Rabu, 25 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup Pertanian

Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian

by Pewarta Warga
25/02/2026
in Pertanian
Reading Time: 4 mins read
A A
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured

Kabupaten Rejang Lebong, dengan lanskap perbukitan suburnya, memegang peranan vital sebagai pemasok utama sayuran di Sumatera Bagian Selatan. Namun, di balik produktivitasnya, sektor pertanian daerah ini tengah bergulat dengan ancaman fluktuasi harga yang merugikan petani dan memicu lonjakan limbah.

  • Rejang Lebong merupakan lumbung sayuran regional bagi Sumatera Bagian Selatan, berkat topografi dataran tinggi dan suhu sejuk yang ideal untuk hortikultura.
  • Komoditas utama meliputi tomat, kol, cabai, sayuran daun, serta kopi dan teh.
  • Petani sering menghadapi anjloknya harga saat panen raya, menyebabkan kerugian finansial dan lonjakan limbah pertanian.
  • Fenomena ini pernah menyebabkan tumpukan tomat busuk menutup jalan dan pembuangan limbah ke jurang.
  • Solusi potensial mencakup diversifikasi produk, pengembangan sistem pemasaran yang stabil, dan advokasi kebijakan harga yang berpihak pada petani.

Rejang Lebong: Jantung Hortikultura Regional yang Rentan

Dikenal dengan udaranya yang sejuk dan bentang alam perbukitan yang subur di kawasan Bukit Barisan, Kabupaten Rejang Lebong di Provinsi Bengkulu telah lama mengukuhkan posisinya sebagai lumbung sayuran terkemuka untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan. Topografi yang bervariasi, mulai dari dataran tinggi, lembah yang subur, hingga aliran sungai yang terhubung dengan sistem daerah aliran sungai penting, menjadikan Rejang Lebong sebagai surga bagi budidaya hortikultura.

Suhu yang relatif lebih dingin dibandingkan daerah pesisir memberikan keuntungan tersendiri, memungkinkan pengembangan komoditas unggulan seperti tomat, kol, cabai, berbagai jenis sayuran daun, serta perkebunan kopi dan teh yang melimpah. Lahan pertanian yang membentang di kaki perbukitan ini bukan hanya menjadi tulang punggung pasokan untuk Provinsi Bengkulu, tetapi juga meluas hingga menjangkau sebagian besar wilayah Sumatera Selatan dan Jambi. Peran Rejang Lebong sebagai sentra produksi hortikultura regional menjadi sangat krusial dalam menjaga stabilitas pasokan pangan lintas provinsi.

Ancaman Nyata: Fluktuasi Harga dan Banjir Limbah Pertanian

Namun, di balik citra produktivitasnya yang tinggi, para petani di Rejang Lebong kerap dihadapkan pada kenyataan pahit berupa fluktuasi harga yang tidak menentu. Puncak dari permasalahan ini seringkali terjadi bersamaan dengan datangnya musim panen raya. Ketika produksi sayuran melimpah ruah, harga di tingkat petani berpotensi anjlok secara drastis. Situasi ini sangat merugikan, bahkan harga jual yang didapat tidak lagi mampu menutupi biaya tanam, perawatan, hingga distribusi. Fenomena ini sempat terekam signifikan pada periode tahun 2021 hingga 2022, meninggalkan luka mendalam bagi para petani.

Konsekuensi langsung dari anjloknya harga saat panen raya ini adalah munculnya persoalan baru yang tak kalah mengkhawatirkan: lonjakan limbah sayuran dalam jumlah yang masif. Tumpukan tomat yang membusuk bahkan pernah sampai menutup satu ruas jalan di daerah tersebut, menjadi saksi bisu keputusasaan petani yang terpaksa membuang hasil panen mereka. Sebagian limbah sayuran lainnya juga kerap dibuang begitu saja ke area terbuka, termasuk jurang-jurang yang menganga di sekitar wilayah itu, menciptakan masalah lingkungan yang serius.

Dampak Luas dan Harapan Solusi Keberlanjutan

Lonjakan limbah sayuran yang disebabkan oleh anjloknya harga jual tidak hanya menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, tetapi juga kerugian ekonomi yang signifikan bagi para petani. Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan pasca-panen yang lebih baik dan upaya menjaga stabilitas harga sebagai tantangan krusial yang harus segera diatasi demi keberlanjutan sektor pertanian di Rejang Lebong.

Beberapa upaya strategis yang dapat ditempuh meliputi diversifikasi produk pertanian untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas tunggal, pengembangan sistem pemasaran yang lebih stabil dan efisien yang mampu menyerap hasil panen dalam jumlah besar, serta advokasi kebijakan harga yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan petani. Dengan demikian, Rejang Lebong diharapkan dapat terus menjalankan fungsinya sebagai lumbung pangan regional yang vital, tanpa harus mengorbankan nasib dan kesejahteraan para petani yang telah berjuang keras di tanah subur mereka.


Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - image 1

BACA JUGA:

No Content Available
Tags: fluktuasi hargahortikulturakeberlanjutan pertaniankesejahteraan petanilimbah pertanianlumbung sayuranpertanian BengkuluRejang LebongSumatera Bagian Selatan
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured

Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

19/11/2025
het turun 2

Bagaimana Revitalisasi Rp54 Triliun Turunkan Harga Pupuk dengan Prediksi Laba Rp7,5 Triliun?

02/11/2025
command center pt pupuk indonesia cr

Garda Digital i-Pubers: 1,5 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Sampai ke Tangan Petani Tanpa Bocor

01/11/2025
Paddy

Memupuk Kemandirian Pertanian untuk Ketahanan Pangan Indonesia: Revitalisasi Lahan vs Konversi, Mana Lebih Efisien?

28/02/2025
Gapoktan

Distan Lebak Klarifikasi Keterlambatan SE Gapoktan: Gangguan Aplikasi Jadi Kendala

15/02/2025
Wartakita Bioetanol Lab Perguruan Tinggi

Potensi Strategis Melibatkan Perguruan Tinggi dalam 2 Juta Hektar Kebun Aren

26/01/2025
Wartakita Bioetanol Kebun Aren

Berapa Biaya Membuka 1 Juta Hektar Perkebunan Aren dan Pabrik Bio Etanol di Indonesia? 

25/01/2025
Wartakita Pohon Aren

Berapa Penghematan Impor BBM Jika Kebun Aren 1 Juta Hektar Menghasilkan Bio Etanol?

25/01/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • 10 Gempa Bumi Terkini di Indonesia: Update BMKG hingga 23 Februari 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #3: Lapar dan Matinya Sang Pusat Semesta

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #7: Rahasia yang Paling Terjaga

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Gowa Sabet Dua Penghargaan Sekaligus di Bidang Perdagangan dan Perindustrian

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Operasi Miras Polisi Tumpahkan Puluhan Liter Ballo

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kesalahan Fatal Kode AI: Hapus Seluruh Drive Akibat Perintah Sederhana, Pelajaran Berharga untuk Developer

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jadwal Lengkap Buka Puasa Makassar 2026 (1447 H): Waktu Imsakiyah dan Doa

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Menlu Ungkap Sumber Dana Pengiriman 8.000 Pasukan Indonesia ke Gaza untuk Misi ISF

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Rejang Lebong: Lumbung Sayuran Bengkulu di Tengah Ancaman Fluktuasi Harga dan Limbah Pertanian - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.