Menyambut Idul Fitri, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan dua imbauan krusial bagi seluruh warga: menghentikan penggunaan petasan dan memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga demi kekhusyukan ibadah dan kenyamanan bersama.
Imbauan Tegas: Stop Petasan Demi Ketertiban dan Kekhusyukan
Menjelang malam takbiran dan hari raya Idul Fitri, suasana seharusnya dipenuhi ketenangan dan refleksi. Namun, tradisi menyalakan petasan seringkali justru menimbulkan kebisingan dan potensi bahaya. Wali Kota Makassar mengambil langkah tegas dengan mengimbau seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak membunyikan petasan atau mercon.
Mengapa Larangan Ini Penting?
- Menjaga Kekhusyukan Ibadah: Akhir bulan Ramadan adalah momen penting untuk meningkatkan ibadah. Kebisingan petasan dapat mengganggu konsentrasi dan kekhusyukan beribadah.
- Mencegah Gangguan Kamtibmas: Aktivitas petasan dan permainan berbahaya seperti perang kelompok atau tembak-tembakan di jalan raya berpotensi menimbulkan keresahan, kecelakaan, dan ancaman keamanan.
- Keselamatan Diri dan Pengguna Jalan: Jalan raya bukan arena bermain. Petasan dan permainan serupa dapat membahayakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lain yang tidak terlibat.
Dalam keterangannya, Wali Kota menekankan peran serta tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, dan orang tua dalam mengedukasi dan mengarahkan warga. Meskipun kegiatan di lokasi khusus dengan standar keamanan mungkin masih bisa ditoleransi, Wali Kota menegaskan larangan keras untuk aktivitas berbahaya di jalan raya.
Antisipasi Lonjakan Sampah: Kunci Kebersihan di Hari Raya
Selain isu petasan, kebersihan juga menjadi perhatian utama Wali Kota Makassar. Menjelang Idul Fitri, prediksi lonjakan volume sampah menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan kemungkinan sebagian petugas kebersihan yang sedang mudik.
Strategi Menjaga Kota Tetap Bersih
Untuk itu, Wali Kota menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah, dan ketua RT/RW untuk melakukan antisipasi dini. Diperlukan pengaturan strategi yang matang agar pelayanan kebersihan tetap berjalan optimal. Tujuannya jelas: memastikan Kota Makassar tetap bersih dan nyaman saat seluruh umat merayakan Idul Fitri, tanpa terganggu oleh tumpukan sampah.
Sebagai warga Makassar, mari kita bersama-sama menyukseskan imbauan ini. Dengan menghentikan penggunaan petasan dan menjaga kebersihan, kita turut berkontribusi dalam menciptakan suasana Idul Fitri yang lebih damai, aman, dan bermakna.
Kontributor: M.Rahmat
Penyunting: H. Gunadi























