Wartakita.id, Hue — Transformasi digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang merambah berbagai sektor, tak terkecuali dunia kesehatan. Di Kota Hue, Vietnam, semangat inovasi digital ini turut digaungkan melalui sebuah kompetisi daring yang puncaknya dirayakan dalam upacara penutupan pada sore hari, 30 Oktober 2026. Acara ini menjadi bukti nyata bagaimana sains, teknologi, inovasi, dan transformasi digital dapat diintegrasikan untuk kemajuan masyarakat, termasuk dalam konteks peningkatan layanan kesehatan di masa depan.
Kompetisi daring bertajuk “Belajar tentang sains dan teknologi, inovasi dan transformasi digital di Kota Hue” tahun 2026 ini berhasil memukau dengan partisipasi luar biasa. Sebanyak 68.461 peserta turut serta, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap perkembangan teknologi. Dari jumlah tersebut, 62 individu dan 10 kelompok berhasil keluar sebagai pemenang, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Upacara penutupan yang diselenggarakan oleh Dinas Sains dan Teknologi Kota Hue ini dihadiri oleh para pejabat penting, termasuk Bapak Ho Thang selaku Wakil Kepala Departemen Propaganda Komite Partai Kota Hue, dan Bapak Nguyen Duong Anh, Wakil Direktur Dinas Sains dan Teknologi Kota Hue.
Dalam sambutannya, Bapak Nguyen Duong Anh tidak hanya menyampaikan selamat kepada para pemenang, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa transformasi digital di sektor kesehatan, khususnya di rumah sakit, merupakan langkah krusial untuk memodernisasi operasional dan meningkatkan kualitas layanan. “Integrasi teknologi dalam rumah sakit, mulai dari rekam medis elektronik hingga telemedisin, akan membawa efisiensi dan aksesibilitas yang lebih baik bagi pasien,” ujar Bapak Nguyen Duong Anh. Ia juga mendorong agar lembaga dan unit terkait terus berinovasi dalam metode komunikasi dan memperkuat bimbingan keterampilan digital bagi masyarakat.
Lebih lanjut, peran Tim Teknologi Digital Komunitas (CNSCĐ) dan anggota serikat pemuda digarisbawahi sebagai garda terdepan dalam mendukung masyarakat. Mereka diharapkan dapat memfasilitasi akses dan penggunaan platform serta layanan digital, termasuk yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Upaya ini sejalan dengan visi global untuk memanfaatkan kemajuan teknologi demi pelayanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau. Dengan semakin terintegrasinya teknologi dalam sistem kesehatan, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung melalui layanan yang lebih cepat, akurat, dan personal.
Intinya
- Kompetisi daring “Belajar tentang sains dan teknologi, inovasi dan transformasi digital di Kota Hue” tahun 2026 sukses diselenggarakan, diikuti oleh 68.461 peserta.
- Sebanyak 62 individu dan 10 kelompok meraih penghargaan, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap inovasi digital.
- Transformasi digital di rumah sakit menjadi fokus penting untuk modernisasi layanan kesehatan, sejalan dengan upaya global memanfaatkan teknologi demi pelayanan yang lebih baik dan terjangkau.
Kerap Ditanyakan
T: Mengapa transformasi digital penting bagi rumah sakit?
J: Transformasi digital penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, aksesibilitas layanan bagi pasien, dan memodernisasi sistem rekam medis serta telemedisin.
T: Siapa saja yang berperan dalam mendorong literasi digital di masyarakat?
J: Tim Teknologi Digital Komunitas (CNSCĐ) dan anggota serikat pemuda memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat mengakses dan menggunakan platform serta layanan digital.
Kontributor: RR. Nur
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























