Senin, 19 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Pemprov Sulsel Terapkan Manajemen ASN Sistem Merit, TGUPP: Langkah Drastis dan Keputusan Berani

by Pewarta Warga
29/01/2021
in Arsip 2021, Makassar & Sulsel
Reading Time: 7 mins read
A A
Tekan Angka Covid-19, Pemprov Sulsel Sediakan Dua Unit Mobil PCR

MAKASSAR – Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN diharapkan dapat memicu perubahan mendasar manajemen ASN ke arah yang lebih baik, karena kualifikasi, kinerja, dan kompetensi secara adil tanpa diskriminasi.

Sebagai upaya mengawasi dan memastikan penerapan sistem merit, Komisi ASN menggelar Anugerah Meritokrasi. Sejak 2019 hingga akhir 2020, Komisi ASN telah menilai penerapan sistem merit terhadap 184 instansi pemerintah, baik di pusat maupun di daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatanmendapat penghargaan terbaik pertama kategori “Baik” untuk tingkat pemprov dengan nilai 310,5 poin. Penghargaan diterima Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2021).

Kategori Baik (250-324 poin) ini berarti prinsip merit telah diterapkan pada sebagian besar aspek manajemen ASN dan instansi dapat dikecualikan dari pelaksanaan seleksi terbuka dalam pengisian JPT, tetapi dengan pengawasan Komisi ASN dan dievaluasi setiap tahun.

Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Reformasi Birokrasi dan Hukum, Prof Dr Sangkala mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud dari perncapaian tertinggi dari Undang-undang ASN terkait dengan manajemen ASN.

Pasal 111 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Di mana Komisi ASN telah menerbitkan Peraturan Komisi ASN Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN di Instansi Pemerintah.

“Tetapi dalam desain besarnya, itu bagian dari reformasi birokrasi yang berkaitan dengan pemetaan ASN di dalam reformasi birokrasi,” ujarnya, Jumat (29/1/2021).

Dia mengatakan, penilaian reformasi birokrasi hasil antara, selain dari dokumen juga dengan upaya yang telah dilakukan serta implementasi reformasi birokrasi berkaitan dengan pandangan masyarakat terkait dengan dampak reformasi birokrasi yang dilakukan secara internal.

“Adalah salah satu hasil antara itu adalah merit sistem. Kemudian bagi Sulsel sendiri, itu merupakan sebuah langkah drastis menerapkan merit sistem yang memang kemudian tidak mudah lepas dari dukungan pimpinan,” katanya.

“Itu keputusan berani Pak Gubernur,” lanjutnya.

Merit sistem yang merupakan salah satu langkah untuk mencegah korupsi dan jual beli jabatan serta sebagai upaya penempatan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kualifikasi. Ia menilai bahwa sistem ini masih belum diterima dengan baik. Masih terdapat 540 lembaga pemerintah yang belum menerapkan.

“Kenapa tidak disukai, amanat Undang-Undang ASN menciptakan birokrat yang profesional, mengikuti kode etika, kompetensi, dan sebagainya. Cara menemukannya itu dengan membangun sebuah sistem yang disebut sebagai sistem merit,” tegasnya.

Lanjutnya, pemerintah daerah yang belum menerapkan merit sistem, maka dimungkinkan dengan melakukan cara antara, yakni dengan open bidding atau lelang terbuka. Bidding dilakukan agar tetap objektif, tetapi dalam lelang jabatan masih dapat terjadi permainan dan kecurangan.

Dengan sistem merit, pejabat pembina kepegawaian yang telah menerapkan sistem merit harus memperhatikan delapan aspek manajemen ASN, yaitu: (1) perencanaan kebutuhan; (2) pengadaan; (3) pengembangan karier; (4) promosi dan mutasi; (5) manajemen kinerja; (6) penggajian, penghargaan, dan disiplin; (7) perlindungan dan pelayanan; serta (8) sistem informasi.

