Libur Idulfitri kembali memadati kawasan Puncak, Bogor. Pada H+2 Lebaran, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju destinasi wisata favorit ini mengalami peningkatan signifikan, memaksa penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan.
- Kawasan Puncak alami kepadatan lalu lintas yang parah pada H+2 Lebaran.
- Sistem satu arah (one way) diterapkan untuk mengurai antrean kendaraan dari arah Jakarta.
- Volume kendaraan menuju Puncak meningkat tajam, mencapai 35% dibanding hari sebelumnya.
- Titik penyempitan di Memandegung memperparah kondisi kemacetan.
Lonjakan Arus Kendaraan Menuju Puncak di H+2 Lebaran
Kawasan Puncak, Bogor, kembali menjadi magnet bagi para pelancong di momen libur Hari Raya Idulfitri. Pada hari kedua pasca-Lebaran, Senin (23/3/2026), terpantau lonjakan arus kendaraan yang signifikan menuju wilayah tersebut. Kepadatan mulai terlihat sejak pagi hari dan berlanjut hingga siang, menciptakan pemandangan antrean panjang kendaraan.
Berdasarkan pantauan langsung di Simpang Gadog, antrean kendaraan dari arah Jakarta tampak mengular cukup panjang. Kepadatan ini tidak hanya berasal dari jalur arteri Ciawi, tetapi juga dari Gerbang Tol Jagorawi yang terhubung langsung ke kawasan Puncak. Mayoritas kendaraan yang terjebak dalam kemacetan ini didominasi oleh mobil pribadi dengan plat nomor polisi ‘B’, yang mengindikasikan asal kendaraan dari wilayah metropolitan Jakarta.
Faktor Penyebab dan Dampak Kepadatan
Volume kendaraan yang begitu tinggi menyebabkan pergerakan arus lalu lintas menjadi tidak leluasa. Kondisi ini diperparah oleh adanya titik-titik penyempitan jalan atau bottleneck, terutama di area menuju Memandegung. Titik-titik ini memaksa kendaraan untuk melintas secara bergantian, yang secara otomatis memperlambat laju kendaraan dan memperpanjang antrean.
Penerapan Sistem One Way untuk Mengurai Kemacetan
Menghadapi lonjakan kendaraan yang tak terhindarkan, petugas kepolisian di lapangan sigap memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way. Sistem ini diterapkan secara situasional, berdasarkan evaluasi langsung terhadap volume kendaraan yang terus meningkat. Tujuannya jelas, yaitu untuk mengurai kepadatan dan memberikan kelancaran bagi pengendara yang menuju Puncak.
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, penerapan sistem one way dari arah Jakarta menuju Puncak di Jalan Raya Puncak, Bogor, juga telah dilakukan. Ini menunjukkan respons cepat petugas terhadap dinamika arus lalu lintas yang berubah.
Statistik Peningkatan Volume Kendaraan
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, mengonfirmasi adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan pada H+2 Lebaran dibandingkan hari sebelumnya. “Di hari ketiga Idulfitri ini terjadi peningkatan arus lalu lintas bagi pengendara yang ingin melaksanakan wisata ke jalur Puncak. Dibandingkan dengan hari kedua kemarin, peningkatan arus kendaraan per jam 08.00 WIB meningkat sekitar 1.000 kendaraan,” ujar Afif.
Lebih lanjut, Afif menambahkan bahwa peningkatan volume kendaraan mencapai angka 35% dibandingkan dengan hari sebelumnya. Hingga pukul 08.00 WIB pagi di hari H+2 Lebaran, tercatat sebanyak 7.000 kendaraan telah melintas menuju Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi. Angka ini menegaskan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan liburan di kawasan Puncak pasca-Idulfitri.























