Rabu, 13 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP

Teknologi rem ABS (Anti Lock Braking System)

by Warteknet
17/09/2021
in Arsip 2021, Otomotif
Reading Time: 3 mins read
A A
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Arsip

Wartakita.id – Pengereman tanpa teknik yang tadinya untuk menghindari tubrukan atau terperosok, tanpa teknik yang benar malah pengereman malah akan menjadi sebab pengendara motor mengalami kecelakaan.

Teknologi rem ABS (Anti Lock Braking System) memang telah banyak terpasang di sepeda motor keluaran 5 tahun terakhir yang menggunakan, itu pun serinya berbeda, dan tentu saja berharga lebih mahal.

Anti lock Braking dengan mekanisme pengeremannya dapat menghindari penguncian roda ketika dilakukan penghentian laju secara mendadak. Ketika menarik tuas rem secara mendadak, sensor sistem akan mendeteksi roda yang terkunci. Membuat piston rem secara otomatis melepaskan tekanan ke titik normal. Namun, saat roda berputar tekanan piston akan dikeraskan kembali.

Biasanya, proses dari titik normal menuju pengerasan piston ini akan berlangsung dengan cepat.

Bagaimana dengan para pembalap motoGP yang bisa melakukan pengereman dengan sempurna dan aman bahkan dari kecepatan 340 km per jam? Di luar teknologi ABS khusus motor pacu, para pembalap MotoGP mesti punya teknik rahasia pengereman.

3 Cara Pengereman Pembalap MotoGP

Ada tiga cara untuk membuat motor MotoGP terkendali lajunya dari kecepatan 340 km per jam, yakni:

  1. Menggunakan rem depan,
  2. Rem belakang
  3. Dan engine brake

Engine brake adalah teknik pengereman yang bantu oleh putaran mesin. Engine brake membantu memperlambat perputaran roda belakang secara elektronik, dengan cara menurunkan gigi lebih rendah secara bertahap.

Namun, engine brake hanya menyumbang sekitar 20 persen saja untuk membantu pengereman motor dari kecepatan tinggi. Sisanya, didominasi rem depan dengan porsi 70 persen dan rem belakang yang hanya 10 persen saja.

Para pengguna motor di Indonesia sudah sering menemukan kampas rem belakang lebih cepat habis, artinya rem belakang punya porsi lebih tinggi.

Kenapa rem depan dominan porsinya untuk mencegah laju motor menjadi liar tak terkendali saat melakukan pengereman.

Dengan menggunakan rem depan, artinya kontrol motor 100 persen berada di kedua lengan pengemudi, dengan memastikan ban depan punya traksi lebih.

Kemudian, porsi 70 persen tersebut dibantu juga dengan engine brake yang selain membantu pengereman, juga menjaga kesetabilan motor, karena membuat traksi roda belakang tidak berkurang signifikan saat melakukan pengereman.

Sisanya 10 persen, adalah rem belakang. Supporting untuk menghentikan laju emang sedikit, tapi 10 persen ini punya peran penting untuk mengendalikan dan mengarahkan motor saat melakukan pengereman.

There’s more than one way to slowdown a #MotoGP bike ⛔️

Take a closer look at the different types of braking and the control the rider has ???? pic.twitter.com/O1XqLjd8O3

— MotoGP™???? (@MotoGP) April 21, 2018

Bayangkan kalau porsinya dibalik. Rem belakang lebih dominan, maka traksi akan berpusat di roda belakang dan traksi roda depan berkurang drastis. Efeknya? Motor bisa saja tidak bisa berbelok atau tidak bisa diarahkan, sebab kehilangan traksi di roda depan.

Selain minimnya traksi di roda depan, dengan ban belakang yang menjadi pusat pengereman, maka bersiap saja buntut motor bakal bergerak tidak terkendali. Sedikit saja setang berbelok, maka motor dipastikan bakal slip dan melintir.

Itulah, kendati laju motornya 300 km per jam, pembalap motoGP tidak hanya sekadar memperlambat laju motor, tapi juga tetap mampu mengendalikan motornya dengan aman dan tanpa kehilangan kecepatan untuk segera memacu motornya di lintasan balap.

BACA JUGA:

Trik Mempercepat Koneksi WiFi di Rumah

Tips Memilih Power Bank yang Aman dan Tahan Lama untuk Pengguna Gadget di Indonesia

Tips Membersihkan Smartphone dari Virus, Iklan dan Malware

Troubleshooting Teknologi 101: Tips dan Trik Menghadapi Masalah Digital Umum

Tips Praktis Mengatasi Android TV Lemot: Bikin Nonton Makin Lancar

Tags: MOTOGPTeknik Pengereman MotoGPTipstips berkendara
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Banjir 80 Cm Lumpuhkan Akses Tol Puri, Jakarta Barat: Kemacetan Parah dan Penanganan Darurat

05/05/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Mitos Medan Magnet: Ini Penyebab Sebenarnya Mobil Mogok di Rel Kereta (Bukan Sihir Magnetik!)

30/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Mobil Listrik di Perlintasan Kereta Api Jakarta: Mitos Mogok dan Fakta Keamanan

28/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Yamaha RX King 155 VVA 2026: Raja Jalanan Kembali dengan Teknologi VVA Modern

26/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Honda CB150 Verza: Raksasa Irit, Pilihan Rasional di Segmen Motor Sport Entry-Level

26/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Honda Makassar Culinary Night 2026: Sukses Gemilang dengan Konsep ‘Go Green Festival’

21/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Toyota Raize: Bukan Sekadar SUV, Tapi Statement Gaya Hidup Generasi Baru

11/04/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Motor Listrik Polytron: Pilihan Cerdas di Tengah Gejolak Harga BBM

11/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

    Panduan Makeup Natural untuk Kencan Pertama yang Berkesan

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hari Kartini 2026: Anggota DPRD Makassar Dorong Perempuan Lebih Aktif di Kancah Politik

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Ambisi John Herdman: Timnas Indonesia Wajib Taklukkan Thailand di Piala Asia 2027

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • #CekFakta Nama AstraZeneca Memiliki Arti ‘Senjata yang Mematikan’

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Art SG: Singapura Jadi Pusat Seni Asia Tenggara di Panggung Global

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Update Tarif Listrik Mei 2026: Harga Token dan Pascabayar Tetap

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • AS dan Iran Saling Serang: Eskalasi Ketegangan di Selat Hormuz

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Jepang Belum Butuh Bantuan Iran untuk Lintasi Selat Hormuz Meski Ada Tawaran

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Samsung Gebrak Pemasaran: AI Generatif di Balik Layar Teaser Galaxy S26 dan Kampanye Lainnya

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • PLN Tantang Mahasiswa Rancang Gokart Listrik, Dorong Inovasi Kendaraan Ramah Lingkungan

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.