Wartakita.id, Balikpapan — Sebanyak 765 personel gabungan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan sepak bola antara PSM Makassar melawan Madura United. Laga krusial yang dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, ini berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, dan membutuhkan perhatian ekstra demi terciptanya suasana yang kondusif.
Pengerahan ratusan personel keamanan ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Mengingat rivalitas kedua tim dan animo suporter yang tinggi, pengamanan yang komprehensif menjadi prioritas utama. Personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis, baik di dalam maupun di luar area Stadion Batakan, untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul.
Pertandingan antara PSM Makassar dan Madura United memang selalu menyita perhatian. Kedua tim memiliki basis suporter yang fanatik, sehingga potensi gesekan antar kelompok suporter selalu menjadi perhatian khusus bagi pihak keamanan. Oleh karena itu, kehadiran personel gabungan dalam jumlah besar ini diharapkan dapat memberikan efek gentar sekaligus memastikan bahwa setiap penonton dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman.
Manajemen PSM Makassar sendiri telah berulang kali mengimbau para suporter untuk tertib dan menjaga nama baik tim. Dukungan yang positif dari tribun menjadi salah satu elemen penting yang dapat memompa semangat para pemain di lapangan. Kehadiran tim tamu, Madura United, yang dilaporkan datang dengan kekuatan penuh 23 pemain, semakin menambah tensi pertandingan. Mereka tentu berambisi untuk mencuri poin di kandang lawan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) setempat, dalam keterangannya, menegaskan bahwa pihaknya bersama TNI telah berkoordinasi secara matang untuk mengamankan laga ini. “Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, ofisial, hingga para penonton. Pengamanan ini bukan hanya soal jumlah personel, tetapi juga soal kesiapan dan profesionalisme dalam bertugas,” ujarnya.
Selain pengamanan di area stadion, patroli juga ditingkatkan di jalur-jalur yang berpotensi dilalui rombongan suporter. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya konvoi yang tidak tertib atau potensi bentrokan di luar stadion. Seluruh upaya ini dilakukan demi menjaga marwah sepak bola Indonesia agar tetap dapat dinikmati sebagai tontonan yang menghibur dan positif.
Intinya
- 765 personel gabungan Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan laga PSM Makassar vs Madura United di Stadion Batakan, Balikpapan, pada 31 Oktober 2026.
- Tujuan utama pengerahan personel adalah menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
- Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan kelancaran pertandingan, mengingat animo suporter yang tinggi.
Kerap Ditanyakan
T: Mengapa pengamanan pertandingan PSM Makassar vs Madura United melibatkan begitu banyak personel?
J: Pengamanan melibatkan banyak personel karena pertandingan ini berpotensi menarik animo suporter yang tinggi, sehingga diperlukan langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran laga.
T: Di mana lokasi pasti pengamanan pertandingan ini dilakukan?
J: Pengamanan dilakukan di Stadion Batakan, Balikpapan, serta di berbagai titik strategis di sekitar stadion dan jalur yang berpotensi dilalui suporter.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























