Wartakita.id – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat berinisial AR terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan mengonsumsi narkotika jenis sabu bersama dua orang perempuan di Mamuju.
Poin-Poin Penting
- Seorang PNS Kemenag Sulbar berinisial AR ditangkap di Mamuju karena pesta sabu.
- Penangkapan dilakukan bersama dua orang wanita di sebuah lokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Mamuju.
- Polisi berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu, alat hisap, ponsel, dan satu unit mobil Toyota Innova.
- Tersangka AR mengaku mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial DD di Majene.
- Pemeriksaan intensif terhadap AR dan kedua rekannya masih berlangsung di Polresta Mamuju.
Kronologi Penangkapan PNS Kemenag di Mamuju
Peristiwa penangkapan yang menggemparkan ini terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Tim kepolisian bergerak cepat setelah mendapatkan informasi, berhasil menggerebek sebuah lokasi dan menemukan AR, yang sehari-hari bertugas di Kemenag Sulbar, tengah asyik mengonsumsi narkoba bersama dua rekan wanitanya. Penggerebekan ini menunjukkan kesigapan aparat dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.
Barang Bukti yang Berhasil Disita Polisi
Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial yang diduga kuat berkaitan langsung dengan aktivitas ilegal tersebut. Barang bukti yang disita antara lain empat saset berisi kristal bening yang diyakini sebagai narkotika jenis sabu, dua buah kaca pireks yang lazim digunakan untuk mengonsumsi sabu, satu unit ponsel yang kemungkinan berisi bukti komunikasi terkait narkoba, kertas kuning, sebuah kotak hitam, serta satu unit mobil mewah Toyota Innova yang diduga turut digunakan dalam kegiatan tersebut. Penyitaan ini merupakan langkah penting dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Pengakuan Tersangka dan Pengembangan Kasus
Dalam pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim penyidik, tersangka AR memberikan pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia mengaku bahwa narkotika jenis sabu yang dikonsumsi bersama kedua rekannya tersebut didapatkan dari seorang pria berinisial DD. Informasi ini membuka potensi pengembangan kasus yang lebih luas, mengingat DD diketahui berdomisili di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Hingga berita ini diturunkan, AR bersama dua rekan perempuannya masih menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polresta Mamuju untuk menggali lebih dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.