“Dengan sistem merit itu jelas dengan delapan langkah itu. Nah dengan harapan seperti itu, maka seorang pembina kepegawaian dalam hal ini di provinsi seorang gubernur, itu dimungkinkan lagi tidak melakukan bidding. Karena sistem yang dibangun itu sudah terakui oleh Komisi ASN sebagai pegawas dari manajemen ASN,” jelasnya.

Selanjutnya tinggal berkoordinasi dan menyampaikan kepada Komisi ASN.

Di Sulsel sendiri dalam dua tahun awal kepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman delapan bidang tersebut terus dibenahi. Pemprov Sulsel membangun Assesment Center terakreditasi A.

  • Pelantikan Kepala Daerah, Pemprov Sulsel: Bisa Serentak, Bisa Tidak
  • Kirim 81.960 Dosis ke 21 Kabupaten/Kota, Stok Vaksin Pemprov Sulsel Tersisa 520 Dosis
  • Geliatkan Ekonomi Daerah, Nurdin Abdullah Dorong Rest Area segera Rampung

    Demikian juga dengan Sistem Informasi ASN atau PNS yang disebut SIASN. Sistem ini mengintegrasikan dan memperbaiki kualitas data ASN khususnya yang menyangkut layanan manajemen kepegawaian. Melalui SIASN juga, tiap ASN dapat memantau progres layanan kepegawaiannya. Pemprov juga membuat aplikasi khusus E-Kinerja, sebagai aplikasi penilaian kinerja berbasis eletronik.

    BACA JUGA:

    Appi Maju Lagi di Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Didukung 24 DPC

    Appi Mendapat Dukungan Masif dari 24 DPC, Potensi Aklamasi Musda Demokrat Sulsel

    Kualitas Udara Makassar 19 Oktober 2026: Peringatan PM2.5

    Prakiraan Cuaca Makassar 19 Oktober 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Panas

    Gubernur Sulsel Meriahkan Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan

    “Kita memiliki akreditasi penilaian kinerja berbasis elektronik. Namanya E-kinerja, itu kita buat sendiri, berbasis pada PP 30 Tahun 2019, lalu diikat dalam istilah talent management. Talenta itu punya aplikasi, jadi E-office, E-Kinerja. Ini masuk point ke delapan, sistem informasi,” paparnya.

    Ia menambahkan, talent manajement (manajemen talenta) dalam merit sistem sangat penting. Ini merupakan pengklasifikasian pegawai atas potensi dan kompetensinya. Juga untuk menyiapkan calon pemimpin untuk instansi.

    “Di dalam talent management itu, pengklasifikasian pegawai atas potensi dan kompetensinya itu ada sembilan kotak. Nanti, pejabat yang diangkat Pak Gubernur ini adalah mereka yang masuk di kotak sembilan,” ujarnya.

    Dalam sistem merit ini, penerapannya diantaranya, pemerintah mempunyai kebijakan dan program pengembangan karir yang dimulai dengan pengembangan talenta, analisis kesenjangan kompentensi dan kesenjangan kinerja, strategi dan program untuk mengatasi kesenjangan, serta pembentukan talent pool dan rencana suksesi. Serta melaksanakan promosi, mutasi secara objektif dan transparan didasarkan pada kesesuain kualifikasi, kompetensi dan kinerja dengan memanfaatkan talent pool.

    “Kotak sembilan itu adalah talent pool adalah orang-orang yang siap untuk diangkat sebagai pejabat. Tetapi untuk sampai pada kotak 9 itu harus berjuang dari kotak 1, 2, 3 dan seterusnya sampai 9,” imbuhnya.

    Sehingga peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan juga Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sangat penting. BKD menilai kinerja dan BPSDM memberikan pelatihan, diklat dan peningkatan kompetensi.

    Dengan talent management, maka kandidat yang menjadi calon pimpinan adalah mereka yang terbaik dari sisi kompetensi.

