Senin, 26 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak

Gangguan kesehatan mental anak diduga dipicu tingginya kadar timbal di dalam darah

by Pewarta Warga
06/02/2024
in Kesehatan
Reading Time: 5 mins read
A A
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Tata kelola daur-ulang aki bekas harus diperbaiki.

Paparan timbal berdampak buruk bagi kesehatan mengintai anak-anak. Kadar timbal pada darah yang berbahaya ditemukan pada sebagian anak. Paparab timbal ini juga bisa mengganggu tumbuh kembang anak, demikian yang kami kutip dari kompas.com

Demikian hasil kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi Indonesian Medical Education and Research Institute Universitas Indonesia (IMERI UI) bersama dengan Yayasan Pure Earth Indonesia.

Kajian itu menyebutkan, 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter. Bahkan, 4 persen memiliki kadar timbal darah yang harus mendapatkan terapi, yakni lebih dari 45 mikrogram per desiliter.

Ketua Kluster Pusat Penelitian Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI Dewi Yunia Fitriani menyampaikan hal itu, dalam konferensi pers ”Hasil Kajian Dampak Kesehatan Pajanan Timbal pada Anak dan Dewasa” di Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Dewi Yunia menyatakan, tingginya kadar timbal darah pada anak-anak yang menjadi subyek riset berkorelasi dengan pajanan di lingkungan sekitarnya berasal dari tanah dan debu. Selain itu ada hubungan signifikan kadar timbal darah pada ayah dan anak.

Paparan timbal bisa terjadi karena pekerjaan ayahnya tinggi paparan timbal. Beberapa rumah digunakan untuk mengumpulkan barang-barang mengandung timbal seperti kaleng bekas,” katanya.

Kampanye bahaya timbal di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021). Dewi menyampaikan, timbal bisa ditemukan di udara, tanah, dan air. Pada kajian yang dilakukan lebih banyak ditemukan kadar timbal pada tanah. Anak-anak pun menjadi lebih rentan terpapar timbal karena anak-anak sangat mudah memasukkan tangan ke dalam mulut.

Sementara, sebagian besar anak-anak yang diteliti banyak bermain dan beraktivitas di tanah. Sebagian rumah dari penduduk juga masih beralaskan tanah.

Adapun kajian dilakukan di lima wilayah, yakni Desa Kadu Jaya Tangerang, Desa Cinangka Bogor, Desa Cinangneng Bogor, Desa Pesarean Tegal, dan Desa Dupak Surabaya.

Dari wilayah yang dipilih tersebut terdapat desa remediasi (pemulihan kontaminasi) dari paparan aki bekas. Ada pula desa yang ditemukan banyak warga bekerja mengumpulkan barang bekas, terutama kaleng bekas serta ada yang di dekat jalan raya.

Sebanyak 89 persen dari 564 anak memiliki kadar timbal pada darah yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 mikrogram per desiliter.

Dokter spesialis anak yang juga peneliti di Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI Ari Prayogo menjelaskan, tidak ada konsentrasi timbal dalam darah yang aman.

Paparan timbal bisa berdampak buruk bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak. Timbal dapat menyebabkan penurunan kecerdasan, gangguan perilaku, dan masalah belajar.

Anak yang terpapar timbal bisa berisiko jangka panjang mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan ginjal, gangguan imunitas, serta gangguan sistem reproduksi.

Selain itu paparan timbal berisiko menyebabkan anemia. Timbal yang berada dalam tubuh dapat mengganggu pembentukan sel darah merah. Hal tersebut akhirnya bisa menyebabkan terjadinya anemia pada anak.

Dalam kajian Pusat Riset Kesehatan Lingkungan dan Okupasi IMERI UI dan Yayasan Pure Earth Indonesia juga mengungkapkan anak dengan kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter disertai kondisi anemia. Sebanyak 14 persen di antaranya ditemukan mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Petugas kesehatan mengambil sampel darah Ridho (12), anak penderita gangguan mental, di Desa Cinangka, Kabupaten Bogor, Kamis (20/9/2018). Gangguan mental yang dialami Ridho diduga salah satunya dipicu tingginya kadar timbal di lingkungan sekitarnya.

”Anak yang memiliki kadar timbal darah lebih dari 20 mikrogram per desiliter dengan anemia akan berisiko empat kali lipat mengalami keterlambatan tumbuh kembang,” kata Ari.

