Setelah menghadapi tantangan penjualan seri iPhone 16, Apple dikabarkan mengalami kebangkitan signifikan berkat peluncuran seri iPhone 17 yang berhasil membangkitkan kembali antusiasme pasar dan mendorong kinerja penjualan menjadi moncer.
- Kinerja penjualan iPhone 17 melonjak pesat di akhir 2025.
- Apple menarik pelanggan dari pasar China dan negara berkembang.
- Inovasi desain kamera dan peningkatan penyimpanan pada model Pro menjadi pendorong utama.
- Proyeksi kenaikan penjualan iPhone 13,8% dan pendapatan total 11,4% pada kuartal Oktober-Desember 2025.
- Apple memimpin pasar smartphone global sepanjang 2025 dengan pangsa pasar 20%.
- Kolaborasi AI dengan Google untuk Siri dan Apple Intelligence sedang dijajaki.
iPhone 17: Momentum Kebangkitan Apple di Pasar Global
Seri iPhone 17 terbukti menjadi pembawa keberuntungan bagi Apple, yang sempat mengalami penurunan kinerja. Peluncuran seri terbaru ini dilaporkan mendatangkan lonjakan penjualan yang pesat dalam tiga bulan terakhir tahun 2025. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari peningkatan angka penjualan secara keseluruhan, tetapi juga dari kemampuan Apple untuk menarik kembali pelanggan dari pasar kunci seperti China dan berbagai negara berkembang lainnya.
Menurut analis dari LSEG, Apple diproyeksikan akan melaporkan kenaikan penjualan iPhone sebesar 13,8% pada kuartal Oktober-Desember 2025. Angka ini menandai pertumbuhan terkuat perusahaan dalam lebih dari empat tahun terakhir, sebuah pencapaian signifikan yang menunjukkan pemulihan yang kuat. Lebih lanjut, pendapatan total Apple diperkirakan meningkat 11,4% menjadi US$138,43 miliar, dengan kontribusi tambahan yang solid dari bisnis layanan perusahaan yang tumbuh 14,1%.
Di China, salah satu pasar terpenting Apple, penjualan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Data dari Visible Alpha memperkirakan pertumbuhan mencapai 15% di pasar tersebut, menegaskan kembali kekuatan brand Apple meskipun persaingan semakin ketat.
Detail Kinerja Penjualan iPhone 17
Keberhasilan seri iPhone 17 didorong oleh beberapa faktor kunci. Salah satunya adalah desain kamera baru yang revolusioner, menawarkan pengalaman fotografi yang lebih superior. Selain itu, peningkatan kapasitas penyimpanan khusus pada perangkat Pro menjadi daya tarik tersendiri bagi para profesional dan pengguna yang membutuhkan ruang lebih luas untuk konten multimedia.
Kolaborasi AI dan Dominasi Pasar Global
Di sisi lain, Apple dilaporkan sedang menjajaki langkah strategis yang signifikan dengan menjajaki kolaborasi dengan Google untuk pengembangan unit kecerdasan buatan (AI). Dalam perkembangan ini, Siri dan fitur-fitur Apple Intelligence dikabarkan akan ditenagai oleh teknologi Gemini dari Google. Langkah ini berpotensi memperkuat ekosistem AI Apple dan menawarkan pengalaman pengguna yang lebih canggih.
Laporan terpisah dari perusahaan riset terkemuka, Counterpoint, mengkonfirmasi posisi dominan Apple di pasar smartphone global sepanjang tahun 2025. Apple berhasil memimpin pasar dengan pangsa pasar yang meroket menjadi 20%, meningkat dari 18% pada tahun sebelumnya, dan secara signifikan mengungguli pesaing utamanya, termasuk raksasa teknologi dari China.
Menurut Varun Mishra, Senior Analyst di Counterpoint, pertumbuhan Apple di 2025 sangat didorong oleh ekspansi pasar dan permintaan yang meningkat di negara-negara berkembang, didukung oleh portofolio produk yang lebih kuat. Seri iPhone 17 menjadi momentum penting bagi pertumbuhan ini, sebuah kontras yang mencolok dibandingkan dengan seri iPhone 16 yang dianggap kurang inovatif dan mengalami penundaan fitur AI.
Posisi Pesaing di Pasar Global
Dalam persaingan pasar smartphone global, Samsung menempati posisi kedua. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 5% dengan pangsa pasar 19%, meskipun sebelumnya sempat memimpin pasar global pada tahun 2024. Periode ini menunjukkan pergeseran dinamika pasar yang signifikan.
Tiga posisi berikutnya diisi oleh raksasa teknologi dari China. Xiaomi berada di posisi ketiga dengan kinerja yang cenderung stagnan, mempertahankan pangsa pasar 13%. vivo menempati posisi keempat dengan pertumbuhan moderat 3% dan pangsa pasar 8%. Sementara itu, Oppo menutup jajaran lima besar dengan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 4%.























