Perdagangan saham pada Jumat, 27 Februari 2028, diprediksi masih diwarnai potensi koreksi lanjutan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Setelah mengalami pelemahan 1,04 persen ke level 8.235 pada sesi sebelumnya akibat tekanan jual signifikan, investor perlu mencermati pergerakan indeks dan saham pilihan.
Analisis Teknikal IHSG dan Potensi Pergerakan
MNC Sekuritas mengulas skenario pergerakan IHSG dari perspektif analisis teknikal. Dalam skenario optimis, indeks diperkirakan masih berada dalam fase wave (c) dari wave [x], yang berpotensi mendorong IHSG menguat menuju rentang 8.440-8.650.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat adanya potensi koreksi lanjutan yang dapat menarik IHSG turun ke area support krusial di kisaran 8.081-8.149. Level support teknikal utama berada di 8.025 dan 7.861, sementara level resistance diproyeksikan pada 8.408 dan 8.596.
Saham Pilihan untuk Strategi Investasi
Di tengah volatilitas pasar, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati investor, dengan strategi Buy on Weakness:
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- Status Rekomendasi: Buy on Weakness
- Analisis Teknis: BBRI menunjukkan koreksi sebesar 0,50 persen ke level Rp3.950, diiringi dengan tekanan jual. Posisi saat ini diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii].
- Rekomendasi Transaksi:
- Buy on Weakness: Rp3.870-Rp3.930
- Target Price: Rp4.000, Rp4.080
- Stoploss: di bawah Rp3.800
2. PT Sentul City Tbk (BKSL)
- Status Rekomendasi: Buy on Weakness
- Analisis Teknis: BKSL mengalami koreksi yang cukup dalam sebesar 6,29 persen ke level Rp134. Pergerakan harga ini disertai dengan tekanan jual dan menembus Moving Average 200 (MA200). Posisi BKSL saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave B dari wave (B).























