendampingi kepala sekolah nanti. Kita tidak mudah menghakimi dan lebih banyak memfasilitasi perencanaan dan proses,” ujar Paulus, salah satu fasilitator daerah Sumba Barat.

Menurt Pauline, fasda INOVASI yang lain, menjadi salah satu tugasnya nantinya untuk berusaha mengubah pendekatan guru ke siswa, “Guru-guru yang galak biasa marah kalau siswa tidak berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Kondisi ini sering membuat siswa menjadi tidak percaya diri. Kita akan memfasilitasi bagaimana membuat kondisi ini berkurang,” ujarnya.

Jadikan Siswa Berhasil dengan Pendekatan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) - image 4Menurut Wuri, pelatihan ini memang ditujukan agar fasda dapat menggali potensi para pemimpin sekolah lebih dalam, membuat mereka percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk terus berkembang, melalui kerja keras dan menyukai tantangan.
Program INOVASI di NTT dimulai pada bulan Juli 2017.

BACA JUGA:

15 Inovasi Unhas Kantongi Izin Edar BPOM: Percepatan Hilirisasi Riset dari Makassar

Milad ke-39 FSIKP UMI: Refleksi Perjalanan, Transformasi Keilmuan, dan Komitmen untuk Masa Depan Makassar yang Gemilang

Kloter 6 Haji Bone Pulang Utuh 393 Jamaah, Pesan ‘Jaga Kemabruran’ Menggema

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

Dari Saling Ancam di Dermaga: Kronologi Mengerikan Pembunuhan di Pelabuhan Benoa

Penandatanganan MoUnya dengan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan bulan November 2017. Program pendidikan yang didanai oleh pemerintah Australia in akan dilaksanakan sampai tahun 2019.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: inovasiPendidikanPewarta WargaSumba
Share7Tweet5Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Jadikan Siswa Berhasil dengan Pendekatan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) - Featured

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

28/06/2026
pesta-babi-2

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

16/05/2026
img-1777232492-c0434ba7e4668f69

APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

27/04/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
img-1773324706-e6b519d0a7426472

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar: 10 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Sepanjang 291 Km!

15/03/2026
tanker-2

Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

13/03/2026
img-1771867006-5e1d6e4e13a49eff

Panglima TNI Siagakan Seluruh Jajaran Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah: Instruksi Siaga 1 Melalui Telegram Rahasia

08/03/2026
img-1772547877-275d7818d8f65cc2

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mandarin Haircut vs Two Block vs French Crop: Pilih Gaya Rambut Pria Terbaik

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Kontroversi Halftime Show Final Piala Dunia 2026: FIFA Langgar Aturan Jeda Pertandingan?

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus: Terkait Kasus Korupsi, Pengganti Ditunjuk Jadi Plt

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Keluarga Bupati Gowa Tegaskan Tanggung Jawab Jabatan Bersifat Personal, Tolak Beban Kolektif

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.