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - image 1

BACA JUGA:

Delegasi WHO Tinjau Kesiapan Layanan RS Ibu dan Anak Pertiwi Makassar dalam Konteks APEC

Makassar Pimpin APEC Tingkatkan Kesehatan Anak: Rekomendasi Konkret untuk Masa Depan

Makassar Menjadi Tuan Rumah Lokakarya APEC untuk Penguatan Kesehatan Anak Internasional

Google Hapus Ulasan AI Medis Menyesatkan Setelah Laporan ‘Bahaya’

Jatim Waspada Super Flu H3N2: Gejala & Imbauan Wali Kota

Pencegahan

Staf pengajar Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Marinda Asiah Nuril Haya, menuturkan, risiko paparan timbal yang tinggi pada anak belum disertai kesadaran dan pemahaman baik di masyarakat.

Sebagian masyarakat tidak mengetahui apakah lingkungannya berisiko terhadap pajanan timbal. Kesadaran warga untuk meminimalkan pajanan timbal juga masih rendah.

Dari kajian di lapangan ditemukan banyak pekerja skala kecil yang berisiko terpapar langsung peralatan berbahan timbal tidak menggunakan alat pelindung diri.Para pekerja tersebut juga biasanya tidak langsung mengganti pakaian yang digunakan. Padahal, paparan timbal yang menempel di baju bisa berisiko terhirup atau bersinggungan dengan anak-anak di rumah.

Karena itu, Marinda menyampaikan, kesadaran masyarakat akan bahaya paparan dan pajanan timbal harus ditingkatkan.

Masyarakat harus diajak untuk lebih sadar menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat antara lain dengan mencuci tangan sebelum makan, dan menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah.

Selain itu, warga dianjurkan berganti pakaian selepas bekerja bagi orangtua yang akan bertemu dengan anak di rumah, serta selalu memastikan anak mendapatkan gizi seimbang.

Cetakan yang digunakan untuk menampung hasil peleburan aki bekas, berserakan di lokasi peleburan aki bekas ilegal di Kampung Janada Inpres, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Senin (20/8/2018).

Direktur Yayasan Pure Earth Indonesia Budi Susilorini mengatakan, tingginya kadar timbal yang ditemukan dari hasil kajian antara IMERI UI dan Yayasan Pure Earth menunjukkan penanganan timbal di masyarakat semakin mendesak.

Kontaminasi timbal di lingkungan serta dampak buruk bagi kesehatan mendorong semua pemangku kepentingan untuk melakukan penanganan dan pencegahan. ”Kami harap riset ini berlanjut jadi program surveilans nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil dari studi ”Rapid Market Screening (RMS)” Pure Earth pada lebih dari 5.000 sampel barang konsumsi dan produk makanan di 25 negara berpenghasilan rendah dan menengah menemukan tingkat prevalensi kandungan timbal yang melebihi baku mutu.

Kandungan tinggi tersebut ditemukan antara lain di peralatan makan berbahan logam (52 persen), peralatan makan keramik (45 persen), berbagai jenis cat (11 hingga 48 persen), mainan (13 persen ), dan kosmetik (12 persen).

Tags: gaya hidupKesehatankesehatan anaktimbal
Share9Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Kaleidoskop 2025: Vaksin Malaria Rutin di 17 Negara Afrika Selamatkan Puluhan Ribu Anak dari Kematian

29/12/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

“Saya Akan Bahagia Jika…”: Mengapa Pencapaian Besar Sering Terasa Hampa

02/12/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Seni “Bodo Amat” nan Elegan: Trik Psikologi Kuno Agar Tetap Waras di Tengah Ketidakwarasan Kolektif

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Waspada, Kolesterol Jahat Bisa Muncul Tanpa Gejala! Kenali Tanda-tandanya Sejak Dini

26/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Jaga Jantung Tetap Sehat di Usia Emas: Rekomendasi Olahraga Aman dan Menyenangkan untuk Lansia

25/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Menguak 10 Pilihan Makanan untuk Berat Badan Ideal dan Kesehatan Optimal

24/11/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

    Kronologi Lengkap: Korean Air KE81 Berhasil Mendarat Aman di JFK Setelah Deklarasi PAN-PAN Akibat Masalah Hidrolik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Banjir Terjang Jalan Panjaitan Jakarta Akibat Hujan Deras, Lalu Lintas Lumpuh

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bocoran Konsep Seni Fable Reboot: Nostalgia Wilayah Klasik Terungkap!

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Rangkuman Gempa Bumi 25 Januari 2026, BMKG Catat Aktivitas Seismik Signifikan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Identitas Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pangkep Terungkap, Evakuasi Masih Berlangsung

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Dell SE2726D: Monitor 2K 144Hz yang Sempurna untuk Produktivitas dan Gaming Kelas Berat

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    429 shares
    Share 172 Tweet 107
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Bahaya Timbal Tanpa Disadari Mengintai Kesehatan Anak - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.