Wartakita.id, Inggris — Raja Charles III mengutip hadis Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab saat menjamu Sultan Oman Haitham bin Tariq dalam jamuan kenegaraan di Kastil Windsor, Inggris. Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah video sang raja melafalkan hadis itu beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, kutipan tersebut disampaikan Charles ketika memuji masyarakat Oman dan menyoroti hubungan panjang antara Inggris dan negara di kawasan Teluk itu. Ia juga menekankan pentingnya peran Oman dalam menjembatani pihak-pihak yang berkonflik di tengah situasi global yang penuh ketegangan. Sultan Haitham bin Tariq tengah menjalani kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Inggris, yang dimulai pada Selasa. Kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama pemimpin Oman ke Inggris dalam 44 tahun terakhir.
Intinya
- Raja Charles III mengutip hadis Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab saat menjamu Sultan Oman Haitham bin Tariq.
- Kutipan hadis tersebut disampaikan dalam pidato jamuan kenegaraan di Kastil Windsor.
- Sultan Haitham bin Tariq melakukan kunjungan kenegaraan tiga hari ke Inggris, yang pertama dalam 44 tahun.
Dalam pidatonya, Raja Charles mengutip perkataan Nabi Muhammad SAW yang merujuk pada sikap masyarakat Oman. Ia menyampaikan hadis tersebut dalam bahasa Arab, yang kemudian menarik perhatian warganet setelah rekaman pidatonya tersebar di media sosial. Dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut dapat diterjemahkan sebagai, “Seandainya engkau datang kepada masyarakat Oman, mereka tidak akan mencaci makimu ataupun memukulmu.” Hadis ini menggambarkan penghargaan terhadap karakter masyarakat Oman. Pelafalan hadis dalam bahasa Arab oleh Raja Charles menjadi salah satu bagian yang paling banyak diperbincangkan dari jamuan kenegaraan tersebut.
Selain mengutip hadis, Charles menyoroti hubungan historis Inggris dan Oman yang telah terjalin lintas generasi. Menurutnya, keberlanjutan hubungan tersebut menjadi salah satu simbol keberhasilan kemitraan kedua negara. “Ada beberapa simbol kesuksesan yang lebih bahagia daripada hubungan hidup yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” kata Charles dalam pidatonya, yang berarti bahwa salah satu simbol keberhasilan yang paling membahagiakan adalah hubungan yang terus hidup dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Charles juga menekankan pentingnya upaya Oman dalam membangun jembatan komunikasi di tengah konflik, menilai peran tersebut relevan ketika ketegangan geopolitik membuat dialog dan hubungan antarpihak menjadi semakin penting. Kunjungan Sultan Haitham ke Inggris memiliki arti penting dalam hubungan diplomatik kedua negara, menjadi kunjungan kenegaraan pertama pemimpin Oman ke Inggris dalam 44 tahun.
Kerap Ditanyakan
T: Kapan dan di mana Raja Charles III mengutip hadis Nabi Muhammad SAW?
J: Raja Charles III mengutip hadis Nabi Muhammad SAW saat menjamu Sultan Oman Haitham bin Tariq dalam jamuan kenegaraan di Kastil Windsor, Inggris.
T: Apa arti dari hadis yang dikutip Raja Charles?
J: Hadis tersebut dapat diterjemahkan sebagai, “Seandainya engkau datang kepada masyarakat Oman, mereka tidak akan mencaci makimu ataupun memukulmu,” yang menggambarkan penghargaan terhadap karakter masyarakat Oman.
Kontributor: Redaksi Wartakita
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.
