    Ia berharap agar sistem merit ini segera disosialisasikan kepada para ASN. Sehingga mereka yang berkarir dapat memperbaiki kinerja dan kualitas. Jabatan didapatkan dari profesionalisme dan prestasi, bukan dari hasil KKN.

    Tugas Pemerintah Provinsi dengan meningkatkan kompetensi pegawai melalui Corporate University (Corpu) untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan.

    Pemprov Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mendirikan ini. Corpu diharapkan bakal menjadi solusi pengembangan kompetensi ASN. Program yang mampu menjawab kebutuhan untuk mencapai pembangunan nasional. Corpu sejalan dengan kebijakan pusat dalam konteks manajemen talenta. Dalam hal ini sesuai arah kebijakan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan SDM.

    Corpu akan menjadi sebuah manajemen pelatihan ASN. Namun pendekatan dalam pembinaan dan pembelajarannya, sedikit banyak mengadopsi dari sistem pendidikan di perguruan tinggi. Melalui Corpu, kualitas kinerja para ASN bisa ditingkatkan, lebih utama menjadi aparatur yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.

    “Tugas provinsi adalah meningkatkan kompetensinya pegawai yang kita sebut Coorporate University yang sudah kita MoU-kan, ini sudah terbangun dan ini lima OPD untuk melatih,” pungkasnya.

    Sedangkan, Ketua Komisi ASN, Prof. Agus Pramusinto menyebutkan, Komisi ASN akan terus berusaha memastikan peningkatan implementasi sistem merit di Indonesia melalui kerja sama dengan lebih banyak instansi pemerintah. Dalam kesempatan yang sama, Komisi ASN menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pemberantasan korupsi dan pengawasan implementasi manajemen ASN.

    “Pengelolaan manajemen SDM ASN secara berkualitas berdasarkan sistem merit akan mampu mengurangi intervensi politik dalam pengisian jabatan. Pegawai ASN menjadi terlindungi karier mereka dari politisasi dan kebijakan yang bertentangan dengan prinsip merit, seperti nepotisme dan primordialisme,” sebut Agus.

    Dengan begitu, pimpinan instansi bisa berkonsentrasi melaksanakan pelbagai program tanpa terlalu disibukkan mencari orang untuk duduk dalam jabatan. Sebab penerapan sistem merit dan manajemen talenta akan mampu memudahkan organisasi memastikan ASN pada jabatan dan waktu yang tepat, serta mewujudkan kepastian karier pegawai. KASN berharap rekomendasi penilaian dan saran yang diberikan dapat dilaksanakan sehingga terjadi perbaikan yang berkelanjutan dalam manajemen SDM ASN.

    “Semoga upaya baik yang telah dilakukan dapat ditingkatkan lagi demi mewujudkan birokrasi Indonesia yang berkelas dunia,” tutup Agus. (*)

    Rekomendasikan Wartakita.id
    Tags: Sulawesi Selatan
    Share5Tweet3Send

    ARTIKEL TERKAIT

    Gedung Partai Demokrat Makassar dengan fasad putih dan emblema biru-putih di depannya. Di latar belakang, 24 DPC berkumpul di depan gedung dengan tangan bersatu, menunjukkan dukungan mereka untuk Appi

    Appi Maju Lagi di Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Didukung 24 DPC

    19/10/2026
    Seorang anak laki-laki berdiri di tepi saluran air, disekitarnya berhamparan rumput yang tinggi dan pohon-pohon. Air saluran itu tenang namun dalam, dengan gelombang kecil menunjukkan bahaya di bawahn

    Kronologi Pencarian Bocah Hilang di Kanal Makassar

    19/10/2026
    wartakita_appi-aliyah

    Appi Mendapat Dukungan Masif dari 24 DPC, Potensi Aklamasi Musda Demokrat Sulsel

    19/10/2026
    Budi S., a concerned man in casual wear, stands on a rooftop in Makassar, looking out at a hazy cityscape with partially obscured sun. The scene symbolizes poor air quality, with modern and traditiona

    Kualitas Udara Makassar 19 Oktober 2026: Peringatan PM2.5

    18/10/2026
    Deskripsi adegan visual menampilkan pagi cerah berawan di Makassar dengan langit berwarna biru langit yang terhiasi awan-awan tipis. Matahari terbit memberikan cahaya kuning emas yang hangat. Kota Mak

    Prakiraan Cuaca Makassar 19 Oktober 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Panas

    18/10/2026
    Gubernur Budi S. menghadiri parade sehat dan kirab swasembada pangan di Makassar, diiringi warga yang bersemangat dan bendera berwarna-warni. Latar belakang menampilkan campuran rumah tradisional dan

    Gubernur Sulsel Meriahkan Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan

    18/10/2026
    Rizky Eka, the best player of the match between PSIM Jogja and PSM Makassar, stands confidently on the pitch. The background shows a stadium with cheering fans. The setting sun creates a warm glow, an

    Rizky Eka Pemain Terbaik PSIM Jogja vs PSM Makassar

    18/10/2026
    Andi Sudirman menerima penghargaan dari PWI Sulsel. Dia berdiri dengan percaya diri di atas panggung dengan trofi di tangan. Penonton duduk dalam barisan dengan tatapan penuh penghargaan. Penerangan y

    Andi Sudirman Terima Penghargaan dari PWI Sulsel

    18/10/2026

    TERPOPULER-SEPEKAN

    • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

      Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

      44 shares
      Share 18 Tweet 11
    • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

      34 shares
      Share 14 Tweet 9
    • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

      861 shares
      Share 344 Tweet 215
    • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

      27 shares
      Share 11 Tweet 7
    • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

      24 shares
      Share 10 Tweet 6
    • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

      23 shares
      Share 9 Tweet 6
    • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

      23 shares
      Share 9 Tweet 6
    • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

      21 shares
      Share 8 Tweet 5
    • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

      21 shares
      Share 8 Tweet 5
    • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

      20 shares
      Share 8 Tweet 5
    wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

    Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

    02/11/2023

    Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

    Read moreDetails

    WARTAKITA

    featured 1_tn1
    Fashion & Kecantikan

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    14/11/2025
    4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
    Fashion & Kecantikan

    Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

    30/11/2025
    merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
    Otomotif

    Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

    16/11/2025
    parfum untuk jomblo_wartakita.id
    Fashion & Kecantikan

    Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

    29/11/2025
    hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
    Gaya Hidup

    Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

    24/11/2025
    Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
    Fashion & Kecantikan

    Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

    29/11/2025
    insta360-go-3s-780x470.jpg
    Gadget

    Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

    25/07/2024
    parfum di tempat kerja_wartakita.id
    Fashion & Kecantikan

    Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

    29/11/2025
    img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
    Gaya Hidup

    Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

    04/12/2025
    1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
    Fashion & Kecantikan

    Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

    23/11/2025
    ilustrasi pria berketombe
    Gaya Hidup

    Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

    24/11/2025
    crew-cut-fade_tn
    Gaya Hidup

    Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

    02/12/2025
    tips-keselamatan
    Alam dan Lingkungan Hidup

    Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    23/12/2023

    Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

    Read moreDetails
    • beranda
    • kontak
    • layanan
    • beriklan
    • privasi
    • perihal

    ©2021 wartakita media

    • Login
    No Result
    View All Result
    • 🏚️
    • ALAM
    • WARTA
      • PEMBELAJARAN
      • HUKUM
      • NUSANTARA
      • OLAHRAGA
      • TEKNOLOGI
      • KULINER
      • OTOMOTIF
      • SEPAK BOLA
      • #CEKFAKTA
    • GAYA
    • MAKASSAR
    • TEKNOLOGI
    • KONTAK
      • Mari Bermitra
      • Tentang Wartakita
      • Tim Redaksi
      • Kebijakan Privasi
      • TRAKTIR KOPI

    ©2021 wartakita media

    wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.